Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Ingin memakanmu


__ADS_3

Crystal menatap wajah adiknya yang baru memasuki rumah dengan kening yang berkerut, pasalnya wajah Safira terlihat sembab, kedua matanya bengkak seperti habis menangis.


"Fir," panggil Crystal, akan tetapi Safira terus berjalan melewati ruang keluarga dan tidak memperdulikan panggilan sang kakak.


"Sayang, Safira kenapa?" Crystal bertanya kepada Ryan yang sedang memeluknya posesif sambil mengelus perut buncitnya.


"Tidak tahu!" jawab Ryan, cuek dan datar.


"Ish! Minggir dulu! Lihat adikku sepertinya sedang bersedih," kesal Crystal, seraya melepaskan tangan Suaminya.


"Mau kemana? Diam di sini dan biarkan Safira sendiri dulu," tegas Ryan.


"Tapiβ€”"


"Dia habis bertemu Jeff, sepertinya," potong Ryan, dengan ada yang berbisik karena ia tidak ingin jika orang lain mendengarnya.


"OH! Benarkah?" Crystal langsung membekap mulutnya. Ryan mengangguk sebagai jawaban.


Crystal mengurungkan niatnya untuk beranjak, dan ia menarik tangan suaminya lagi agar memeluknya posesif.


"Ck! Aku gerah kalau memelukmu!" tolak Ryan. Ia merasa enggan jika harus memamerkan kemesraannya di depan orang banyak.


"Ya sudah, nanti malam tidak dapat jatah nyemprotin kepala dede!" sahut Crystal, menatap sebal suaminya dengan kesal.

__ADS_1


"Hih!" Ryan berdecak kesal, karena istrinya itu terus memaksanya untuk bersikap mesra. Kemudian ia memeluk istrinya dengan posesif lagi, dari pada dirinya tidak mendapatkan jatah menyemprot kepala dede bayi agar rambut dede bayi tumbuh subur.


Crystal tersenyum penuh kemenangan lalu, mengecup pipi suaminya dengan mesra.


"Love you, Papa," ucap Crystal, tersenyum bahagia.


"Hem," jawab Ryan hanya berdehem saja.


"Ck! Dasar kanebo kering!" umpat Crystal, dan Ryan hanya tersenyum tipis sambil mengeratkan pelukannya.


*


*


*


Para pelayan yang melintasi ruang keluarga, hanya terkikik geli karena melihat tingkah manja Nona mudanya yang sangat berlebihan kepada Ryan.


"Tanyakan saja!" jawab Ryan datar, tangannya yang tadi mengelus perut istrinya, perlahan merambat naik ke dada Crystal dan sedikit merematnya.


"Ryan!" kesal Crystal, sambil menepis tangan nakal itu.


"Hanya sedikit merematnya! Aku gemas sekali, karena dua benda kesukaanku ini semakin besar," ucap Ryan, membuat Crystal memutar kedua bola matanya dengan malas.

__ADS_1


"Jelas semakin besar karena setiap malam kamu mengadonnya hingga kalis," jawab Crystal asal, membuat Ryan melotot sempurna.


"He he hee, aku hanya ingin bertanya. Kenapa Jeff dapat keringanan hukuman, sedangkan Kendro tidak?" tanya Crystal.


Ryan yang mendengar pertanyaan istrinya, langsung menegakkan punggungnya dan menatap istrinya dengan serius.


"Kasus mereka sudah di selidik oleh pihak bersangkutan. Yang pertama Kendro, dia memang terbukti bandar dan jaringannya juga sudah di tangkap, jadi segala bukti itu yang memberatkan hukuman Kendro. Sedangkan untuk Jeff, dia tidak terbukti jika bandar, dia hanya perantara yang mengatas namakan bandar. Jadi, di sini Jeff hanya di manfaatkan bossnya untuk menutupi kejahatannya sendiri." jelas Ryan, dan Crystal menganggukkan kepalanya mengerti.


"Sebenarnya aku lebih kasihan ke Jeff, karena dia sudah di manfaatkan habis-habissan oleh Bossnya. Karena dendam yang tertanam di dalam hatinya, membuat Jeff tidak memperdulikannya," jelas Ryan lagi.


"Jadi intinya, Jeff hanya di jadikan umpan oleh bosnya?" tanya Crystal dan Ryan menganggukkan kepalanya.


"Aduh, kasihan sekali." gumam Crystal, merasa prihatin dengan kasus Jeff.


"Jadi untuk hubungan kendro dan Jeff?" tanya Crystal, karena menurutnya hubungan Jeff dan Kendro ini masih menjadi misteri.


"Berikan aku kepuasan dulu, setelah itu aku akan menjawab seluruh pertanyaanmu," ucap Ryan, lalu menggendong tubuh istrinya.


"Ya!! Ryan!" pekik Crystal terkejut, lalu melingkarkan kedua tangannya di leher yang kokoh itu.


"Aku lapar ingin memakanmu! Menjawab seluruh pertanyaanmu juga butuh tenaga, bukan?" bisik Ryan, sensual. Kemudian membawa istrinya menuju kamarnya.


"Ish, modusss!"

__ADS_1


Jangan lupa dukung karya Emak ya, 😘😘😘


__ADS_2