Menggapai Mimpi

Menggapai Mimpi
Bertemu


__ADS_3

Seminggu telah berlalu. sejak pakdhe Rohmat rawuh (datang) kerumah,Alhamdulillah masalah dengan petani tembakau selesai ,walaupun harus menjual beberapa sawah untuk menutup hutang,tapi tak apalah yang penting hidup tenang tidak terbebani.


" terus tembakaunya gimana pak yang 200 keranjang niku pak?" tanya dya pada bapak ,sore itu.


" disimpan dulu masukan gudang,itu kan milik kita,moga moga tahun depan bisa masuk " jawab bapak sambil menghisap cerutu.


" sudah kamu nggak usah cemas,insyaallah semua akan baik baik saja" sambung bapak nya.


" njih ( iya) pak" jawab dya lega.


" besok lusa keluarga calon suamimu akan datang untuk membicarakan pernikahan kalian, kamu sudah mantep nduk?" tanya bapak,memandang putri sulungnya.


" insyaalloh siap pak" jawab dya mantap


" bune...(ibu) besok masak sedikit istimewa ya...!"


" iya pak......!" jawab ibu singkat.


" jam berapa mereka rawuh ( datang) pak?" tanya ibu.


" malem ko Bu...bakda isya" jawab bapak


" berapa orang ya pak kira kira?


" sekitar 6 orang Bu" jawab bapak.


" besok ibu kepasar sama dya ya pak ,?"


" iya ,sekalian ke toko koh Liem ,beli perhiasan untuk anakmu Bu!" perintah bapak


" dya nggak usah beli seperti itu pak,Bue !" jawab dya


" manut ae to nduk ( nurut saja to nak )" kata bapaknya .

__ADS_1


" iya ,kalau nggak suka ya disimpan aja ," kata ibunya.


Esok harinya,pagi pagi ibu dan dua berangkat ke pasar diantar sopirnya,setelah belanja semua mereka langsung pulang,ibunya tak lupa meminta tetangga kiri kanan untuk membantu masak besok pagi .


ketika sedang istirahat dikamar tiba tiba hp dya berbunyi


" assalamualaikum dik.....,ini mas Adi"suara diujung sana.


" waalaikumsalam mas"


"besok mas datang ya...maaf mas langsung melamar dya"


" iya mas,......" jawab dya sungkan ( malu)


" kuliahnya gimana?"


" kalau nggak bisa cuti ,ya kita menikah secara sederhana saja,yang penting sah secara agama dan negara ya dik? "


" iyalah .....besok kita bicarakan lagi ya?",sudah masuk asar nich ,mas tutup dulu yaaa...assalamualaikum calon istri!" goda Adi menutup telponnya setelah dya menjawab salamnya.


sementara dya pun merasa lega dan bersyukur bahwa Adi begitu pengertian.


" Alhamdulillah yaa Allah, takdir-MU yang terbaik bagi hamba!" ucap dya lirih penuh rasa syukur.kemudian bangkit menuju kamar mandi .hatinya tak henti hentinya bersyukur penuh bahagia.setelah mandi dan sholat asar dya keluar dari kamar ,keadaan rumah sepi dilangkahkan kakinya kedapur," pada kemana ya ko sepi?" guman dya sambil terus melangkah ,sesampainya di dapur dilihatnya ibu sedang merendam beras ketan


" mau buat apa to Bu? ko banyak? " tanya dya sambil mendekati ibunya.


" buat wajik sama ketan tutu ( jadah) ,kamu udah mandi nduk? " tanya ibunya kemudian .


" sudah Bu......,adik mana Bu?


" udah berangkat ngaji barusan" jawab ibu singkat.


" Bu ,barusan mas Adi telp"

__ADS_1


"apa katanya nduk?" tanya ibunya.


" mas Adi memperbolehkan aku terus kuliah Bu...."


" Alhamdulillah ,wujudkan mimpimu nduk jangan berhenti belajar walau sudah menikah"nasehat ibunya.


" jadi seorang istri itu jangan pernah bosan belajar ya nduk," sambung ibunya.


" njih Bu insyaallah" jawab dya.mereka pun terlibat obrolan sampai lama .


Keesokan harinya,beberapa tetangga membantu memasak,sedang bapak tengah menggelar karpet diruang tengah untuk tempat ibu ibu menata masakan dan Snack .sementara untuk acara nanti malam juga pakai karpet .tak terasa waktu magrib telah tiba ,semua sudah siap ,setelah sholat magrib di musholah bapak dan beberapa kerabat dekat sudah siap menyambut tamunya.dan menjelang isya ternyata keluarga calon besan datang ,Adi beserta ayah dan kerabat dekat.dengan ramah bapak mempersilahkan tamunya,setelah berbasa-basi basi mereka langsung membicarakan persiapan pertunangan dan pernikahan ,setelah semua beres para tamu dipersilahkan mencicipi hidangan ala kadarnya.


" pak ,apakah saya diperbolehkan ketemu dya.....?" tanya Adi pada calon mertuanya .minta ijin untuk menemui calon istrinya.


" boleh nak ,masuk saja dya ada di ruangan sebelah " jawab bapak lugas.


" terimakasih pak ...."


dilangkahkan kakinya ke ruang samping .....


" assalamualaikum...." kata Adi begitu masuk ruang sebelah ,dilihatnya calon istrinya duduk disampingnya ibunya menunduk malu.


" waalaikum salam ..." jawab ibu ibu serempak,sementara dya menjawab salam lirih tanpa mengangkat wajahnya.


" duduk nak Adi......mau ngobrol sama dya?


" njih Bu....." jawab Adi


" ibu tetep disini ya ,kalian kan belum muhrim...." kata ibu sambil tersenyum


" njih Bu,nggak apa apa...."


dan mereka pun berbincang bincang diselingi ibu ibu yang ada disitu ....mereka membicarakan masalah kuliah dya....yang tetep harus dilanjutkan sesuai rencana ....dan dua Minggu lagi ada acara pertunangan .

__ADS_1


__ADS_2