
matahari telah menghilang hal itu menunjukan malam akan segera tiba. riska terbangun dari tidurnya riska pun langsung melihat jam karna langit sudah terlihat gelap.
" emm..hooooaaaaammm, jam berapa nih ? ucap riska saat bangun dari tempat tidur dan betapa terkejutnya karena jam sudah menunjukan pukul 21:00." astaghfiruloh , kok aku bangunnya sampe semalem ini kira-kira kakak udah makan belum iya , bisa-bisanya aku tidur sampe kaya kebo begini iya allah ." riska bangun sambil ngedumel karna tidak biasanya dia tidur sampe semalem ini .
" kak ...kak ..." riska mencoba mencari rio namun tidak menemukan suaminya itu karna. tidak biasanya jam segini rio pergi tanpa meninggalkan pesan , riska mencoba menghubungi suaminya .
***tuut..tuutt...tuutt...
rio: iya halloo***..
riska: ini siapa ? tanya riska karna terdengar suara perempuan diseberangsana .
rio: gue istrinya rio loe siapa ?ucap perempuan diseberang sana .
riska: emm aku sepupunya kak, apa kak rio ada sama kakak ? karna mamanya mau bikin surprise ." ucap riska dengan perasaan yang sangat hancur.
rio: oke nanti gue chat tempat gue sama rio sekarang loe kesini aja sama mama."ucap perempuan itu lagi
rio: tapi BTW ini sepupu yang mana ya ? nama loe siapa." tanya perempan itu lagi untuk meyakinkan dirinya sendiri.
riska : emm aku febi anak dari adik mamanya kak rio , kalo gitu aku mau siap-siap dulu jangan lupa iya kak chat kak rio biar aku sama mama langsung kasih surprisenya ." ucap riska lalu mematikan sambungan telfon bersama perempuan yang riska sendiri tidak tau siapa dan kenapa suaminya bisa bersama perempuan itu kenapa rio tidak bicara sendiri harus banget perempuan lain yang mengagkat telfonya.
__ADS_1
dengan perasaan yang sudah enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata rasa yang riska sendiri tidak mau merasakan, kejadian anggi riska sudah berusaha menerima karna riska pikir rio melakukan itu sebelum rio bersama dengan dirinya .
namun sekarang rio bersama perempuan lain bahkan rio sudah enggak mau lagi menerima panggilan darinya .
tanpa permisi cairan bening itu akhirnya menetes riska menjatuhkan tubuhnya ke lantai karna tubuh riska terasa sangat lemas seakan-akan tidak memiliki tulang belulang ,dan riska menumpahkan tangisnya sendirian. riska lalu memejamkan matanya menangis sejadi-jadinya di depan sofa ruang tamu.
" kenapa harus aku iya allah , kenapa !!! riska menangis sambil berteriak karna riska merasa tuhan sedang mempermainkan dirinya tidak lama ada pesan masuk .
cling..
[ dihotel permata dilantai 39 VVIP nomer kamar 1035]
riska pun langsung bangkit dan berganti pakaian menghubungi mike dan bara karna riska tau dia tidak bisa menangani ini sendiri maka dari itu riska mengajak mike dan bara untuk membantunya.
tok..tok..tok..
riska mengetok kaca mobil mike " masuk ris ." ucap mike dan riska pun menurutinya .
"kita kemana nih ris ". tanya bara karna bara belum tau mereka harus kemana.
" kita kehotel permata ". jawab riska sedikit datar dan pandangannya pun terus menghadap kaca .
__ADS_1
" hotel ? loe yakin rio ada disana , gue si enggak ris rio kehotel permata ." cletuk mike karna yang dari mike tau itu hotel mantan rio yang kabur sama cowo bule satu tahun yang lalu.
" terus menurut kamu aku bohong atau aku ngarang ".jawab riska sedikit ngegas karna pertanyain mike ,sambil berkaca-kaca riska pun kembali menatap kaca mobil didepannya¹ dan nafasnya pun sudah tidak beraturan karna menahan amarah.
" hehe..iya ris sory iya gue enggak bermaksud gimana-gimana kok soalnya setau gue itu hotel punya bokap ." mike belum selesai bicara bara tiba-tiba menjitak kepala mike dan memelototi mike karna bara tau hati riska sedang hancur dengan apa yang riska ucapkan di telfon sebelum mereka menjemputnya bara tau riska sudah mencintai rio dengan tulus dan rio pun sama jadi bara berinisiatif untuk menjaga perasaan riska.
kalo riska tau siapa perempuan yang mengangkat telfon saat riska ingin menghubungi suaminya itu bisa-bisa riska makin enggak bisa menahan emosinya , bara bisa melihat riska sangat emosi kala mendengar ada perempuan lain yang sedang bersama suaminya.
riska pun sudah berada di parkiran hotel." yok ris ".ajak bara namu sepertinya riska masih melamun.
" riska ..ayok kita masuk". ajak bara lagi agak mengeraskan suaranya karna riska tadi masih belum mendengar bara memanggil .
" hah...iya ayok." jawab riska agak sedikit kaget.
" are you oke ." tanya bara karna dia melihat riska banyak melamun sejak berangkat tadi.
mereka bertiga pun turun dari mobil menuju lobbi untuk menanyakan kamar rio sama resepsionis.
" permisi mbak saya kekamar VVIP lantai 39 kamar nomer 1035." tanya mike
"maaf dengan siapa ,apakah sudah ada janji dengan tamu kami ." tanya resepsionis
__ADS_1
" sudah mbak saya yang sudah mengatur janji dengan bapak rio ". jawab riska karna dia tidak mau banyak basa-basi riska menunjukan chat dari suaminya itu.