
Sementara itu lokasi lainnya, tepatnya di salah satu kamar mewah yang ada di kediaman Fadaei, seorang wanita cantik tergolek lemas diatas tempat tidur yang berukuran king size dengan keadaan yang masih polos, hanya selimut tebal yang menutupi tubuhnya moleknya itu.
Sedangkan Sang Pria baru keluar dari kamar mandi, hanya menggunakan boxer yang menutupi senjata keramatnya yang sudah bobok ganteng, karena sudah mabok setelah memuntahkan cairan susu kental manisnya ke dalam lembah sang istri. Pria itu berjalan mendekati ranjang, di mana istrinya masih tergolek lemas disana, sambil mengusak rambutnya yang masih basah itu dengan handuk kecil.
"Sayang?" panggil Ryan, sembari menusuk-nusuk pipi istrinya dengan lembut.
"Diamlah Ryan! Jangan meminta lagi, tubuh dan kakiku sudah sangat lemas," rengek Crystal, sembari menepis tangan suaminya dengan kasar.
Bagaimana tidak lemas? Jika suaminya itu menggempurnnya selama dua jam, dirinya saja mencapai pelepasan hingga 5 kali, sedangkan suaminya itu hanya satu kali. Entah dari mana kekuatan suaminya itu berasal, sangat kuat dan long time, hingga membuat Crystal lemas tidak berdaya.
Ryan menyunggingkan senyumannya, lalu ia merebahkan dirinya di samping Crystal. di tariknya tubuh lemas itu kedalam dekapan hangatnya.
"Teruslah puji ketampanan pria di luar sana, dan senang hati, aku akan terus menghukummu," bisik Ryan sangat lembut, namun terdengar sangat mengerikan di indra pendengaran Crystal.
Dengan cepat Crystal menjauhkan dirinya dari dekapan Ryan, hingga ke duanya itu mempunyai jarak namun tidak terlalu jauh.
"Itu sih, maumu!" sungut Crystal, sembari memutar kedua matanya dengan malas.
__ADS_1
"Juga mau mu! Karena sejak tadi kamu terus mendesaah ke enakan," jawab Ryan, terkekeh geli, sembari mengusap wajah istrinya dengan lembut dan menatap istrinya dengan penuh cinta.
Wajah Crystal langsung bersemu merah, ketika mengingat percintaanya yang baru selesai beberapa menit yang lalu.
Ah, sayang! Fasterr please, ahh ohh yeahhh. Desaah Crystal, saat ia di bawah kungkungan suaminya, beberapa menit yang lalu.
Mengingat hal itu, wajah Crystal semakin memerah kemudian ia menangkup wajahnya sendiri dengan kedua telapak tangannya dan tersenyum malu.
Kenapa mulut ini tidak pernah bisa diam, ketika di bawah kungkungannya? Batin Crystal.
Terlalu nikmat ya, Crys? Sampe merem melek dan terus mendesaah. π
"Kenapa kamu sangat menggemaskan begini, sih?" tanya Ryan, lalu mengecup kening istrinya dengan sangat mesra,
"Dan kenapa kamu romatisnya kalau di atas ranjang saja?" Bukannya menjawab, Crystal malah balik bertanya kepada suaminya, membuat Ryan mendesah kesal. Lalu, ia merubah posisi tidurnya menjadi terlentang sembari menarik Crystal menjadi tengkurap di atas tubuhnya.
"Aku tidak suka mengumbar keromantisanku di muka umum, karena aku hanya akan menunjukan ke romantisanku ini kepada orang yang sangat aku cintai. Bukankah lebih baik begitu?" tanya Ryan, lalu mendudukan dirinya dan otomatis posisi Crystal menjadi duduk di pangkuannya.
__ADS_1
Crystal mengangguk mengerti, dan kini ia mengerti kenapa suaminya itu selalu bersikap dingin kepadanya, jika berada di luar kamar
Ryan menatap tajam istrinya dan tangannya mengusap paha istrinya yang ada di pangkuannya itu dengan sensual. "Aku mencintaimu! Sangat mencintaimu, Crys!" ucap Ryan, penuh dengan penegasan.
Tatapan matamu, Bangππ
"Aku juga sangat mencintaimu, Ryan," jawab Crystal, lalu memajukan badannya, dan mengecup bibir suaminya dengan sangat lembut.
Cup
Ryan, membalas ciuman itu tidak kalah lembut lalu kedua tangannya memeluk tubuh Crystal yang masih polos itu.
Ryan mencurahkan kasih sayang dan cintanya kepada Crystal, lewat ciuman yang sangat lembut itu.
Abang Ryan, bikin Emak meleleh,π₯΅π₯΅π₯΅
__ADS_1
Jangan lupa dukung karya Emak ya, dengan cara like, komentar, vote dan kasih gift seikhlasnya ajaππ