Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Gangguan!


__ADS_3

Dada Ryan yang tadinya terasa sesak kini menjadi lega, setelah mengungkapkan sebuah kenyataan kepada Crystal.


"Tapi, tetap saja kamu mencelakakan aku," ucap Crystal merasa sedih. Sedih karena suaminya setega itu kepadanya.


"Ya maaf. Tapi, hanya dengan cara inilah kami bisa menjebak dan menangkap Jeff sang Bos besar obat-obatan terlarang dan juga orang yang ingin mencelakaimu," jelas Ryan, lalu menarik Crystal dalam dekapan hangatnya.


"Caramu sangat ekstrim Pak! Tapi, terima kasih sudah menyelamatkan nyawaku," ucap Crystal, membalas pelukan suaminya. "Tapi, yang di katakan oleh Jeff itu apa benar? Jika dulu ia di buang oleh Papi?" tanya Crystal, mengurai pelukkannya dan menatap suaminya dengan sendu.


"Aku tidak berhak menjelaskannya, lebih baik kamu bicarakan langsung dan baik-baik dengan beliau," ucap Ryan, dengan bijak.


Crystal dengan berat hati mengangguk pelan, lalu beranjak dari duduknya. "Mau kemana?" tanya Ryan, dengan cepat menarik tangan Crystal hingga istrinya itu jatuh di pangkuannya dengan posisi menyamping.


"Menemui Papi," ucap Crystal, ingin melepaskan pelukan Ryan, namun pria itu mencegahnya.


"Cium aku dulu," pinta Ryan, memajukan wajahnya.


"Ish! nggak mau!" Crystal mendorong ke dua bahu suaminya itu.


"Aku juga tidak mau melepaskanmu!" Ryan semakin mengeratkan pelukannya, bahkan kini ia membenamkan wajahnya di dada istrinya.

__ADS_1


"Ryan!" rengek Crystal, menarik rambut suaminya dengan kuat, agar suaminya itu menjauh dari dadanya. Apalagi, saat ini Ryan sudah mengendusi dadanya, membuat tubuh Crystal semakin meremang.


Tangan Ryan pun sudah ikut andil untuk meremat dua buah pir itu dengan lembut, membuat pemiliknya melenguh.


Ryan tersenyum penuh kemenangan lalu dengan cepat ia merebahkan istrinya diatas ranjang dengan perlahan.


"Ah ..." desahh Crystal, ketika Ryan menciumi perutnya dan ciuman itu semakin turun dan berhenti tepat di area lembahnya yang masih berbalut kain.


Jika sudah di perlakukan seperti itu, Crystal hanya bisa pasrah dan membuka kakinya dengan lebar untuk suaminya.


Siapa yang tidak ingin kenikmatan surga dunia? Munafik! Jika ada yang bilang tidak menginginkannya!


Pakaiannya satu persatu di lepas oleh suaminya hingga dirinya polos tanpa sehelai benang. Begitu juga Ryan melepaskan seluruh pakaiannya. Dan tombak sakti itu sudah berdiri dengan sangat gagah dan bersiap meluncur kearah lembahnya.


"Baik, anak kita baik-baik saja, ahh sayang," racau Crystal, ketika ciuman Ryan sampai di pintu lembahnya.


"Aku sangat merindukannya, bolehkan jika aku menjenguknya?" tanya Ryan, sembari menyibakkan lembah yang merekah itu dengan kedua jarinya.


"Sangat indah," gumam Ryan, saat melihat lembah berwarna pink kemerahan itu, kemudian ia menjulurkan lidahnya untuk menghisap madu yang ada di sela lembah itu.

__ADS_1


"Yeah," racau Crystal, seraya menggigit bibir bawahnya saat merasakan kenikmatan di bawah sana. Crystal melenguh, sambil meremat rambut suaminya dan menekan kepala suaminya yang ada di sela pahanya.


"Sayang, I'm coming," racau Crystal, saat ia akan mencapai pelepasan pertamanya. Ryan segera menjauhkan wajahnya, namun jarinya masih masih bermain di lembah itu.


Ryan merangkak naik dan mensejajarkan wajahnya dengan wajah istrinya. "I love you," bisik Ryan, terdengar sangat lembut, kemudian ia mencium dan mencumbu istrinya dengan sangat rakus, dan salah satu tangannya menuntun sang tombak sakti menuju lembahnya yang sudah sangat licin.


Ryan menghentakkan pinggulnya dengan lembut, agar istrinya tidak merasa kesakitan. "Ah, Ryan .... I love you, so much," racau Crystal, ketika tombak sakti itu sudah terbenam setengahnya.


Tok


Tok


Tok


"Crystal!! Ryan! Keluar kalian!' seru Oma Airin, menggedor pintu kamar tersebut.


"Sial!" umpat Ryan.


Jadi emak perjelas lagi, kalau motif Ryan mengumpankan Crystal itu untuk menangkap Jeff.

__ADS_1


Emak merasa sedih ya. Mohon maaf sebelumnya jika tidak menyukai karya emak yang satu ini, aku tidak memaksa๐Ÿ™


Makasih semuanya,, terimakasih sudah dukung karya emak, love you all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2