
" silahkan ikuti pegawai kami yang akan menunjukan kamar pak rio ." ucap salah satu resepsionis yang sedang berhadapan dengan riska.
riska dkk pun menaiki lift untuk menuju kamar rio sesuai isi chat dari perempuan yang tidak di kenal, tak lama riska pun sampai di lantai 39 dan pegawai itu terus berjalan riska dkk pun mengikuti dari belakang.
tok..tok..tok..permisi room service. ucap pegawai itu tidak lama pintu terbuka riska pun kaget karna yang membuka rio dengan keadaan bertelanjang dada.
riska menatap rio tapi justru rio kaget dengan kedatangan riska ."dari mana riska tau gue disini apa ini semua rencana mira ." gumam rio dalam hati rio pun melihat kebelakang dan mira sedang tersenyum miring tak lama rio melihat ponselnya dan terlihat pesan chat ,panggilan telfon.
rio menekuk bibirnya lalu menghembuskan nafasnya kasar, rio tau perasaan riska dari mata riska yang sembab rio sudah menebak ini permainan mira.
" hay bara , hay mike ." sapa mira lalu bara dan mike tersenyum kecut membalas sapaan mira .
" ohh hay loe pasti sepupunya rio kan ." tanya mira pada riska .
" hay juga , iya aku sepupunya rio ." jawab riska sambil tersenyum manis namun rio bingung dengan ucapan riska kenapa bisa riska mengaku sepupu dirinya apa yang mira ucapkan .
" emm BTW aku mau pinjem kak rio sebentar karna ada beberapa urusan yang harus kita selesaikan iya kan mike bara ." ucap riska dengan tenang .
" iya bener banget mir ." jawab bara dan mike bersamaan dengan sedikit melotot ke rio.
rio pun langsung melenggang pergi riska mike bara pun mengikuti langkah rio setelah sampai di parkiran rio meminta kunci mobil mike karna rio yang akan menyetir mobil itu saat rio masuk bangku kemudi riska masuk dan duduk di kursi belakang besebelahan dengan bara , mike akhirnya duduk di bangku depan.
__ADS_1
" ris ngapain loe duduk disini depan sono ama laki loe ." ucap bara menyuruh riska pindah namun riska hanya diam dan memalingkan mukanya melihat kaca .
rio pun menengok kebelakang dan mengangguk kecil agar bara mengerti akhirnya bara pun mengedikan bahunya .
di dalam perjalanan menuju tempat rio dijebak tadi karna mobil rio terparkir disana, mira membawa rio dengan ke adaan rio mabuk berat dengan pengaruh obat perangsang.
" yo kok loe bisa ketemu mira ." tanya mike reflek karna mike kepo tapi justru pertanyaan mike membuat riska mengalihkan pandangannya sama rio .
" awalnya gue nabrak ibu-ibu trus ibu itu nyuruh gue anterin dia kerumahnya , ya gue enggak curiga waktu ibu kasih gue minuman karna gue menghargai juga ngrasa bersalah juga akhirnya gue minum." jawab rio
" oke tapi gue banyak pertanyaan buat loe ." jawab mike lagi ." ucap mike .
akhirnya rio sampai dirumah ibu itu namun rumah itu sekarang sepi beda saat rio pertama kali masuk kerumah itu tanpa basa basi rio langsung mengambil mobilnya.
riska tersenyum lalu berterima kasih karna bara dan mike sudah mau membantu dirinya ,riska pun berpesan bahwa kejadian malam ini yang tau cukup mereka aja riska enggak mau orang luar sampe tau bahkan sampe orang tua masing-masing tau riska takut bakal berakibat fatal .
mike dan bara pun mengiyakan ucapan riska lalu mereka pulang kerumah masing-masing, riska masuk kedalam mobil rio dan duduk di bangku belakang .
" ay ." sebelum rio melanjutkan ucapnya riska langsung memotong perkataan rio.
" aku enggak mau denger mendengar penjelasan apa pun dari kamu ." ucap riska sedikit menohok karna riska memang lelah dengan kejadian malam ini .
__ADS_1
" oke kita langsung pulang aja ." jawab rio namun riska tetap bungkam tidak menjawab perkataan rio lalu riska menyandarkan kepalanya di kaca mobil.
mobil pun sampai di bastman riska langsung keluar dan berjalan menuju lift , tiba-tiba tangan riska ditarik rio .
" ay aku mohon jangan giniin aku , aku enggak bisa kamu giniin." ucap rio tanpa menjawab riska langsung menghempaskan tangan rio
" cukup kak,! aku lagi enggak mau denger apa-apa dari kamu". jawab riska tegas dan berlalu meninggalkan rio.
saat masuk kerumah riska di ke jutkan dengan ibu mertuanya ." mamah kapan dateng ." riska langsung memeluk mama mertuanya.
" barusan sayang mana rio ".ucap mama yeni namun sebelum riska menjawab rio sudah masuk rumah.
" hay mah ." sapa rio dengan memeluk mamahnya .
" mamah kangen sama kamu sayang ." jawab mamah yeni
" mah bentar iya riska bikinin minum." ucap riska yang di angguki mama mertuanya itu .
tidak lama riska membawa nampan yang berisi dua gelas yang masing-masing berisi greentea dan coklat hangat .
" mah riska pamit tidur dulu iya riska capek banget." pamit riska sambil tersenyum .
__ADS_1
" iya mama tau kok sayang kamu pasti cape leher rio aja sampe banyak banget tandanya." canda mama yeni sambil tersenyum tanpa tau yang membuat tanda itu bukanlah riska .
riska pun langsung pergi masuk kamar dan menangis di bawah bantal tanpa rio dan mama mertuanya tau, riska benar-benar sakit hati dengan kejadian malam ini bahkan sangat hancur.