Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#bab 19


__ADS_3

Jangan pernah memandang seseorang dari status sosialnya


Karena akhlak tak memandang harta


...----------------...


Zen masuk ke kamar hotelnya.Dia berganti baju dan ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan gosok gigi.Dia merebahkan diri ke tempat tidurnya.


"Apa benar itu Reta ya.Tapi tidak mungkin..Ah biarlah,lebih baik aku tidur saja,"pikir Zen


Keesokan paginya...


Jam 04.30


Kring...kring... kring...


Ponsel Zen berdering, dengan malas dia mengambil ponsel di atas nakas.


"Hallo.. Assalamualaikum"ucap Zen dengan suara berat


"Waalaikumsalam sayang.... Emmmuuacchhhh... belum bangun ya..."Ucap Cinta


Zen mengucek matanya dan langsung terduduk mendengar ciuman online kekasihnya.


"Baru bangun sayang...itupun dibangunin kamu"ucap Zen


"cepet ke kamar mandi sana,terus sholat"ucap Cinta


"Siap sayangku...",ucap Zen manja


"Aku tutup dulu telfonnya ya sayang..."ucap Cinta


"Iya sayang..."ucap Zen


"Assalamualaikum calon suamiku"ucap Cinta


"Waalaikumsalam calon istriku"ucap Zen


Mereka bersamaan menutup telfonnya.


Zen beranjak ke kamar mandi.Dia mandi dan berwudhu.Kemudian sholat subuh.


"huuuaaahhhhh... Robert menguap bangun tidur,dia kucek kucek matanya.Dia heran melihat Zen menunaikan sholat.


"Loe tobat brooo"Ucap Robert


Zen kaget Robert sudah bangun.


",Apaan sih loe"ucap Zen


"Si Cinta memang hebat,bisa membuat loe tobat brooo.Makanya loe gak mau nglepasin dia"ucap Robert


"Apa yang aku cari semua ada padanya,dia wanita yang bisa membuat ku lebih dekat pada Allah Yang Maha Kuasa"ucap Zen


"Kalau ada lagi sisain aku satu ya Zen, kalau kamu sudah gak mau sama Cinta,aku mau nunggu dia, meskipun bekasmu"Canda Robert


Zen melempar Robert dengan bantal yang ada di dekatnya.


"Becanda boss... jangan dimasukkan hati"ucap Robert sambil turun dari tempat tidur nya menuju kamar mandi.


Tiba tiba di depan kamar hotelnya terdengar sedikit keributan.


"Hei ******,kamu sudah gak laku ya,sampai jadi simpanan suami orang.Kamu itu cantik dan masih muda,lebih baik kamu mencari laki laki yang seumuran dengan mu,jangan suami orang"terdengar suara perempuan


"Suami anda saja yang kegatelan Bu, mungkin punya ibu rasanya sudah tidak menggigit,jadi suami ibu mencari kesenangan di tempat lain"ucap suara satunya.


Zen menajamkan pendengarannya.

__ADS_1


sepertinya aku kenal salah satu dari suara itu.


Zen akhirnya bangun dari duduknya dan membuka pintu kamarnya.Dia terkejut dengan apa yang dilihatnya.


Reta sedang bertengkar dengan wanita lain,mungkin istri si laki laki.


"Reta..."ucap Zen dengan kaget


"Kak Zen.."Ucap Reta sambil melepaskan tangannya dari rambut wanita itu.


Wajah Reta memerah karena malu.


",Lebih baik selesaikan dengan cara yang baik, jangan dengan cara seperti ini.Mengganggu pengunjung hotel yang lain"ucap Zen sambil menutup pintu kamar hotelnya.


Zen menutup pintu kamarnya dan seolah olah tidak terjadi apa sedangkan di luar masih terjadi baku hantam.


Zen tidak mau turut campur dalam urusan orang lain.Zen tak habis pikir.Berarti wanita yang 2 hari ini dia lihat benar benar Reta teman Cinta.Zen menghela nafas panjang.


"Semoga saja Cinta tidak seperti itu"ucap Zen dalam hati


"Ada apa rame rame Zen"tanya Robert


"Gak tau,biarin aja,gak usah ikut campur urusan orang lain",ucap Zen


Kemudian sudah tidak terdengar suara gaduh lagi.


Mungkin mereka menyelesaikan secara baik baik.


Robert si kepo berjalan menuju pintu dan wajahnya celingukan kesana kemari.


"Sepi dan sunyi"kata Robert, padahal barusan seperti gunung mau meletus.Robert kembali ke kamarnya.


"Robert,ayo kita turun untuk sarapan."ajak Zen


"Sebentar boss,aku mau pakai baju dulu"ucap Robert


"Kamu tertarik pada tubuhku ya.."Ucap Robert


"Huekk...huekk...aku masih normal.Aku kagak doyan sama kaumku sendri"Zen menjitak kepala Robert


",Gak usah pake jitak kepala Napa yakk"ucap Robert


"Hahaha..gitu aja ngambek, orang ganteng gak boleh ngambekan"ucap Zen


Mendengar omongan Zen, Robert berkaca dan berucap dalam hati.


Ternyata kalau dilihat lihat aku memang tampan,benar ucapan Zen


Zen hanya tergelak dalam hati melihat kelakuan temannya Robert.


"Ayo kita segera turun,cacing di perutku sudah menari nari ini"ucap Zen


""Iya iya...ayo turun"ucap Robert


Mereka berdua berjalan keluar dari kamar, bersamaan dengan itu,Reta juga keluar dari kamarnya sendirian.Sepertinya dia mau check out karena dia membawa kopernya.


Reta terkejut melihat Zen di depan nya, sedangkan Zen santai saja seperti orang yang tidak kenal.


Akhirnya Reta juga bersikap sama dengan Zen.


Si Robert berjalan sambil mencolek Zen.


"Boss ..di belakang mu ada cewek cantik.. mulus lagi"ucap Robert


"Ambil aja kalau mau"ucap Zen santai


",Beneran boss"ucap Robert

__ADS_1


"emang nya dia mau sama kamu,hahaah"ucap Zen meledek temannya


"Gak jadi dech..jangan jangan dia istri orang, karena di belakang nya ada lelaki"ucap Robert


Padahal laki laki yang di belakang Reta adalah penghuni kamar sebelah Reta.


"Makanya punya mata jangan jelalatan"ucap Zen


Tidak terasa mereka sudah sampai di tempat makan.Mereka segera memesan makanan dan mencari meja untuk duduk.Zen sudah tidak melihat Reta lagi, seperti nya dia memang sudah pergi dari hotel ini.


Beberapa menit kemudian pelayan sudah mengantarkan pesanan mereka ke meja.


"Silahkan dinikmati Tuan Tuan"ucap pelayan wanita itu


"Terima kasih Nona"ucap mereka bersamaan


"Dia cantik juga Zen"ucap Robert


"Siapa??? tanya Zen


",Si pelayan itu"ucap Robert


"Sudahlah,ayo kita segera makan, kita harus segera pulang."ucap Zen


"Kenapa terburu buru Zen,kita khan masih bisa jalan jalan disini",ucap Robert


"Aku mau mengurus pernikahan ku,"ucap Zen


"Khan masih 3 minggu lagi"Ucap Robert


"Aku memajukan nya seminggu lagi"Ucap Zen


"Uhuk uhukkk.."Robert tersedak mendengar itu.


"Kamu memajukan pernikahan mu seminggu lagi"ucap Robert


"Iya.."ucap Zen santai


"Cinta..cie... keburu belah duren ya...!!goda Robert


"Hahahaha..enggak juga sih, tapi salah satu alasannya mungkin itu",hahahaha, mereka tertawa bersama


"Aku takut dia di ambil orang Bert"ucap Zen


"Maksudmu"tanya Robert


"Aku melihat ada laki laki lain yang menginginkan Cinta"ucap Zen


"Kamu tau darimana"ucap Robert


"Ketika aku berpamitan ke rumah Cinta,aku melihat ada laki laki tetangga mereka disana.Dia memesan kue pada calon ibu mertua ku, tapi aku melihat laki laki itu menatap Cinta dengan pandangan lain.Meskipun aku tahu Cinta tidak meresponnya, tapi aku takut lama lama dia jatuh cinta pada laki laki itu.Aku bertemu dia dua kali disana.Makanya aku ingin segera menikahinya sebelum laki laki itu mengejarnya lebih jauh."ucap Zen


Robert hanya tercengang mendengar penjelasan Zen."Sampai segitunya dia takut kehilangan Cinta."


ucap Robert dalam hati.


...****************...


Yuk tinggalkan like and koment nya disini ya readers


Agar Author semakin semangat update


Author butuh dukungan kalian


Terimakasih para readers yang masih setia selalu


I love U All my readers

__ADS_1


__ADS_2