
...Kadang masa lalu selalu menghantui, tapi ingatlah. Karena masa lalu bisa membuat kamu, menjadi yang sekarang....
.
.
.
.
Beginikah rasanya jatuh cinta? Sama-sama saling mencintai dan saling membalas cinta yang diam di sembunyikan, tanpa ada yang mau mengutarakan terlebih dulu.
Mendapatkan balasan cinta, tentu saja membuat kita merasa senang dan bahagia. Tidak sia-sia dirinya mencintainya dan dia juga mencintainya. Dan perjuangannya pun mendapatkan hal yang membahagiakan.
Bukankah memang begitu cinta yang semestinya. Kita bisa saling menghargai, saling mengerti, saling percaya dan saling berbagi suka duka bersama.
Bukan satu cinta sepihak saja, yang pastinya akan membuat pasangan itu tertekan dan menderita sendiri. Tanpa satu pasangan itu mau mengerti tentangnya.
Cinta itu rumit, jika kita mendekat dia akan menjauh. dan sebaliknya, jika kita menjauh dia akan mendekat. Mencuri perhatian agar dia di perhatikan. Dan terkadang kita tak perlu mengucapkan kata cinta terus menerus agar dia percaya, cukup tunjukkan dengan cara sikap dan juga perhatian lebih saja, dia akan mengerti bagaiman cintamu dengan padanya.
Tapi terkadang ada juga yang tidak peka dengan menunjukkan sikap dan perhatiannya pada dia. Hingga dirinya harus mengucapkan kata cinta secara langsung padanya.
Jika di bilang malu, itu pasti. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Bima mengucapkan kata cinta langsung pada wanita. Ia tak pernah mengucapkan kata kramat itu pada wanita, apa lagi apa pada Zellin dulu, tidak pernah sama sekali. Ia hanya menunjukkan sikap dan perilakunya saja. Dan langsung melamarnya pada ke dua orang tua Zellin, tapi sayang niat baiknya di tolak dan di hina oleh ibu Zellin yang tidak mau menantu seperti dirinya.
Karna status dan juga keluarganya.
Tidak masalah jika di tolak, ia tidak akan marah. Tapi jika di hina dan menjelek-jelekan orang tuanya, Bima pastinya tidak akan terima. Karena sejatinya, orang tuanya berharga dari dirinya. Dan akan selalu ia lindungi serta sayangi meskipun banyak orang yang merendahkan ke dua orang tuanya.
Ke dua orang tuanya sangat berharga.
Meskipun bukan orang tua kandungnya. ia tidak akan pernah melupakan jasa dan juga kasih sayang orang tua asuhnya. Dirinya akan tetap menganggap mereka orang tua kandungnya. Dan akan tetap menjadi putra kesayangannya, putra pelindungnya dan putra yang berbakti padanya.
Tanpa ke dua orang tua asuhnya, Bima tidak akan hidup sampai sekarang. Tidak akan merasakan kasih sayang orang tua, dan juga tidak akan merasakan pahit kerasnya kehidupan sebagai orang miskin. Dan kaya, saat semua orang menjilat ludah mendekatinya untuk menjadi teman atau sekedar urusan kerja sama perusahaan.
Status dan kedudukan akan lebih di pandang tinggi serta di sanjung semua orang yang hanya ingin mencari muka dengannya. Dan status orang miskin akan di pandamg rendah serta di caci maki semua orang kaya.
Menyedihkan.
Pagi ini Bima sedang berada di rumah, banyak para awak media sedang berkumpul di depan kantornya hanya untuk mencari berita kebenaran. Kala semalam tak sengaja satu wartawan ada dalam pesta undangan dan merekam kejadian terakhir yang sangat mendebarkan, tentang kebenaran siapa Bima sesungguhnya.
Wartawan itu sangat beruntung karna mendapatkan kesempatan bertemu dengan Tuan Alfrado yang ternyata selama ini adalah Bima. Yang di anggap para awak media adalah tangan kanan Alfado.
__ADS_1
Tuan Alfrado yang di anggap sangat kejam dalam berbisnis dan berhati baik pada kalangan miskin. Karena dia orang yang dermawan suka membantu dan suka menolong pada malangan bawah yang membutuhkan.
Vidio, Saat Asistennya berucap pada semua orang jika Bima adalah Tuan Alfrado dengan dia yang memeluk Lisa dan dengan lantang mengucapkan jika Lisa adalah wanitanya.
Sayang seribu sayang, wartawan itu tidak bisa melihat wajah Lisa karena wanita itu seperti di sembunyikan wajahnya oleh Bima dalam pelukannya.
" Maafkan saya Tuan, sa-,"
" Tidak papa Lukas." Potong Bima, tidak sepenuhnya itu kesalahan Asistennya. Dan kelengahan itu juga tidak di sengaja. dirinya dan Asistennya mana tau ada seorang wartawan yang turut hadir dalam pesta Sanjaya.
" Apa perlu saya hentikan pemberitaannya Tuan?" Ucap Lukas, melihat Tuannya masih menatap layar laptop di atas meja kerjanya, mengamati pemberitaan serta vidio tentang dirinya dan juga wanita yang di peluknya.
Ada rasa syukur, wajah Lisa tidak terlihat oleh kamera. Jika wajah Lisa terlihat, sudah di pastikan semua wartawan mencari tau tentang siapa sosok wanita di dalam pelukannya.
" Temui para wartawan, bilang kebenaran tentang saya." Perintah Bima. " Dan pastikan jangan ada yang membahas keluarga saya dan juga Lisa." Imbuhnya lagi, membuat Lukas mengangguk mengerti dan pergi dari hadapan Bima kala Tuannya sudah tidak lagi berbicara padanya.
Rasanya sudah tidak bisa lagi untuk di sembunyikan, semuanya sudah tau dan wartawan pun juga sudah mengambil vidio percakapan Asistennya dan mengunggahnya ke internet.
Dan kini hari-harinya akan di penuhi oleh orang-orang bermuka dua, serta kemunafikan dalam berbisnis
****
" Mbak!!" Teriak Riski, masuk ke dalam kamar Lisa tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.
Dan dirinya sangat menikmati ciuman Bima, terbuai serta membalas ciuman pria yang sama-sama sudah dewasa dan saling menginginkan.
Sangat nikmat, ciuman dengan saling cinta.
" Mbak!! Ayo bangun mbak!! Gempar ini gempar!!" Seru Riski, menarik narik selimut Lisa dari bawah, dengan Lisa yang mencengkram kuat selimutnya, mempertahankannya agar tidak terlepas dari tubuhnya.
" Aku masih ngantuk Riski Marzuki!!" Seru Lisa, sebal dengan memanggil nama lengkap Riski adik angkatnya.
" Tapi ini gawat mbak!!"
" Mbak Lisa!!" Teriak Santi, masuk ke dalam kamar Lisa dengan berlari.
"Astaga!! Apa lagi ini!!" Gumam Lisa, mendengar teriakan Santi.
"Astaga mbak!!" Heboh Santi.
" Gak mau bangun mbak Lisa, mbak!!" Kata Riski.
__ADS_1
" Bangun mbak! Ini heboh ini, heboh!!" Ujar Santi. " Ini tentang pak Bima!!"
" Bima!" Gumam Lisa, membuka mata, membuka selimut dan duduk di hadapan dua manusia yang mengganggu tidurnya.
" Lihat ini!!" Riski memperlihatkan vidio Bima di dalam ponselnya. dan di rampas Lisa untuk melihat lebih jelas.
Vidio memperlihatkan Bima di acara pesta semalam dengan dia memeluk dirinya. Dan mendengarkan keterangan dari host dan juga membaca semua komentar dari para nitizen.
Tuan Alfrado adalah Tuan Bima. Yang menyembunyikan identitas aslinya dan menyamar sebagai tangan kanan Tuan Alfrado. Tuan yang terkenal kejam oleh para pebisnis dan terkenal berhati mulia pada pada orang miskin.
" Tuan Alfrado Bima?" Lirih Lisa, dirinya tidak mengenal dengan Tuan Alfrado. Tapi semua orang mengenalnya dan membuat berita yang sangat menggemparkan. Bisa di artikan jika Alfrado bukan orang sembarangan.
Ternyata Tuan Alfrado adalah Tuan Bima?
Tuan Alfrado sangat tampan dan baik.
Saya tidak menyangka Tuan Alfrado adalah Tuan Bima. Tuan Bima sangat baik, saya tidak sengaja bertemu dengannya saat memberi uang pada pengemis.
Tapi kenapa Tuan Bima menyembunyikan identitasnya!
Dan Wanita yang ada di pelukan Tuan Bima siapa?
Beruntung banget, jika wanita itu kekasih Tuan Bima.!
Membaca satu persatu komentar dari para nitizen yang mengagumi Bima dan melihat wajah Tuan Alfrado yang sesungguhnya.
" Apa dia sangat terkenal?" Gumam Lisa.
" kelihatannya mbak!" Timpal Riski.
" Pastinya terkenal, buktinya saja masuk ke dalam berita." imbuh Santi dan di anggukkan Riski.
Antara percaya atau tidak, kini dirinya berpacaran dengan pria kaya dan di idolakan oleh semua orang tentang kebaikannya. Dan di takuti oleh kalangan pebisnis karna kekejamannya.
" Hah! Sayangku." Gumam Lisa, tersenyum sendiri menatap foto dirinya di peluk Bima.
.
.
.
__ADS_1
.
🍃🍃🍃🍃