
Crystal menggeliat dalam tidurnya, ia merasakan tubuhnya sangat lelah akibat percintaan panas mereka tadi malam.
Seperti biasa, Ia tidur dalam dalam dekapan hangat suaminya.
Crystal tersenyum saat ia membuka matanya, yang pertama kali ia lihat adalah wajah suaminya yang masih terlelap.
Terlihat sangat tampan dan damai.
Erghhh, bulunya,, hemmmm🤤
Kenapa dia sangat tampan sekali? Gaga perkasa, Hot, long time dan juga miliknya sangat besar. Ah, dia adalah pria yang sangat sempurna. Batin Crystal, memuja suaminya.
Tuk
Tuk
Tuk
Crystal memukul kepalanya sendiri berulangkali, karena pagi-pagi dirinya sudah berpikiran mesum.
Dasar otak, OMES!
"Lebih baik aku mandi, melihatnya tidur seperti itu saja sudah membuat selang*kanganku basah," gumam Crystal, ingin beranjak menuju kamar mandi namun tangannya di tarik lebih dulu oleh suaminya.
"Sayang!" pekik Crystal sangat terkejut.
"Mau kemana?" tanya Ryan, lalu menarik Crystal kedalam dekapan hangatnya lagi.
"Mau mandi," rengek Crystal manja, sambil mengendusi dada bidang suaminya.
__ADS_1
"Nanti saja, temani aku tidur lagi. Aku sangat lelah." Ryan, mengeratkan pelukannya. Dan mau tidak mau Crystal akhirnya mengikuti kemauan suaminya.
"Sayang, kamu tadi malam dari mana?" tanya Crystal, mendongak dan mengecup dagu Ryan dengan lembut.
Ryan membuka matanya, lalu menundukan kepalanya.
Cup
Ryan mengecup bibir istrinya sekilas. "Ada pekerjaan mendesak, maaf karena telah membuatmu menunggu lama." Ryan memejamkan matanya lagi.
"Benarkah? Tapi bukakah kamu ijin sehari?" tanya Crystal, sembari memainkan bulu-bulu kasar yang tumbuh di area dada suaminya.
Ryan membuka matanya lagi, kemudian ia merubah posisi tidurnya menjadi terlentang, sambil mendudukan istrinya diatas perutnya.
"Sudah aku bilang bukan, jika kamu harus mengerti pekerjaanku," jelas Ryan dengan lembut.
Crystal menatap sebal suaminya. "Bukannya aku tidak mengerti posisimu, akan tetapi harusnya kamu bilang jika ada pekerjaan mendesak." Crystal berdecak kesal, lantaran suaminya selalu meminta untuk di mengerti, namun tidak bisa mengerti dirinya.
Ryan menghembuskan nafanya dengan kasar, lalu ia mendudukan diri, otomatis posisi Crystal menjadi duduk di pangkuannya.
"Iya, maaf. Lain kali aku akan laporan kepadamu Ibu Jendral!" ucap Ryan tegas, memberikan hormat kepada istrinya.
"Ih, apaan sih!" pura-pura kesal untuk menutupi rasa malunya.
Cup
Ryan tersenyum, lalu ia menarik tengkuk istrinya dan mengecup bibir istrinya dan sedikit melumaatnya dengan lembut.
Crystal tersenyum di sela ciumannya itu, kemudian ia membalas setiap lumataan yang di berikan suaminya.
__ADS_1
"Euhmm." Crystal memekik enak, ketika tangan suaminya meremat buah pirnya, lalu menghisap sari buahnya.
"Sayang, sudah. Tidak boleh lagi, kamu harus bisa menahannya demi kecambahmu." Crystal mendorong kepala suaminya agar menjauh dari dadanya.
"Aku tahu! Aku hanya ingin menyedot sari buahnya, sebelum di sita oleh anakku nanti," jawab Ryan, melanjutkan aksinya lagi.
"Ish! Tapi lontong supermu sudah membengkak," celetuk Crystal tidak berfilter. Ia merasakan sesuatu yang menonjol di bawah bokongnya.
Pluk
Ryan langsung melepaskan buah ceri itu dari mulutnya. "Kamu merusak kesenanganku!" kesal Ryan.
Padahal hari minggu ini ia berniat bermanja dengan istrinya. Namun moodnya berantakan ketika mendengar ucapan istrinya yang tidak berfilter.
Lontong? Hais, yang benar saja. Kesal Ryan dalam hati.
"Ish, sensitif banget sih?" Crystal ingin memeluk suaminya, akan tetapi dirinya sudah di turunkan dari pangkuan Ryan.
"Sayang!" rengek Crystal.
"Diamlah Crys! Aku ingin mandi dan berangkat bekerja saja!" ucap Ryan, berjalan menuju kamar mandi.
"Bukankah hari ini hari minggu?" Crystal mengikuti suaminya, dengan keadaan tubuhnya yang masih polos tanpa sehelai kain.
"Sayang, kamu tidak boleh berangkat bekerja!" rengek Crystal, masuk kekamar mandi, lalu ikut bergabung di bawah guyuran shower bersama suaminya.
"Tidak mau, aku akan tetap bekerja!"
"Yakin mau kerja?" Crystal, meraih suatu benda yang panjang dan kenyal milik suaminya.
"Sayang, jangan menggodaku!" desis Ryan, mendongak seraya memejamkan matanya.
__ADS_1
Masih panass🥵
Jangan lupa like, vote Komentar dan kasih Gift semampu kalain aja.. 🥰