Nona Lisa

Nona Lisa
sedikit promosi


__ADS_3

Hay, hay, hay!! Sapa jauh nich dariku, cuzie.


Terimakaih ya kalian sudah setia dengan ceritaku yang receh ini. Aku senang kalian setia dengan cerita-cerita novel di lapakku yang gak seberapa bagusnya seperti yang lain.


Cerita nona Lisa ini sudah Tamat. Namatinnya juga menguras otak satu hari satu malam.


Hahaha, lebay. Tapi memang loh.. susahnya! ! Minta ampun.


Di sini nona Lisa bahagia, apa lagi Bima sudah bahagia mendapatkan istri seperti Lisa. Dan mendapatkan bayi kembar, beda jenis kelamin. Ah.. luar biasa.


Soal, Fahmi? Kasihan ya, dua kali di tolak terus dan jagain jodoh orang.


Ada yang bilang nyuruh cerita buat fahmi. Oke next, tapi bukan sekarang ya. Enggak tau kapan. Takut kalian bosen pemain tokohnya itu-itu saja.


Dan soal bang Hendra ( BTS, atau beri tau sayang) , sumpah! Ini alurnya juga bikin puyeng, berat banget nyampainnya lewat ketikan. Andai aku punya kantong doraemon, aku ingin minta satu.. saja permintaan.


Buatkan aku penerjemah untuk otakku yang sulit menyampaikan.


Puyeng gaes.. Puyeng!!

__ADS_1


Tapi insyaallah kalau enggak males aku update mbak Gita dan Mas Hendra.


Tapi hari ini, izinkan aku PROMOSI YA.😁😁😁


Yuk buka cerita novel terbaruku berjudul


..."LULUH"...


cerita di mana gadis desa hamil di luar nikah, dan awal sang pacar tidak mau bertanggung jawab bila tidak di paksa oleh ayahnya. Nikah di pagi hari, sorenya sudah di talak karna ibu sang pacar tidak merestui dan juga tidak mengakui calon bayi yang di kandungnya adalah cucunya.


Penasarankan bagaimana kelanjutannya!😁 Yuk mampir kak.


*****


Memandang ponsel yang sudah tidak ada lagi panggilan, tapi terlihat walpaper putraku bersamaku waktu masih kecil.


Aku yang melahirkan, tapi aku yang tak pernah merawatnya selama ini. Hanya memberikan finansial untuk memenuhi kebutuhan keluargaku di desa. Uang yang aku berikan mungkin tidak cukup, hingga itu ibuku masih saja berjualan nasi pecel depan rumah, ikut mengurangi bebanku. Dan ibuku tidak pernah mengeluh tentang itu. Bersyukur, aku masih mempunyai ibu.


Setiap awal bulan aku pulang ke desa, menaiki bus di antar oleh temanku ke terminal, pulang dari kerja menuju desaku yang di perkirakan hampir empat jam perjalanan.

__ADS_1


Jika di bilang lelah, tentu saja aku lelah. Tapi demi bertemu putraku aku rela pulang ke desa meskipun hanya satu hari bersamanya.


Namaku Yanna, umurku sekarang dua puluh satu tahun. Tinggal di kota surabaya, bekerja sebagai pramuniaga di salah satu restoran di mall kawasan eliet. Sudah dua tahun lebih aku tingal di surabaya, aku asli orang desa, meninggalkan keluargaku dan putraku demi mencari uang. memenuhi tanggung jawabku sebagai ibu dan merangkap sebagai ayah.


Lelah, tentu. Tidak bisa menikmati hidup remajaku dan bersenang-senang seperti remaja lainnya.


Kesalahan fatalku, adalah membuat ibuku malu dan di gosibkan satu kampung karena ulahku. Bukan salah ibuku, tapi salahkan saja aku. Yang terlalu bodoh dan percaya akan rayuan cinta si brengs*k dan baj*ngan yang pernah menjadi kekasihku dan mantan suami beberapa jam.


Waktu itu aku baru lulus sekolah, umurku delapan belas tahun. Bekerja di saah satu konter ponsel besar kota magetan, berpacaran dengan castamer yang pernah membeli ponsel di tempatku bekerja.


Cukup lama aku berpacaran dengannya, dia memintaku untuk melakukan hubungan suami istri. Aku sempat menolak tapi dengan rayuan manis dan juga janjinya padaku jika itu terjadi dia akan bertanggung jawab.


.


.


.


.

__ADS_1


🍃🍃🍃🍃


__ADS_2