
Srakk
Dengan tidak sabaran Ryan mengoyakan lingerie tersebut dengan satu kali tarikan.
"Ryan, kenapa kamu merobeknya?" protes Crystal, kedua tangannya menutupi buah pir dan sarang semut yang sudah tidak tertutup kain.
"Karena baju ini hanya untuk sekali pakai saja," jawab Ryan, nafasnya memburu. Ia menatap tubuh polos istrinya dengan tatapan kelaparan.
Rasa lelah yang mendera tubuhnya kini sirna sudah dan tergantikan dengan rasa lapar dan dahaga yang melebur menjadi satu. ia sudah tidak sabar untuk mencicipi madu kenimatannya yang ada di tubuh istrinya itu.
Dan kini Crystal tahu, kenapa suaminya memborong banyak lingerie untuknya.
Ah, harganya padahal lumayan mahal. Gerutu Crsytal dalam hati, menatap lingerienya yang sudah teronggok di samping dengan kondisi yang mengenaskan.
"Singkirkan tanganmu, Sayang," titah Ryan dengan suara beratnya, gairahnya sudah berada di pucuk kepalanya.
"Kamu tidak memakai Kondominium loh. Kata dokter tidak boleh di buang di dalam," ucap Crystal polos, sembari menyingkirkan kedua tangannya.
Ryan tersenyum lalu menundukan kepalanya dan langsung melumaat bibir istrinya itu dengan sangat rakus.
"Eumm, Ryan," desaah Crystal, ketika jari tangan Ryan membelai lembahnya dengan sangat lembut. Ciuman Ryan turun keleher jenjang istrinya dan semakin turun lagi, berhenti tepat di buah Pir yang sangat segar dan menggoda.
__ADS_1
Hap
Ryan memasukan buah ceri yang ada di pucuk buah pir itu kedalam mulutnya.
Crystal membusungkan dadanya dan menekan kepala Ryan agar lebih dalam lagi menghisap buah cerinya.
"Ugh, sayang. Jangan begini," rengek Crystal, terdengar seperti desahaan.
"Kamu panggil apa tadi?" tanya Ryan, menghentikan aktifitasnya, kemudian ia mengungkung lagi tubuh istrinya.
"Sayang," jawab Crystal, menggigit bibir bawahnya, menggoda suaminya.
"Panggil seperti itu setiap hari," titah Ryan, tidak ingin dibantah, kemudian ia mencium bibir istrinya lagi dan salah satu tangannya menuntun Tombak sakti super jumbo itu kedalam lembahnya yang sudah sangat basah.
Ia masih saja merasa sakit, jika suaminya ingin memasukinya. "Sayang, sakit," rengek Crystal.
Cup
Ryan mengecupi seluruh wajah istrinya. "Milikmu sangat sempit, jadi kamu masih kesakitan seperti ini," ucap Ryan, sembari menghujamkan tombaknya dengan pelan dan sangat hati-hati kedalam sana.
Ryan sebenarnya juga merasakan sakit di ujung kepala tombaknya, namun ia menahannya.
__ADS_1
"Milikmu yang sangat besar, ahhhh," ucap Crystal, di iringi dengan desahaan bersamaan dengan tombak sakti berhasil masuk kedalam intinya.
"Crys, aku mencintaimu," ucap Ryan lembut, menatap sayu istrinya dan ia mulai menggerakan pinggulnya dengan pelan.
Cup
Crystal, menarik tengkuk suaminya dan mencium bibir suaminya dengan sangat lembut. "Aku juga mencintaimu," balas Crystal, ketika ciuman itu terlepas.
Crystal memejamkan matanya dan meremat kedua bahu suaminya, saat ia merasakan hujaman yang begitu pelan dan sangat lembut. Ini pertama kalinya Ryan memperlakukannya dengan sangat lembut saat bercinta. Rasanya sangat nikmat. Kenikmatan itu menjalar menembus ke ulu hatinya, membuat Crystal tidak berhenti mendesaah dan melenguh nikmat.
Ryan buka tipe pria yang bisa bermain dengan lembut saat bercinta, mengingat di dalam perut istrinya ada calon buah hatinya, ia berusaha untuk mengontrol diri agar tidak kasar.
"Sayang," racau Ryan, memejamkan matanya sejenak, lalu ia menundukan kepalanya dan melahap buah ceri berwarna pink itu dengan sangat lembut.
Malam semakin larut, dessahan dan rintihan itu terus terdengar memenuhi kamar mewah tersebut. Ryan terus memberikan kenikmatan untuk istrinya yang ada di bawah kungkungannya. Rasa cinta dan kasih sayangnya, ia curahkan semua kepada Crystal saat diatas rajang panas, tempat mereka beradu kehangatan dan kenikmatan.
Hott jeletott kalau masih kurang hot bacanya sambil makan bakso mercon atau duduk diatas kompor, auto hot jeletot level 20. 🥵
Kasih like!
Vote!
__ADS_1
Komentar!
dan kasih Gift, semampunya aja🥰🥰