
Crystal terus mendesaah di bawah kungkungan suaminya, saat merasakan hujaman lembut yang terus di berikan Ryan, di bawah sana.
"Ouh, sayang!" Crystal memekik ketika Ryan menggigit pucuk buah pirnya dengan gemas, menyisakan rasa perih dan kebas.
"Kamu sangat nikmat. Ugh .... Sial!" umpat Ryan, mengeraskan rahangnya, saat tombak saktinya semakin terasa di urut di bawah sana.
Ryan memejamkan mata dan sedikit mendongak, merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa hingga menembus ke ulu hatinya.
Sungguh sangat nikmat!
Membuat dirinya tidak tahan lagi untuk menyemburkan susu kental manis kedalam rahim istrinya.
"Ouhh," racau Ryan, sambil ******* bibir istrinya dengan sangat rakus, saat ia mencapai pelepasan. Sedangkan Crystal sudah sangat lemas, letih dan tepar tidak berdaya di bawah kungkungan suaminya.
"I love you," ucap Ryan dengan sangat pelan, lalu mengecupi bibir istrinya berulang kali.
"Mee too," jawab Crystal, tersenyum manis sambil membelai rahang tegas suaminya.
Ryan mengangkat badannya yang sebelumnya menindih tubuh Crystal, kemudian ia menggulingkan badannya ke samping istrinya.
__ADS_1
"Bagaimana, apa kamu lelah?" tanya Ryan lembut, lalu mengusap punggung yang berpeluh itu, sambil mengecup kening Crystal berulang kali.
"Tentu saja aku lelah! Kamu itu seperti badak!" jawab Crystal ketus, lalu menelusupkan wajahnya ke dada bidang itu untuk mencari kenyamanan di sana.
Tubuh Crystal benar-benar sangat lelah, bagaimana tidak? Jika suaminya itu selalu menggempurnya dalam waktu yang cukup lama, hampir satu jam mereka bercinta.
Sungguh percintaan yang sangat gila dan panas! Akan tetapi Crystal sangat menyukainya, bahkan ia sudah kecanduan.
Ryan menyunggingkan senyumannya, lalu tangannya mengusap perut istrinya yang masih rata. "Apa baby baik-baik saja?" tanya Ryan lagi.
"Anak kita baik dan sangat bahagia karena Papanya menjenguknya setiap malam," jawab Crystal, membuat Ryan tergelak.
"Itu sih, mau kamu." Ryan mencubit hidung mancung istrinya dengan sangat gemas.
"Kamu juga suka, kan?" tanya Crystal, sambil membelai tombak sakti yang sudah mengkerut seperti terong rebus.😆
"Tentu saja sangat suka, apa lagi milikmu ini sangat legit dan menggigit," jawab Ryan, dan kini giliran tangannya yang bermain di lembah istrinya.
"Sayang!! Aku sudah sangat lelah," rengek Crystal, ketika tangan suaminya mengobok-obok miliknya, membuat gairahnya bangkit kembali.
__ADS_1
"Kamu cukup membuka kakimu dengan lebar saja! Biar aku yang bekerja, nikmatilah karena aku akan melakukannya dengan sangat lembut," ucap Ryan, yang sudah memposisikan dirinya.
Dan percintaan ronde kedua pun terjadi. Ryan, terus menengguk madu kenikmatan dari tubuh istrinya tanpa rasa lelah sama sekali, dan ia melakukannya dengan sangat hati-hati, mengingat di dalam perut istrinya ada calon buah hatinya.
Suara desahaan terus terdengar bersahutan memenuhi kamar mewah tersebut, hingga keduanya itu mencapai puncak bersama untuk kedua kalinya.
"Cepat minggir dari atas tubuhku! Aku sangat lelah" rengek Crystal, sembari mendorong tubuh suamiya dengan kuat.
"Baiklah, terimakasih untuk malam ini," ucap Ryan, lalu mencabut penyatuannya, dan merebahkan tubuhnya di samping Crystal.
"Kamu tidak mandi?" tanya Crystal, menatap suaminya sambil bergidik ngeri.
"Malas!" jawab Ryan, sambil memejamkan matanya . "Lagian tidak mandi pun, kamu terus menempel kepadaku," jawab Ryan, sedikit membuka matanya dan melirik istrinya yang terlihat salah tingkah.
"Ish!" Crystal hanya mencebikkan bibirnya kesal, karena yang di katakan suaminya itu memang benar adanya.
Abang Ryan, nggak ada puasnya ya🔥🔥
Jangan lupa dukung karya Emak ya, dengan cara like, komenter, vote dan kasih gift❤❤❤😘
__ADS_1
Bonus Visual🔥🔥