
Sambil mencuci semua cangkir bekas tamu tadi,dya sibuk di dapur membantu ibunya menyiapkan makan malam,sedang kedua adiknya tidak dirumah,karena mereka kost di kota,dan pulang setiap akhir pekan.sedang adik bungsunya sedang melihat tv
" nduk,kamu yakin menerima lamaran nak Adi?" tanya ibunya sambil menggoreng tahu.
" nggih (ya) Bu,...dya yakin ko,insyaallah ini yang terbaik" jawab dya sambil tersenyum.
" ya sudah,ibu selalu mendoakan yang terbaik buat kamu"
" njih,maturnuwun (ya,terimakasih)buk,Bue TOP pokoknya!" jawab dya sambil memeluk ibunya dari belakang sepenuh sayang,ibunya cuma terkekeh .
" kuliahmu gimana nduk?, apa bisa cuti?" tanya ibunya .
" nanti tak tanya ke kampus dulu njih bu" jawab dya sambil menata masakan dimeja makan.
" yaaa sudah ,ayo sholat dulu,sambil nunggu bapakmu pulang dari musholah ,baru kita makan nduk!" menyuruh dya sholat setelah semua urusan dapur selesai,dan dapur kembali rapi.
__ADS_1
"nggih Bue......." jawab dya menggoda ibunya.
Selesai sholat dya membaca Al Qur'an dengan fasih,walaupun dari SD sampai SMA sekolah dinegeri tapi dya didik oleh orang tuanya untuk mengaji di TPQ dan Alhamdulillah dan diteruskan semasa SMA pada sore hari di lingkungan kostnya dulu.
" nduk ayo makan ,ini bapak sudah kondur (pulang) nunggu dimeja makan!" seru ibunya memanggil dari pintu kamar
" sebentar Bue" jawab dya sambil meletakkan Al Qur'an dirak kemudian melepaskan mukenanya dan melipatnya dengan rapi
" maaf pak lama....." ucap dya
" Mbah Rayi daharnya (nasinya) segini?" tanya dya sambil mengisi piring simbahnya dengan sabar. dya adalah cucu kesayangan simbahnya.(neneknya)
" sithik ae nduk,(sedikit aja)cukup" jawab Simbah kemudian mengambil sayur yang diikuti bapak,ibu dan anak anak. mereka pun makan bersama dalam keadaan hening.setelah maka malam selesai dya membersihkan dan mencuci piring dan gelas kotor setelah semua rapi dua duduk diruang tengah menemani adik bungsunya belajar.
" bapak mantep besanan sama P Broto ?" tanya ibu sambil menghidangkan kopi hitam .
__ADS_1
" insyaallah bapak mantep bune,dilihat dari bobot ,bibit,dan bebetnya semua baik(falsafah orang Jawa dalam menilai sebuah keturunan)" jawab bapak
" lagian dya juga tidak menolak ko bune" sambung bapak
" iya to nduk?" tanya bapak pada dya.
" insyaallah dya sudah mantep pak" jawab dya.
" Alhamdulillah,putuku(cucuku)sudah mau berumah tangga,semoga bahagia Yo nduk?" ngendikane Simbah sambil mengelus kepala dya yang tertutup jilbab .
" njih ( iya) Mbah,Aamiin....." jawab dya.
mereka pun larut dalam obrolan ringan hingga jam sembilan malam,dya pamit untuk masuk ke kamarnya.
Didalam kamarnya dya duduk di ranjang ,dihela nafasnya pelan,ada rasa sesak dalam hatinya .terlintas bayangan seorang lagi laki yang telah mengisi hatinya selama kuliah .iya....dya sudah mempunyai kekasih yang sama sama menuntut ilmu di akademi keperawatan,sebenarnya dya tahu sejak masih SMA kalau Adi suka padanya tapi saat itu karena dya sudah berjanji pada dirinya untuk fokus pada pelajarannya sehingga dya pura pura tidak tau,dan bersikap biasa saja.dan mereka hanya setahun satu sekolah.sedang Arga adalah kekasih yang selama ini mengisi hari harinya,walaupun mereka berdua saling menyadari bahwa mereka nggak mungkin bersama .karena mereka berbeda keyakinan,iya.....Arga adalah non muslim yang taat .makanya tadi begitu Adi melamarnya,dya langsung setuju ...karena dya tau Adi adalah sosok laki laki yang baik,juga karena keadaan keluarganya juga yang membuat dya harus mengambil keputusan dengan cepat.wakau harus mengorbankan hatinya. dya percaya bahwa takdir Alloh adalah yang terbaik buat dirinya dan keluarganya
__ADS_1