Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 89


__ADS_3

Deni sudah sampai di rumahnya.Dia masuk ke rumahnya yang terlihat sepi tanpa manusia satupun.


Deni masuk ke kamar dan melihat istrinya sedang berdandan.Melihat Deni masuk, Fitri tidak bereaksi apa-apa.Dia hanya diam dan tetap berdandan.


" Kenapa kau diam saja Fit melihat aku datang, padahal aku tidak pulang hampir 2 hari" ucap Deni sedikit emosi melihat istrinya cuek.


" Untuk apa aku mengkhawatirkan orang yang tidak pulang karena bersenang senang dengan wanita lain" ucap Fitri ketus


" Apa maksudmu Fit"


" Bukankah kau bersenang senang dengan kak Cinta,kau tidur dengannya, kau begitu menikmatinya"


" Apa katamu? Aku bersenang-senang? Aku bukan bersenang-senang Fit,aku diculik oleh para penjahat.Mereka membiusku.Dan aku tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba aku terbangun dengan kak Cinta yang ada di sebelahku"


" Bohong kamu Den ! Itu cuma alasanmu saja.Aku tahu kau menyukai kak Cinta sejak lama.Aku tahu kau menyimpan perasaan padanya.Ketika kak Zen tidak ada،kau mengambil kesempatan itu.Kau mengajak kak Cinta bermalam bersamamu"


" Apa yang kau katakan Fit,aku masih waras Fit.Kak Cinta itu kakak ipar ku, meskipun aku memiliki perasaan padanya, namun aku tahu batasanku dimana.Dia istri kakakmu,tak mungkin aku akan merebutnya !"


Deg.... mendengar suaminya yang benar-benar mempunyai perasaan terhadap istri kakaknya, Fitri merasa terpukul.Dia tidak menyangka bahwa suaminya benar-benar memiliki perasaan pada kakak iparnya itu.


Fitri terduduk dan menangis.


" Jadi ??? Kau benar-benar memiliki perasaan terhadap kak Cinta,Den ?" tanya Fitri.


Deg...Deni lupa dan tak sengaja meluapkan bagaimana perasaannya pada Cinta.


' Fit, kamu yang memancingku, bukan aku yang mengatakannya sendiri.Ketidakpercayaanmu yang membuatku mengatakan ini semua." ucap Deni menyesal.


" Lebih baik kita berpisah Den,aku sudah tidak bisa hidup lagi denganmu.Aku tahu,kau tidak pernah mencintaiku.Bukti perselingkuhanmu dengan kak Cinta,itu cukup bagiku"


" Aku belajar mencintaimu sejak lama Fit,kau saja yang tidak menyadari itu semua.Aku sudah membeli rumah baru untuk kita.Aku ingin keluar dari rumah ini.Aku ingin menjalin rumah tangga dari awal bersamamu Fit."


Fitri yang mendengar itu semua,semakin menangis,dia tidak menyangka,Suami yang sudah dia khianati berpikir untuk bisa membahagiakan dirinya.


Tapi semua sudah terlanjur basah.Dia sudah menyetujui akan menikah dengan Satria atas bujukan ibunya.


Brak... tiba-tiba pintu terbuka.

__ADS_1


" Hei, tukang selingkuh.Lebih baik kamu pergi dari sini.Ceraikan anakku, tinggalkan dia.Meskipun anakku tidak bersamamu,pasti dia akan bahagia.Dia akan mendapatkan ganti yang jauh lebih baik darimu, yang lebih dari segala-galanya darimu." ucap ibu.


" Ibu tidak usah ikut campur masalah rumah tangga kami! Ini masalah kami, kalau Fitri yang mengucapkan itu semua,aku akan pergi dari sini."


" Den, pergilah ! Ceraikan aku.Ibu berkata benar.Aku sudah tidak mau bersamamu.Aku tidak mau hidup bersama orang tukang selingkuh"


" Jadi kau mau bercerai dariku Fit ?"


" Iya Den " dengan berat hati Fitri berucap.


" Baiklah kalau ini mau kamu,aku akan pergi dari sini.Semoga kamu bahagia setelah aku pergi dari sini.Dan semoga kau mendapatkan suami yang sesuai kriteria ibumu itu


" Jangan kau bawa apapun dari rumah ini,karena kau kesini hanya bawa badan" ucap ibu.


" Aku tidak akan membawa apapun dari sini bu,aku cukup tahu diri siapa aku" balas Deni.


" Kau tidak usah mengurus perceraiannya,kau cukup tanda tangan saja.Pengacara kami akan mengurus semua surat-surat yang diperlukan,dan kami tidak akan menuntut apapun darimu" ucap ibu.


" Baik kalau ini mau kamu Fit,aku akan pergi dari sini."


" Terima kasih atas cintamu selama ini.Semoga kau bisa bahagia dengan orang lain." Deni segera berlalu dari hadapan istrinya dan pergi meninggalkan rumah itu tanpa membawa apapun, bahkan mobilnya tidak dia bawa.


" Hua .... Hua ...." Fitri menangis tersedu sedu.


" Sudahlah Fit, tidak usah menangisi laki-laki miskin itu.Sebentar lagi kau akan menikah dengan Satria.Laki-laki yang kaya raya, tidak miskin seperti Deni" ucap ibu sambil pergi meninggalkan Fitri.


Fitri menutup pintu kamarnya dan tangisnya semakin menjadi.


Sebenarnya dia masih sangat mencintai Deni dan tak mau kehilangannya.Tapi nasi sudah menjadi bubur.Dia sudah menyetujui rencana ibunya.


" Maafkan aku Den, sebenarnya selama ini aku yang sudah mengkhianatimu.Meskipun kau tak mencintaiku, kau tak pernah selingkuh dariku.Kenapa kau tak bilang kalau kau sudah mempersiapkan masa depan kita berdua.Kenapa kau terlambat memberitahuku Den...." Fitri semakin menangis keras-keras menyesali semua perbuatannya.


Fitri sudah berjanji akan menikah dengan Satria, karena Satria mengancam akan menyebarkan video mesumnya bersama Satria jika dia tidak mau menikah dengannya.


Fitri menangis sampai dia tertidur di kamarnya.


Sementara di kamar ibu.

__ADS_1


" Hahahaha... akhirnya aku akan mendapatkan menantu kaya raya.Si miskin pertama sudah pergi dari hidupku.Sekarang tinggal si miskin yang kedua.Aku pasti akan segera menyingkirkannya juga dari kehidupanku." ibu tertawa-tawa bahagia di kamarnya.


Deni pergi dari rumah itu menggunakan taksi online.Deni pergi ke rumah yang baru dibelinya untuk dia dan Fitri.


" Terima kasih pak,ini ongkosnya" ucap Deni sambil memberikan uang pada sopir taksi


"Ini kembaliannya pak" ucap pak sopir


" Tidak usah pak, untuk bapak saja" ucap Deni.


" Terima kasih banyak pak" ucap pak sopir taksi tersebut.


" Sama-sama pak " ucap Deni sambil berlalu pergi.


Dia di depan rumahnya sendiri.


"Rumah baruku,aku datang.Tapi aku datang sendirian, tanpa istriku." ucap Deni sedih.


Deni membuka kunci rumahnya dan masuk ke dalamnya.Rumah itu ada di kawasan elit rumah mewah.


Dia menutup gerbangnya dan masuk ke dalam rumah besarnya.Dia membersihkan kamar yang akan ditempatinya.


" Sementara aku akan membersihkan ini dulu, besok aku akan memanggil jasa bersih-bersih rumah untuk membersihkan semua rumah ini" ucap Deni.


Ternyata rumah itu sudah lengkap dengan perabotannya.Dia benar-benar menyiapkan segala sesuatunya.


Setelah selesai Deni merebahkan dirinya untuk beristirahat.


" Aku harus keluar dari perusahaan itu. Aku tidak mau lagi berhubungan dengan keluarga Wijaya.Aku akan memulai usahaku sendiri dan menunjukkan pada mereka bahwa aku juga bisa hidup tanpa mereka,dan aku juga bisa jadi orang kaya seperti mereka.


Apa aku benar-benar menyentuh kak Cinta ya ? Tapi aku tidak merasa pernah menyentuhnya sama sekali.Apa semua ini sudah mereka rencanakan sebelumnya?


Pasti ini rencana licik mertuaku, karena dia juga benci pada kak Cinta, dengan kejadian ini,dia bisa mengusir dua orang sekaligus keluar dari kehidupannya" pikir Deni


Deni berpikir sampai tertidur di kamar yang baru dibersihkannya.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2