
entah sudah berapa jauh riska berjalan dan dimana dia sekarang riska tidak peduli yang riska tau dia harus pergi dan menjauh dari rio karna saat ini hatinya sedang tidak baik-baik saja .
jam sudah menunjukan pukul 22:45 , rio mulai khawatir karna riska susah dihubungi.
calling mike...
" loha apaan tumben malem-malem telfon gue ".ucap mike diseberang sana
" gue butuh bantuan loe mike , riska belum pulang ". jawab rio
" kok bisa tapi gue juga gak liat dia dari pas disekolah , mungkin kerumah nyokapnya emang loe dah cek kesana yo loe udah kesana ". timpal mike lagi
" gue udah kesana dan gue udah tanya sama mama gue juga katanya dia gak mampir kesana juga ". ucap rio mulai sangat khawatir
" iya ude gue call yang lain ye biar kita nyariin bareng ". jawab mike
" iya udah gue langsung otw kerumah loe ". jawab rio
rio mematikan telfon lalu mengambil kunci mobilnya dan bergegas keluar apartemen menuju mobilnya dan melaju sangat cepat menuju rumah mike.
tak butuh waktu lama rio sampai dirumah mike dan yang lain pun sudah ada di rumah mike.
" hey bro ". ucap adit pada rio .
__ADS_1
" langsung aja kali iya udah malem banget juga nih, apa lagi riska cewe dan loe gak mau kan yo kejadian reno keulang lagi ".ucap bara
" gue setuju sama bara ".timpal adit
tak lama mereka berlima pun keluar dengan due mobil , rio melaju membelah jalanan kota tapi tiba-tiba hujan turun dengan deras rio memperlambat laju mobilnya karna hujan yang begitu deras dan lebat.
" yo coba loe maju dikit ". ucap bara
" paan sih bar ". jawab rio kesal
" buka mata ogeb loe gak liat riska keujanan didepan noh ". ucap bara sedikit kesal bisa-bisanya istrinya sendiri gak hafal. tanpa basa basi lagi rio keluar mobil tanpa membawa payung.
" angel angel ".ucap bara
" kalo udah bucin emang susah bar harap maklum". cletuk adit
" emm ". balas adit
rio berlari dan langsung memeluk riska ". jangan pergi lagi ay aku enggak bisa tanpa kamu ayok kita pulang ". ucap rio dan memasukan riska dalam pelukannya .
" lepasin aku !!! teriak riska sambil melepaskan diri dari pelukan rio.
" ay kamu kenapa ayo kita pulang aku nungguin kamu ay ".ucap rio karna memang benar rencananya rio akan mengajak riska untuk nonton film karna dari awal mereka menikah belum pernah pergi jalan-jalan berdua.
__ADS_1
" nungguin aku ? untuk apa ". ucap riska sambil terisak
" kamu ngomong apa sih ay ". jawab rio namun rio tambah bingung sebenernya apa yang dia tidak tau.
" aku enggak tau sebenernya posisi aku dihidup kamu apa dan aku enggak mau lagi ada orang yang terluka karna pernikahan ini aku minta kita pisah !! ucap riska yang membuat rio kaget dan tak menyangka riska yang penyabar baik sekarang dia minta pisah engak ini udah pasti riska enggak baik-baik aja ada sesuatu yang rio bener-bener enggak tau.
tan pikir panjang rio langsung menggendong riska di bahunya , riska pun meronta ingin di lepaskan riska sedang tidak ingin pulang kemana pun dia hari ini riska hanya ingi hatinya tenang dan melupakan masalah tadi siang.
" lepasin akuu !! teriak riska
rio mengetuk kaca " bar loe yang nyetir dan lo dit pindah depan ". perintah rio agar dua temannya itu pindah posisi di bangku depan dan rio memasukan riska di bangku belakang bersebelahan dengan dirinya .
" loe kabarin mike sama bima sekarang dit dan juga anterin gue pulang dulu bar , loe bawa pulang aja mobil gue ". ucap rio pada dua sahabat karibnya itu.
" aku mau turun disini lepasin tangan aku". ucap riska dengan nada sedikit emosi .
" kamu enggak akan turun disini berani kamu turun dari sini oh apa kamu mau aku lepas kendali disini, bahkan kamu tau aku laki-laki normal yang punya nafsu saat hujan seperti ini ". jawab rio sedikit mengancam dan memajukan badanya agar lebih mempersempit jarak antara mereka .
adit dan bara saling berhadapan dengan mulut yang sedikit melongo karna tidak percaya apa yang mereka dengar barusan.
" gue harap pasutri di belakang bisa memahami ada jomblo disini yang masih polos ". ucap bara sedikit meledek .
" kuping gue ternodai bar sama pasutri di belakang kita ." timpal adit dan tak lama mereka berdua tertawa dengan keras .
__ADS_1
riska yang sedikit malu dengan ucapan bara sama adit tiba-tiba bungkam , rio pun tersenyum tipis dan tangan riska tak luput dari genggaman rio.
adit menghubungin mike dan bima lalu bara melajukan mobilnya menuju apartemen rio dan riska .