Menggapai Mimpi

Menggapai Mimpi
Terluka


__ADS_3

Masih dengan air mata yang berderai dya mengemudikan mobilnya kearah kota j ,dimana tempat tinggalnya saat ini....Astaqfirllohaladzim...ucap dya berulang kali meski masih terisak.....ketika dilihatnya sebuah masjid dibelokkan mobilnya memasuki halaman masjid dan segera mengambil wudhu dan melaksanakan sholat Dzuhur ....dya pun larut dalam pengaduan yang panjang kepada Rabb pemilik semesta alam ...,dilepaskan mukenanya,perasaanya sedikit tenang ...dilihatnya hp ,terlihat bibirnya senyum penuh kesedihan ketika dilihatnya begitu banyak misscall dari suaminya,juga ibu mertuanya ...tanpa kata langsung dinon aktifkan hpnya ..kemudian dimasukan kedalam tas dan dilangkahkan kakinya ke arah mobil dan segera melaju kembali ke arah kota .....tak berapa lama mobil nya telah memasuki halaman rumahnya ....


" Alhamdulillah ...sampai juga" guman dya sambil memutar kunci pintu rumahnya.


"assalamualaikum ....." ucap dya begitu masuk rumahnya...dilangkahkan kakinya kedalam kamar ,direbahkan tubuhnya,mencoba tidur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya.....dan tak berapa lama matanya terpejam .......dya tertidur saking lelahnya ......dua jam berlalu,perlahan dya membuka matanya dilihatnya jam dihpnya


" sudah jam 3,rupanya aku tertidur cukup lama,sebaiknya aku mandi"guman dya sambil turun dari ranjang,dan melangkah ke kamar mandi,kembali air matanya menetes ketika teringat suaminya yang tega membohonginya ....


" ya Alloh kuatkan hamba...." rintihnya pelan,sambil mengguyur rambut panjangnya dengan shower.........tak berapa lama dya keluar dari kamar mandi dikeringkan rambutnya sambil menunggu waktu asar yang tinggal beberapa menit lagi......setelah terdengar adzan ashar berkumandang dya sholat dan kembali air matanya berderai,.........


" laaa Haula wala quata Illa Billah" ucap dya lirih.....setelah puas mengadukan semua pada sang khalik ,dya merasa kembali tenang ...dilipatnya mukenanya dan melangkah kakinya ke meja rias diikatnya rambut panjangnya,dibedakinya pipi tirusnya,dan sedikit lipblam merah bata dioleskan pada bibirnya agar tidak terlihat pucat,dipakainya jilbab dan diambinya hp serta tasnya kemudian dilangkahkan kakinya keluar kamar menuju garasi,dikuncinya semua pintu distaternya mobilnya dan melaju ke jalan raya ....tak dihiraukan panggilan hp dari suaminya,.....dituliskan pesan


" maaf mas...aku pengen sendiri...." kemudian dikirimkan pesan ke suaminya.,

__ADS_1


sementara di gedung A dikota M Adi dan kedua orang tuanya masih menerima tamu....setelah tamu terakhir keluar .... keluarga langsung pulang .tinggal p Broto dan Bu Broto,dan Adi serta rosa


" bagaimana dengan dya pak?!"


" aku juga nggak tau bune...! jawab p lurah Broto.


"ibu telp nggak diangkat pak,gimana ini ....?" Bu Broto cemas


" kita ke rumah Adi pak,ayo.....!" kata Bu Broto keluar dari gedung sambil menganut tangan suaminya.


" bapak mau menemui dya......,sebaiknya kamu segera jelaskan semua pada dya,kamu telah menyakiti istrimu,dan kamu tau ayah tidak akan memaafkan kamu......"kata p Broto menahan emosi .


" kamu telah mencoreng muka ayah, dan kamu nak Rosa....harus tau menantu bapak cuma satu yaitu dya...jadi sebaiknya kamu nggak usah datang kerumah kami!" tegas kata p Broto ,kemudian keluar bersama istrinya.

__ADS_1


" maafkan Adi pak..Adi mohon.." jawab Adi memelas ...tapi p Broto tetap melangkah keluar tanpa menoleh lagi.


" mas ..bagaimana ini....?" kata Rosa mulai menangis


" aku akan pulang dulu menjelaskan semua ini pada dya Ros..." kata Adi.


" ku harap kau mengerti .." sambung Adi sambil memandang tajam pada istri keduanya ...


" iya mas .....aku paham ko" jawab Rosa sambil tersenyum,mengelus lengan Adi," awas kau dya,aku yang akan membuatmu pergi dari mas Adi" kata Rosa dalam hati penuh kebencian.


" aku pulang dulu ....." kata Adi sambil bangkit dan mengambil kunci mobil ,kemudian segera keluar rumah untuk pulang .


" ati ati mas....." kata Rosa .tanpa menjawab Adi telah melajukan mobilnya ke kota J untuk menemui istri pertamanya....beribu sesal hadir dihatinya,terbayang wajah pucat istrinya yang menahan tangis saat menyalaminya tadi .......

__ADS_1


" Dy ..maafin mas ...sungguh mas menyesal " guman Adi sambil memukul stir mobilnya dengan kalut.


__ADS_2