
"Jauhi Jeff mulai dari sekarang dan Papi akan membantunya agar dia tidak di hukum mati, dan juga mengurangi masa tahanannya," pinta Devan, dengan berat hati.
DEG
Jantung Safira berdetak sangat cepat ketika mendengar permintaan Ayahnya. Tenggorokannya tercekat bahkan untuk menelan ludah pun sangat kesulitan dan tubuhnya menegang seketika.
"Pi, a aku ... ."
"Kenapa? Bukankah kamu sudah berjanji untuk mengabulkan keinginan, Papi?" tanya Devan menuntut, membuat Safira di ambang kebingungan.
Air mata Safira luruh tanpa di minta, hati dan pikirannya berkecamuk dan bercabang di antara dua pilihan.
"Sebagai anak yang berbakti, seharusnya kamu bisa memenuhi keinginan Papi, bukan?" tanya Devan lagi.
Devan menatap wajah Safira yang terlihat sangat sedih dan juga kecewa kepadanya.
Sebagai orang tua terkadang harus bersikap egois demi kebaikan anaknya sendiri. Devan tahu jika dirinya salah, akan tetapi dia ingin yang terbaik untuk putrinya.
Safira sangat bingung harus bagaimana, dia sangat mencintai Jeff dan ingin memperjuangkan cintanya, namun sisi lain dia lebih mencintai Ayahnya dan juga menghargai Ayahnya. Ayah yang selama ini merawatnya dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang dan cinta.
"Aku akan memenuhi keinginan, Papi," ucap Safira bergetar menahan tangisnya.
Devan terdiam ketika mendengar jawaban putrinya, namun hanya sesaat. Bibirnya tersenyum tipis, kemudian ia memeluk putrinya, sebagai tanda terima kasih dan juga permintaan maaf.
__ADS_1
"Terima kasih, Nak," ucap Devan, lalu memeluk putrinya dengan sangat erat.
Safira membenamkan wajahnya di dada bidang Ayahnya, ia terisak lirih menumpahkan segala rasa sesak yang ada di dalam dadanya.
Jeff, maafkan aku. Batin Safira terasa perih, sakit, dan bercampur menjadi satu.
"Dalam cinta, ada masanya untuk berharap, dan ada waktu untuk berhenti. Ada saat untuk memperjuangkan, namun ada juga untuk mengiklaskan," ucap Devan, seraya mengelus punggung putrinya yang terasa bergetar hebat.
Devan pun merasakan kesakitan, yang di rasakan putrinya.
Kenapa harus sesakit ini?
Bahkan rasa sayang dan cinta ini tetap akan kuat, walau dikikis, disayat dan dilenyapkan. Ia akan tetap ada di dalam hatiku. Batin Safira.
*
*
"Aku memikirkan Safira," lirih Crystal, seraya mengusap sudut matanya yang berair.
Ryan semakin mengeratkan pelukannya, dan mengecup tengkuk istrinya dengan mesra. "Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja." Ryan menenangkan istrinya.
Crystal nampak menghembuskan nafas dengan kasar, kemudian ia membalikkan badan dan menatap suaminya dengan sendu.
__ADS_1
"Bagaimana bisa kamu berkata semua akan baik-baik saja? Jika kenyataannya sudah seperti ini? Kamu ikut andil dalam masalah ini!"
Ryan menipiskan bibirnya, lalu tangannya terangkat untuk mengusap lembut pipi istrinya. "Sejujurnya, aku juga merasa iba dengan mereka berdua. Saling mencintai tapi tidak bisa saling memiliki dan bersama."
"Apa tidak ada jalan lain untuk menyatukan mereka berdua?" tanya Crystal, mulai merayu, meraba dan menyentuh setiap inci tubuh suaminya.
Ryan memejamkan matanya, bibirnya mendesis nikmat ketika tangan istrinya masuk kedalam boxernya.
"Jawab!" tegas Crystal, lalu menarik tangannya dari dalam boxer itu, namun gerakan tangannya di cegah oleh Ryan.
"Ada, tapi ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama," jawab Ryan. Tangannya sambil mengusap paha istrinya dengan penuh gairah.
"Jika begitu lakukan yang terbaik untuk semua," ucap Crystal, lalu naik ke atas tubuh suaminya.
"Aku akan memberikanmu Servis yang memuaskan, jika kamu dapat mengabulkan ke inginanku," desis Crystal terdengar sangat sensual di indra pendengaran Ryan.
"Hukum tetaplah hukum, sayang. Tapi, ada satu cara untuk melepaskan dia dari jerat hukuman mati atau hukuman seumur hidup," balas Ryan, sambil melepaskan lingerie berwarna merah yang melekat di tubuh istrinya.
"Katakan cara bagaimana yang harus di lakukan?" tanya Crystal, menggerakkan bokongnya di tepat di atas tombak sakti yang sudah mengeras, membuat Ryan mengumpat dan mengerang.
"Sial! Puaskan aku dulu!!" Ryan segera menggulingkan tubuh istrinya dan langsung menindih tubuh Crystal yang semakin seksih itu.
Seperti biasa kasih dukungan buat author dengan cara tekan Favorite, like, vote, komentar dan kasih Gift seiklas kalian❤❤❤
__ADS_1