Menggapai Mimpi

Menggapai Mimpi
BERTEMU UMI IRMA


__ADS_3

sementara dikira J dya yang melajukan mobilnya ke pondok pesantren Al mukmin sudah sampai di halaman ponpes,dya melangkah keluar dari mobil dan menuju ke rumah utama ...diketuknya pintu


" assalamualaikum umi ...!" ucap dya


" waalaikumsalam.....dya..ko nggak sama suamimu" jawab umi Irma begitu melihat dya yang datang sendiri.


" ayo masuk nak...." lanjut umi sambil tersenyum lembut.


" terimakasih umi..." jawab dya melangkah masuk ,menahan air matanya yang sudah menggenang di pelupuk matanya.


" ada apa nak.....? cerita sama umi..." tanya umi Irma lembut.


" apakah ini tentang suamimu?"


" njih umi ....mas Adi menikah lagi ,dan mas Adi tidak memberitahu aku mi......" tangis dya pun tak tertahan lagi,


" menangislah kalau itu membuatmu lega nak...!" kata umi irma bijak. setelah cukup lama dya terisak dengan terbata diceritakan semua kejadian sejak hari Sabtu sampai hari ini....umi Irma mendengarkan dengan sabar Tampa menyela sedikitpun.


" sekarang dimana suamimu?" tanya umi Irma setelah dya selesai bercerita.


" masih di kota M umi..." jawab dya


" umi mengerti ini berat bagi dirimu,tapi kamu harus ingat nduk seorang istri itu harus kuat,bukankah Islam juga tidak melarang poligami asal suami bisa bersikap adil,kamu paham itu to nduk?!" jelas umi Irma panjang lebar.


" tapi sebaiknya istri pertama dikasih tau...." sambung umi Irma lagi.


" sebaiknya kamu pulang ,tunggu suamimu di rumah ,dengarkan penjelasannya,jangan menyela,jangan perlihatkan kalau kamu rapuh dan jangan mundur selangkah pun ,kamu mengerti yang umi katakan nduk?"

__ADS_1


" njih umi,dya paham ...dya pamit pulang " jawab dya...hatinya mulai terasa tenang.


" mendekatkan pada Alloh nak,bergantunglah pada pemilik alam semesta ini...." nasehat umi Irma


" njih umi ...dya paham ..terimakasih telah mendengarkan semua uneg uneg dya,assalamualaikum " jawab dya mengucap salam dan setelah mencium tangan umi Irma kemudian melangkah keluar menuju mobilnya dan melakukan kembali ke arah rumahnya.kurang lebih 20 menit dya sudah sampai dirumahnya kembali ,ketika mobilnya memasuki halaman rumahnya dilihatnya kedua mertuanya duduk di teras menunggunya ...bergegas dya turun dari mobil dan menghampiri keduanya......


" Assalamualaikum bapak ibu,maaf lama menunggu " kata dya sambil mencium tangan kedua orang tuanya,Bu Broto segera membawa dya dalam pelukannya,tangisnya pecah membasahi pipinya yang keriput........dya mengurai pelukan ibunya,ditahannya air matanya......


" kita masuk dulu yuk Bu.....pak Monggo" kata dya menuntun ibunya menuju ruang tengah


" dya buatin teh dulu sama kopi buat bapak Bu......" kata dya menuju dapur untuk membuatkan kopi dan teh untuk mertuanya ..


" di minum kopinya pak,ini teh buat ibu .."


" iya nduk.....,kamu dari mana to nduk....?" tanya pak Broto sambil menyeruput kopinya


" jangan mundur dari pernikahan ini ....bapak mohon nduk,..."kata p Broto


" bapak paham ini berat buat kamu,tapi insyaallah kamu kuat melewati semua ini ." sambung pak Broto sambil mengusap kepala putrinya.


" insyaallah dya akan berusaha bertahan pak ...tapi dya mohon jangan sampai masalah ini keluarga dya tau pak" ucap dya memohon.


" baiklah nduk ,bapak janji,yang kamu harus ingat kamu satu satunya menantu ayah dan ibu" lanjut p Broto .


" masalah Adi,terserah padamu....kalian selesaikan masalah dengan kepala dingin "


" beri sedikit pelajaran agar dia tau ,kamulah yang terbaik buat dia nduk" kata Bu Broto .

__ADS_1


" njih Bu, insyaallah kami berdua bisa melewati ini semua,mohon doanya njih pak ,Bu" ucap dya berusaha bijak ,menutupi luka hatinya.


" bapak ibu nginap di sini kan?" tanya dya


" nggak nduk ,bapak ibu pulang "


" kamu nggak apa apa kan...?" kata Bu Broto


" iya Bu....dya nggak apa apa" jawab dya


" oh yaa untuk biaya kuliah kamu dan kebutuhanmu bapak yang tanggung ...."kata p Broto.


" kejar mimpimu ,insyaallah bapak akan membiayai mu" kata p Broto.


"misalnya Adi ngasih terima karena itu wujud tanggung jawabnya," kata Bu Broto menimpali suaminya.


" ini untuk pegangan kamu,simpan dulu nduk"kata p Broto menyerahkan amplop berisi uang.


" terimakasih pak,Bu,dya mohon maaf jadi merepotkan" dya kembali terisak ,


" kamu putri kami,jangan sungkan nduk" kata Bu Broto memeluk dya sepenuh sayang ..


" kami pulang dulu yaa,jaga kesehatan nduk" kata p Broto sambil bangkit dari sofa dan melangkah keluar diikuti Bu Broto dan dya ..sampai di teras dilihatnya mobil Adi memasuki halaman ,melihat kedua orang tuanya,Adi bergegas turun ....saat langkahnya tiba didepan bapak ibunya.terdengar ucapan ayahnya...


" selesaikan masalahmu ,...bapak dan ibu tidak mau ikut campur, ayo.bu....!" kata p Broto mengajak istrinya ...


" kami pulang mudik.." pamit Bu Broto memeluk dya kemudian melangkahkan kakinya ke mobil tanpa menoleh sedikitpun pada Adi anaknya,wajahnya datar tanpa senyum sedikitpun...setelah mobil kedua mertuanya tidak kelihatan lagi ...dya memandang suaminya...

__ADS_1


"ayo masuk mas...." ucap dya sambil melangkah masuk rumah tanpa menunggu jawaban suaminya.


__ADS_2