Mendadak Menikah

Mendadak Menikah
Bab 71


__ADS_3

Lampu kota tampak indah, suasana malam ini begitu ramai dengan banyaknya orang-orang yang berlalu lalang. Namun, tidak sebahagia Amira dan Laska. Mereka berdua, berjalan dengan bergandengan tangan. Tidak ada percakapan di antara keduanya, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.


“Om,” panggil Amira setelah cukup lama mereka hanya berdiam saja.


“Iya?” Laska menoleh ke samping, menatap wajah istrinya yang terkena pancaran cahaya lampu kota.


“Enggak jadi,” ucap Amira seraya mengalihkan pandangannya jadi ke depan.


Keduanya kembali berjalan, Laska tidak berniat memesan taksi atau kendaraan apa pun. Dia masih ingin menghabiskan malamnya bersama Amira.


Melihat lampu taman yang masih menyala, Laska menarik pelan tangan Amira menuju ke sana. Senyumnya tercetak indah di bibir, Laska ingin berduaan dengan Amira di sini. Momen yang sering dia tunggu-tunggu.


“Kita ngapain ke sini, Om?” tanya Amira bingung.


“Duduk-duduk saja,” jawab Laska.


Lalu dia mencari tempat yang kosong, yaitu kursi taman yang terletak tak jauh dari kolam kecil yang terdapat banyak sekali lampu kerlip.


Pertama Laska meminta agar Amira duduk, setelah itu dia juga ikut. Jemarinya tak terlepas dari genggaman, masih merasakan kehangatan dari jemari Amira.


“Bintang di langit, seindah wajah kamu,”


“Apaan sih Om?” Amira malu-malu, memukul pelan lengan Laska.


“Aku serius Amira, kamu itu, cantik dan indah seperti bintang. Bedanya, kamu bisa aku peluk, kalau bintang enggak,” celetuk Laska kembali, dia tersenyum melihat tingkah malu-malu Amira.


“Padahal Om baru tertimpa musibah loh, sudah bisa menggombal aja,” sewot Amira.

__ADS_1


“Yang penting hatiku tetap untukmu.”


“Om, ih!”


Amira pura-pura merajuk, membuang wajahnya ke samping. Sedangkan Laska, pria itu hanya diam, dia ingin melihat istrinya seperti ini dulu. Kalau langsung dibujuk, enggak enak rasanya.


Dengan kesal Amira berbalik badan, menatap Laska dengan tajam.


“Om kok gak rayu aku sih?” cetusnya.


“Kamu-nya aja yang kecepatan merajuknya,” sahut Laska gemas.


“Yaudah, aku lanjut lagi.”


“Eh, jangan!”


“Kenapa?”


“Terserah Om aja lah!”


Mendapat respons yang tak enak, Laska merasa bersalah tetapi juga merasa lucu. Dia memerhatikan Amira yang memilih duduk di atas rumput dari pada bangku. Gadis itu menekuk lututnya sambil melempar-lempar batu kecil ke kolam.


“Amira, sini Sayang,” panggil Laska. Amira melirik sekilas, setelah itu membuang wajah kembali.


“Malas!” jawab Amira ketus.


“Udahan merajuknya, kita senang-senang yuk,” sambung Laska lagi, membuat mata Amira mau keluar dari tempatnya.

__ADS_1


Dengan wajah yang sudah merah padam, Amira bangkit dari duduknya. Melihat Laska dengan tajam, yang malah dibalas tawa oleh pria itu.


“Bisa banget bercandanya. Padahal Om habis kehilangan rumah dan semua harta loh. Bisa-bisanya malah bahagia gini! Memangnya Om gak sedih?! Amira aja sedih!” teriak Amira semakin membuat tawa Laska pecah. Untung saja di taman, para pengunjung sudah berkurang.


“Yang penting harta berharga masih ada di depan mata. Meski belum bisa sentuh sedikit pun.” Laska menarik Amira agar duduk di pangkuannya.


“Sejak kapan bisa romantis gini?” celetuk Amira sinis.


“Sejak mencintai kamu. I love you, Sayang.”


Amira tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar, Laska bukan pria yang gampang mengungkapkan cinta. Meski tidak romantis dan malah terkesan biasa saja, tetapi mampu menggetarkan hati Amira. Membuat rona-rona merah tampak di kedua pipi putih milik gadis itu.


“Kok enggak dijawab sih?”


“Kalaupun Amira enggak jawab, cinta Amira tetap sama. Luasnya bumi ini, masih kalah dengan cinta Amira pada Om,” ungkap Amira malu-malu.


“Masih kecil pinter banget ngegombalnya. Siapa yang ngajarin gitu?” tanya Laska sembari mencubit hidung Amira gemas.


“Om Hari.”


“Diajarin apa saja kamu sama dia? Bahaya dia itu, jangan dekat-dekat lagi Sayang!”


“Ciee yang cemburu!”


 Bersambung


Mon maaf kalau bab ini garing. Soalnya ini nulisnya disambi sekolah😂😂

__ADS_1


Yang mau lihat Visual haluan othor bisa lihat di story FB othor. Jangan mengamuk, visualnya versi othor. Kalian boleh menghalu dengan versi kalian sendiri👍


Jangan lupa mampir di Ikatan Cinta, othor juga up hari ini, di jam yang sama. Tinggal tunggu review saja.


__ADS_2