MENGUDARA With You

MENGUDARA With You
22. Sangat Bahagia


__ADS_3

Aleena segera masuk ke kamar ketika mereka bertiga sudah tiba di rumah yang mereka huni. Khairan menghela napas kasar. Setelah dari restoran tadi, Aleena sangat sibuk dengan ponselnya. Itu tidak seperti Aleena yang dia kenal. Sedangkan Reksa sudah memberikan laporan kepada Axel tentang Aleena.


Axel hanya tersenyum ketika membaca laporan dari Reksa. Dia dapat bernapas lega. Dia ikut bahagia dengan kebahagiaan yang tengah Aleena dan Rangga rasakan. Walaupun belum pasti, tapi dia meyakini jika itu telah terjadi.


"Akhirnya," ujar Axel seraya menghembuskan napas lega.


"Gua tinggal memastikan si kelapa tanpa kepala," gumamnya. Dia tidak ingin kebahagiaan Aleena akan tercoreng oleh sikap absurb Kalfa..


Untuk kedua kalinya Axel bisa bernapas lega karena Kalfa sudah tidak ada di Sydney maupun di luar negeri. Axel hanya bisa berdoa untuk kebahagian Aleena supaya terus berlanjut hingga sebuah jenjang serius seperti Aleesa dan Restu.


.


Lengkungan senyum terus terukir di wajah Rangga. Ketika makan malam di luar bersama para rekan kerjanya wajah bahagianya masih terpampang nyata.


"Happy banget nih romannya," goda sang kapten. Rangga menoleh dan membalasnya dengan lengkungan senyum yang begitu indah.


"PJ dong." Rangga malah tertawa.


Hubungan Rangga dan Aleena masih belum diketahui oleh siapapun, kecuali Axel dan Reksa. Namun, mereka berdua juga masih menerka.


Seperti sore ini Aleena terlihat sudah rapi dengan menggunakan baju berwarna birrel. Dia sangat cantik dengan rambut yang digerai indah.


"Mau ke mana, Na?"


Aleena yang baru saja keluar dari kamar langsung disergah pertanyaan yang membuat dirinya terkejut. Khairan, dialah pelakunya.

__ADS_1


"Aku mau nonton konser." Aleena berkata dengan sangat jujur.


"Sama siapa?" Khairan mulai curiga.


"Sendiri."


Itu tidak mungkin. Aleena bukanlah wanita yang bisa pergi ke sana ke sini sendiri. Khairan mulai tidak percaya.


"Jangan bohong, Na." Suara Khairan sedikit meninggi.


Reksa yang tengah asyik dengan laptopnya segera menghampiri asal suara. Dia menatap Aleena dari atas sampai bawah. Aleena sungguh terlihat sangat cantik hari ini.


"Kenapa sih?" Reksa sudah membuka suara.


*Aku mau nonton ini, Sa." Aleena menunjukkan tiket Konser kepada Reksa. Dia pun mengangguk sedangkan dahi Khairan sudah mengkerut.


Khairan pun tidak bisa berkutik. Ternyata tiket itu dari Axel. Dia ingin marah dan protes, tapi dai tidak berani. Marahnya Axel sangatlah menyeramkan. Ponsel Aleena berdering dan Axel lah yang memanggilnya.


"Iya, Bang." Aleena sengaja me-loudspeaker panggilannya dengan Axel.


"Kamu di sana gak akan sendiri. Ada yang jaga kamu kok."


"Iya, Bang."


Dada Khairan mulai panas. Kalimat yang Axel katakan sangatlah lembut dan penuh perhatian. Reksa menatap ke arah Khairan yang sudah memasang wajah tidak suka.

__ADS_1


"Lu denger sendiri 'kan." Reksa menatap tajam ke arah Khairan.


Akhirnya, Aleena pergi sendiri. Tidak sendiri melainkan dikawal oleh bodyguard yang ditugaskan untuk menjaga Aleena.


"Saya tidak bisa masuk, Non." Aleena mengangguk.


Aleena masuk ke tempat konser seorang diri hingga suara seseorang memanggil namanya. Aleena terkejut dan seorang lelaki memakai Hoodie kotak dengan topi mendekat.


"Katanya--"


"Aku bohong, Sayang." Rangga sudah merengkuh pinggang Aleena dan itu membuat Aleena memanyunkan bibirnya. Rangga malah tertawa dan ingin sekali mencium bibir indah milik Aleena tersebut.


"Jangan dulu, dia belum halal untukmu."


Mereka berdua terlihat sangat menikmati konser dengan duduk berdampingan. Wajah bahagia nampak terlihat jelas dari keduanya.



Ada tangan jahil yang mengambil gambar mereka berdua dan gambar tersebut. Tidak terlalu jelas wajah Aleena dan Rangga, tapi senyum mereka itu sangat khas sekali. Tidak dimiliki oleh orang lain. Foto tersebut sedang menjadi bahan gosip di grup keluarga besar.


W.A.J Family Grup


"Ini gimana konsepnya? Yang datang ke rumah buat ngelamar siapa? lah entu anak malah jalan sama siapa."


...***To Be Continue***...

__ADS_1


Komen dong ...


__ADS_2