
Usia kehamilan dya sudah memasuki 10 Minggu ,mual muntahnya sedikit berkurang ,dan bisa sedikit makan ,Adi begitu protektif ,begitupun Bu Broto jangan ditanya lagi,begitu banyak peraturan nya ðŸ¤ðŸ¤,tapi dya menanggapinya dengan rasa syukur,setiap pagi Adi membuatkan susu untuk dya sebelum berangkat ke kantor dipastikan semua kebutuhan dya terpenuhi
" mas hpnya bunyi ......" kata dya saat menemani makan pagi suaminya,Adi melihat hpnya " siapa yang telpon pagi pagi .?"guman adi...ketika nama Rosa yang terlihat langsung dilouspeker....
" yaaa...assalamualaikum,ada apa?"tanya adi Tampa basa basi.
" aku sudah lahiran mas tolong kerumah sakit" suara Rosa diseberang
" ok,aku absen ke kantor baru ke rumah sakit" jawab Adi
" tidak bisakah kau ambil cuti mas...." tanya Rosa merajuk
" cutiku sudah habis ,assalamualaikum" Adi menutup teleponnya cepat.
" nggak langsung nengok m Rosa dulu mas?" tanya dya pelan
" nggak,nanti aja....udah diminum susunya Dy !"
" jangan lupa vitaminnya ya...!" kata Adi lembut
" masalah Rosa jangan kuatir ....insyaallah mas sudah ada jalan keluar" kata Adi sambil mengelus kepala dya yang tertutup jilbab.dya mengangguk tersenyum lembut.
__ADS_1
" iya mas,jangan terbawa emosi ya ...,nanti kalau m Rosa beneran nggak mau merawat bayinya, bawa pulang aja mas aku yang rawat..." kata dya tersenyum tulus.
" ok kita lihat gimana nanti yaa Dy....mas berangkat dulu,assalamualaikum!" jawab Adi dan melangkah keluar setelah dya mencium tangannya.diruang tengah p Broto sedang menikmati kopi
" berangkat di?,bapak dengar Rosa sudah melahirkan?!" ucapnya saat Adi melintas di ruang tengah
" njih pak," jawab Adi
" selesaikan segera masalah kalian,kau beruntung istrimu begitu pengertian...." kata p Broto
" jih pak,Adi berangkat dulu" pamit Adi menyalami ayahnya dan segera berangkat
" hati hati nak ..."ucap Bu Broto yang bertemu Adi dihalaman depan
Siang itu di rumah sakit tempat Rosa melahirkan,terlihat Adi memasuki kamar dimana Rosa dirawat
" assalamualaikum ......." ucap Adi begitu memasuki kamar.
" waalaikumsalam....."jawab Tante Mirna ibu Rosa
" walaikumsalam masuk nak Adi ..." jawab p Irwan
__ADS_1
" njih pak ,Bu,......."jawab Adi
"saya telah membayar semua administrasinya,jangan kuatir" kata Adi langsung pada intinya
" maaf bapak,ibu setelah ini saya tetap akan berpisah dengan Rosa,untuk alasannya saya rasa bapak dan ibu sudah paham!" ucap Adi tegas
" mas....aku nggak mau pisah..!" seru Rosa mulai menangis
" saya tidak suka di hianati." jawab Adi
" bawa anak ini ,kalau kamu tetap akan berpisah!" seru Rosa emosi.
" Rosa ! apa yang kau katakan?!" seru p Irwan ,tidak menyangka putrinya Setega itu ...?,sedang Bu Irma menangis disisi putrinya
" kenapa kau bertindak bodoh nduk?!" tanya Bu Irma disela tangisnya ,sedang Rosa tak menjawab sedikitpun.
" nak Adi,bapak mengerti bila nak Adi memutuskan berpisah dan tidak akan menahan nak Adi,karena memang Rosa yang salah,maafkan putri saya nak" kata p Irwan
" njih pak ,saya juga tidak keberatan merawat anak itu bila Rosa tidak mau merawat anaknya" kata Adi
" dimusyawarahkan dulu pak,biar tidak jadi penyesalan,saya permisi dulu,assalamualaikum...." kata Adi sambil menyalami p Irwan dan menganggukkan kepalanya pada bibirnya kemudian melangkah keluar kamar ,untuk kembali ke kantornya.
__ADS_1
" Alhamdulillah ya Alloh Engkau mudahkan segala urusan hamba...." ucap syukur Adi ,kemudian melajukan mobilnya kearah kantor.