Mencintaimu Dibawah Indahnya Langit

Mencintaimu Dibawah Indahnya Langit
060


__ADS_3

50 hari kemudian pernikahan Rizky terlaksana juga. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata bagaimana bahagianya Rizky dan Cleo akhirnya keinginan mereka untuk bersama terkabulkan.


Pergelaran acara resepsi yang akan dilakukan di hotel yang sama dimana Evan menggelar pernikahannya.


Pagi itu, pihak Rizky telah tiba dikediaman Cleo, akad nikah akan dilaksanakan disana. Rizky yang sudah yatim piatu dimana ibunya juga meninggal 3 tahun yang lalu akhirnya diwakilkan oleh tuan Robby dan nyonya Chyntia yang sudah menganggapnya anak.


Senyum Rizky tak pernah luntur dan dia semakin cengengesan saat telah duduk berhadapan dengan tuan Kevin yang menatapnya aneh. Cowok itu juga celingak-celinguk mencari keberadaan calon istrinya tapi nihil dan sepertinya tak ada yang bersedia memberitahu dimana Cleo.


Evan dan Lala juga sudah mengambil tempat dimana mereka bisa melihat Rizky dan tuan Kevin dengan jelas.


"Baiklah, semua sudah berkumpul. Bagaimana jika dimulai saja acaranya ?" Ujar pak penghulu.


"Baiklah !" Tuan Kevin dan Rizky menjawab bersamaan. Bedanya tuan Kevin menjawab pelan sedangkan Rizky semangat 45 membuat tamu yang lain tertawa kecil.


Pek penghulu memberi arahan kepada Rizky untuk menjabat tangan tuan Kevin yang akan menjadi wali nikah Cleo.


"Ananda Muhammad Rizky Anugerah, saya nikahkan engkau kepada anak kandungku, Putri Cleopatra dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 1 stel emas dibayar tunai karena Allah Ta'ala !"


"SAH !" Jawab Rizky penuh percaya diri sambil menatap calon mertuanya bangga.


Suasana yang tadinya khidmat kini berubah penuh derai tawa. Lala menyembunyikan wajahnya dibahu Evan menahan tawanya yang ingin menyembur keras. Rizky tersadar seketika menunduk malu apalagi tuan Kevin menatapnya melongo.


"Bukan kamu Rizky yang bilang sah tapi para saksi. Rizky harus ucap ijab Kabulnya ikuti pak Kevin !" Jelas pak penghulu membuat Rizky mengangguk malu. Jantungnya berdetak hebat karena gugup.


Suara tawa masih terdengar terutama Lala yang sudah tertawa kencang membuat Rizky menoleh dan menembakkan sinar laser tak kasat mata pada wanita itu.


Suasana kembali hening saat mendengar instruksi pak penghulu untuk mengulang Ijab kabulnya. Rizky kembali menjabat tangan tuan Kevin yang mengulang kata-katanya.


"Saya terima nikah dan kawinnya Putri Cleopatra binti Kevin Pramana dengan mas kawin yang tersebut dibayar tunai karena Allah Ta'ala !" Suara Rizky tegas mantap.


"SAH"


Kata itu menggema nyaring dari para saksi juga tamu undangan lain. Membuat semuanya bernafas lega terutama Rizky. Jantungnya kembali berdetak normal bersama kelegaannya.


Saat berdoa, perasaan haru menyerap dihati Rizky saat status baru telah ia sandang. Air matanya luruh seketika, berharap dihari bahagianya ini, orang tuanya bisa mendampinginya meminang pujaan hatinya.


Rizky menghapus air matanya sembari menelisik diruangan mana Cleo berada dan tak lama wanita yang telah menjadi istrinya itu terlihat menuruni tangga dibantu sang mama. Rizky terpukau tidak percaya melihat Cleo yang juga mengenakan pakaian pengantin Sunda dengan ziger perak membuat jantung Rizky bertalu-talu bahagia.


Cleo sudah berada disampingnya. Keduanya diinstruksikan saling memasang cincin. Rizky memasang cincin dijari manis Cleo kemudian mencium keningnya dan Cleo yang memasang cincin dijari Rizky kemudian mencium tangannya. Sungkeman kepada orang tua Evan dimana Rizky mengucapkan rasa terima kasih yang besar atas semua kebaikan tuan Robby dan istrinya kepadanya juga kepada orang tua Cleo yang bersedia menerimanya dengan lapang dada tanpa melihat latar belakang keluarganya.


Dan saat malam hari di hotel bintang 5 dimana resepsi akan dilaksanakan. Rizky kembali terpana melihat istrinya tampil cantik sekali membuatnya ingin memeluknya.



"Istriku !" Rizky memeluk pinggang Cleo.


"Suamiku !" Cleo tersenyum manis.


"Ehem, maaf sudah waktunya !" Lala muncul merusak suasana syahdu itu membuat Rizky menoleh ngeri padanya.


"Sabar nanti malam kan bisa !" Lala cuek melihat tatapan Rizky padanya.


Pasangan baru itu melangkah ringan menuju pelaminan. Cleo menggandeng lengan Rizky sesekali tersenyum pada pria yang kini resmi menjadi suaminya.


Menyambut para tamu yang sebagian besar rekan bisnis Evan juga tuan Kevin meramaikan acara pernikahan itu. Rizky dan Cleo menyambut mereka dengan senyum bahagia yang tidak luntur.

__ADS_1


Evan dan Lala menyumbangkan suara dengan sebuah lagu dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina - Kamulah takdirku. Keduanya tak kalah mesra dari kedua mempelai.


Rizky dan Cleo terlihat begitu bahagia, bahkan kebanyakan para tamu tidak percaya dengan apa yang terjadi sekarang. Cleo dan Evan yang pernah menikah kini terlihat berhubungan baik layaknya teman baik. Sekarang Evan sang direktur PT. Samudera Api menikahi sekertarisnya dan mantan istri Evan menikahi asisten kepercayaan Evan dan sekarang keempatnya tampak baik-baik saja, tidak canggung sama sekali justru santai tanpa beban.


Hingga senyum Cleo perlahan surut berganti mendung saat seseorang memakai masker hitam memasuki ballroom dan menuju kearahnya. Meski memakai masker tapi Cleo sangat mengenali tatapan mata dan juga postur tubuh itu. Rizky yang menyadari reaksi Cleo menatap arah pandang sang istri.


Pria itu kini berdiri didepan Cleo dan memandangnya dengan tatapan sulit diartikan, ia membuka masker membuat Rizky terbelalak.


"Bryan !" Desisnya.


Cleo dan Bryan berpandangan membuat Rizky kepanasan. Cukup lama keduanya berpandangan saat Bryan mengulurkan tangannya pada wanita didepannya.


"Selamat Cle, aku harap kamu bahagia !" Ucap Bryan tersenyum.


"Terima kasih !" Cleo terdengar ingin menangis. Keduanya kembali bertatapan dalam diam kemudian Bryan beralih pada Rizky.


"Selamat menempuh hidup baru !" Ucap Bryan mengulurkan tangan pada Rizky.


"Terima kasih !" Jawab Rizky sambil berinisiatif memeluk Bryan menegaskan sudah tidak ada konflik diantara mereka dan merelakan apa yang sudah terjadi. Setelah melepas pelukannya tanpa berkata lagi Bryan berlalu dari hadapan kedua mempelai.


"Selamat yah, semoga langgeng hingga kakek nenek !" Sebuah suara mengagetkan keduanya dan menoleh bersamaan.


Rizky dan Cleo terpaku melihat keberadaan Jerry didepan mereka. Cowok itu tersenyum ramah tanpa beban seraya mengulurkan tangan pada Cleo kemudian Rizky kembali memeluk Jerry seperti Bryan tadi dan setelah itu Jerry menyusul sang kakak.


Rizky dan Cleo berpandangan tidak menyangka akan bertemu Bryan dan Jerry yang lama menghilang. Sibuk dengan pikiran masing-masing saat sebuah suara kembali mengagetkan keduanya.


"Selamat ya, semoga kalian diberikan momongan yang banyak !" Kedua mempelai menoleh kearah asal suara dan melihat Michael tersenyum manis pada mereka berdua.


"Terima kasih pak Michael !" Cleo balas tersenyum manis seraya menjabat tangan pria tampan itu membuat Rizky menatap istrinya dengan sebelah alis terangkat.


"Terima kasih !" Rizky tersenyum ramah menjabat tangan Michael. Setelah itu pria itu berlalu dari hadapan keduanya.


"Kalau mau senyum manis cukup ditujukan pada suami tampanmu ini jangan ke laki-laki lain !" Rizky memelototi istrinya. Melihat itu Cleo tersenyum sambil merangkul pinggang Rizky.


"Tentu saja suamiku sayang !" Cleo tersenyum manis, tangan dengan nakal meraba sebelah bokong Rizky membuat cowok itu tersentak. Rizky menatap liar para tamu berharap tidak melihat ulah usil istrinya. Melihat mimik tegang Rizky, Cleo menahan tawa.


Sementara itu, Evan dan Lala yang sedang menikmati prasmanan di meja makan selalu terlihat mesra. Lala sedang menyuapi Evan yang sedang ingin dimanja istrinya saat pandang mata Evan bertemu dengan netra Bryan. Keduanya bertatapan tajam.


"Eh, Lala. Apa kabar ?" Jerry memutus tatapan Evan dan Bryan. Lala mendongak menatap arah suara.


"Jerry. Ya ampun. Kabarku baik. Kamu sendiri apa kabar ?" Lala berdiri dari duduknya dan menyalami Jerry yang mendekat kearahnya.


"Kabarku juga baik !" Jerry tersenyum pada Lala. Keduanya terlibat obrolan ringan mengabaikan Evan dan Bryan.


"Lala, apa kabar ?" Sebuah suara lain terdengar membuat keempatnya menoleh keasal suara. Michael tersenyum manis terhadap Lala.


"Eh, pak Michael. Kabar saya baik. Anda sendiri apa kabar !"


"Aku juga baik !"


Michael mendekat hendak memeluk Lala namun dengan cepat Evan bangkit dan ganti memeluk Michael membuat Jerry menahan tawa dan Bryan yang menelisik Lala dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Evan dan Michael melepas pelukannya dengan perasaan geli.


"Mengapa anda kemarin tidak datang ke pernikahan kami ?" Tanya Evan basa-basi seraya merangkul Lala.

__ADS_1


"Oh, saat itu saya berada diluar negeri !" Jawab Michael.


"Selamat untuk kalian berdua, semoga bahagia selalu !" Tambah Michael tersenyum tipis.


"Terima kasih !" Jawab Evan dan Lala bersamaan.


3 bersaudara itu undur pamit saat Bryan sudah merasa tidak nyaman dengan pandangan tuan Robby dan juga tuan Kevin. Bryan segera memakai maskernya dan segera berjalan cepat keluar bersama Jerry dan Michael yang diikuti oleh 2 orang tua itu. Tak lama terdengar pekikan beberapa tamu yang sedikit nyaring hingga Syifa yang terlihat memasuki ballroom dengan wajah memerah.


Gadis cantik itu berjalan sambil menunduk masih dengan wajah memerah dan sempat tersandung juga membuatnya sulit fokus. Segera menuju pelaminan menyalami kedua mempelai dan setelah itu berjalan cepat menuju prasmanan, meraih segelas jus jeruk dan duduk di meja yang sama dengan Evan dan Lala, gadis itu langsung meneguk jus jeruk itu hingga tandas seolah ia sudah berlari dalam jarak yang jauh, kemudian ia memegangi kedua pipinya dengan raut malu lalu mulutnya dan meraba pelan bibir bawahnya yang membuat wajahnya semakin memerah. Evan dan Lala yang melihat itu saling pandang bingung.


Gadis itu benar-benar sibuk dengan pikirannya sendiri hingga tak menyadari di meja itu ada pengantin baru dan segera beranjak dari duduknya tanpa menyapa Evan dan Lala yang masih menatapnya bingung.


"Dia kenapa ?" Lala bertanya dan Evan menggeleng.


*****


Malam semakin larut dan para tamu sebagian besar telah pulang. Begitu juga kedua mempelai juga sudah waktunya untuk beristirahat.


Saat memasuki kamar suite room, Rizky terlebih dahulu dengan cepat memasuki kamar mandi seolah-olah sedang kebelet. Melihat itu Cleo geleng-geleng kepala, ia medudukkan dirinya di sofa dan melepaskan high heelsnya yang terasa sakit di kakinya.


Setelah Rizky keluar dengan hanya memakai bathroab membuat Cleo menunduk malu, dengan cepat Cleo ganti memasuki kamar mandi. Melepas gaunnya dan mulai menikmati air dibawah shower.


Cleo keluar menggunakan bathroab sambil menggendong gaun pengantinnya. Melemparnya ke sofa begitu saja dan menoleh kesana-kemari.


Saat tatapannya menoleh ke tempat tidur, ia menganga melihat Rizky yang sedang berpose sensual disana seraya tersenyum menggoda kepadanya. Cowok itu hanya mengenakan boxer coklat pendek membuatnya terlihat seksi dan menggoda. Cleo menelan salivanya susah saat Rizky memainkan telunjuknya memintanya mendekat.


Seperti terhipnotis, Cleo mendekat dan duduk didekat Rizky. Rizky pun mendudukkan dirinya didekat Cleo. Keduanya bertatapan dengan Cleo yang malu-malu dan Rizky yang tidak tahu malu. Rizky membelai lembut pipi istrinya dan sedetik kemudian wajahnya mendekat bersamaan Cleo yang memejamkan mata.


Ciuman yang awalnya lembut itu semakin lama semakin dalam dan menuntut membuat Cleo terlena hingga tidak sadar Rizky telah melepas bathroab-nya dan melempar ke sembarang arah. Cleo menyadari dirinya polos saat Rizky mulai menindihnya dengan tubuh yang juga tak dibalut kain apapun.


"Ayo kita nikmati malam pertam kita bersama-sama !" Ucap Rizky dengan mata sayu dan hanya diangguki oleh Cleo.


Rizky langsung membenamkan kepalanya dibelahan dada Cleo dan menggesekkan kedua pipinya disana merasakan permen marshamallow bulat super lembut dengan ukuran jumbo membuat tangannya tidak mau diam dan mulai meraba dan memainkan 2 permen marshamallow jumbo bulat nan kenyal itu.


Cleo menahan suaranya saat rasa geli mulai menjalar ditubuhnya. Hingga Rizky mengangkat kepalanya dan kembali ******* lembut bibirnya membuat tubuh dan kepala Cleo terasa ringan.


Kedua insan itu terlena dengan kegiatan mereka sekarang, dikasur yang tanpa kelopak mawar, keduanya saling memberi dan menerima. Tangan Rizky tidak mau diam, halusnya kulit Cleo seolah mengundang tangan laki-laki itu untuk menjelajah bersamaan mulutnya kini mulai menyesap salah satu permen marshamallow jumbo Cleo dan memilin yang lainnya kemudian ganti menyesap yang satunya membuat wanita itu memekik tertahan.


Setelah itu bibir Rizky ikut menjelajahi kulit halus itu hingga kebawah, berlomba dengan tangannya yang menjelajah dengan kecepatan tinggi hingga berada di area sensitif yang memiliki papan peringatan bahwa itu adalah area berbahaya namun tangan dan bibir itu tidak peduli dan malah sesuka hati bermain disana hingga akhirnya area itu menyebabkan longsor yang ditandai dengan Cleo yang mengeluarkan desahannya.


Melihat ekspresi wajah Cleo saat itu membuat Rizky tidak tahan lagi dan langsung memposisikan diri pada inti tubuh Cleo.


Mata Cleo terpejam erat saat sesuatu yang keras memasuki tubuhnya dengan mudah dan benda asing itu telah terbenam sepenuhnya. Keduanya terdiam dan saling bertatapan sayu, Rizky terdiam sejenak saat Cleo meraih lehernya dan ******* lembut bibirnya. Saat dirasa cukup, Rizky mulai memompa lembut membuat Cleo mendesah lembut.


Semakin lama tempo semakin cepat membuat kamar mewah itu dipenuhi ******* dan erangan keduanya. Hentakan demi hentakan yang diberikan Rizky membuat kewarasan Cleo porak-poranda. Tangannya menggenggam erat sprei dengan kepala yang menoleh kesana-kemari berusaha tidak menggila namun Rizky malah membuat pikiran dan tubuhnya dikuasai gairah.


Cukup lama berpacu dengan tempo yang nyaris maksimal dan merasakan pelepasan yang akan datang, hentakan demi hentakan Rizky semakin cepat hingga akhirnya ia mengerang keras saat pelepasan keduanya terjadi bersamaan.


Rizky ambruk ditubuh Cleo, kepalanya tepat berada diantara 2 permen marshamallow jumbo cleo. Nafas keduanya ngos-ngosan dengan peluh yang membanjiri keduanya.


"Mas, berat !" Ucap Cleo saat Rizky masih betah berada dibelahan dadanya.


Rizky mengangkat wajahnya dan mendekati wajah Cleo, kembali memagut bibir lembut itu dan setelah itu berguling kesamping masih berusaha mengatur nafasnya.


Cleo memeluk tubuh Rizky seraya memejamkan mata yang semakin berat. Rizky tersenyum dan balas memeluk istrinya yang sudah terlelap.

__ADS_1


"Aku mencintaimu sayang !"


__ADS_2