
2 hari kemudian.
Setelah di rawat di rumah sakit selama dua hari, Crystal dan bayinya di ijinkan pulang oleh dokter setelah memastikan keadaan mereka baik-baik saja.
Saat ini Ryan dan Crystal berada di dalam mobil. Keduanya itu duduk di jok belakang, sedangkan Devan duduk di balik kemudi dan Raya duduk di samping suaminya.
Senyum sejak tadi terus membingkai wajah pasangan suami istri itu. Kebahagiaan mereka terlihat sangat jelas karena kehadiran putra pertama mereka.
"Sayang, kenapa wajah putra kita sangat mirip denganmu? Padahal aku yang mengandungnya selama 9 bulan!" ucap Crystal, memanyunkan bibirnya. Sambil memperhatikan wajah tampan putranya yang ada di pangkuannya.
"Itu berarti bibitku memang unggul," jawan Ryan, mengecup pucuk kepala istrinya dengan mesra, kemduian beralih mengecup pipi gembul putranya.
"Sayang!! Lihat jambangmu melukai putra kita!" kesal Crystal, melihat putranya terkejut dan merengek ketika Ryan mencium pipi gembul itu.
"Nanti aku akan mencukurnya," jawab Ryan, lalu mengusak jambangnya ke bahu istrinya membuat Crystal kegelian.
Devan dan Raya saling pandang kemudian keduanya mengulas senyum kebahagiaan bersama, ketika melihat keharmonisan rumah tangga putrinya.
*
*
__ADS_1
Tidak berselang lama mobil yang mereka tumpangi sudah sampai tujuan dengan selamat. Dan mereka keluar dari dalam mobil dan memasuki rumah bersamaan.
Di dalam rumah tersebut seluruh anggota keluarga sudah berkumpul tidak terkecuali Four J yang akan menyambut kedatangan anggota baru mereka yang baru lahir dua hari yang lalu.
"Selamat datang Baby Boy," ucap Mereka kompak, menyambut kedatangan bayi laki-laki yang ada di gendongan Crystal.
"Wah, kalian berkumpul disini untuk menyambut putra kami?" tanya Crystal sangat teharu, karena jarang sekali keluarganya itu berkumpul karena kesibukan mereka masing-masing.
"Tentu saja, sayang," ucap Jeje tersenyum lembut, lalu menuntun cucunya menuju sofa ruang tamu tersebut.
"Ah, ya ampun keponakan aku sangat tampan seperti Papanya," puji Ansel, mendekati Crystal dan lalu mengecup pipi bayi itu.
Semua orang disana memuji ketampanan Baby boy dan Ryan, membuat Xander dan Devan merasa tersisihkan karena memang sudah tua.😆
"Masa iya kalian ini cemburu dengan anak dan menantu kalian? Oh, ya ampun!" cibir Raya, kepada Ayah dan Suaminya.
Xander dan Devan berdecak kesal bersamaan, membuat semua orang disana menggeleng pelan bersamaan.
"Kalian sudah mempunyai nama untuk bayi tampan ini?" tanya Jeje, yang kini memangku cucu pertamanya.
"Aksa Delvin Arion," jawab Ryan, tersenyum tipis sembari menatap putranya yang terlelap di pangkuan Jeje.
__ADS_1
"Nama yang sangat bagus," puji mereka semua.
"Ya, yang artinya adalah anak lelaki yang mempesona, baik dan bersih hatinya," jelas Crystal, tersenyum bahagia.
"Jadi sekarang namamu adalah Aksa Delvin Arion? Jadi panggilanmu adalah baby Aksa," ucap Jeje bahagia, lalu menciumi pipi gembul itu dengan gemas, hingga membuat cucunya itu menangis keras.
"Sayang!!" tegur Xander kepada istrinya.
"Maaf, aku sangat gemas sekali," ucap Jeje, lalu menyerahkan Aksa ke pangkuan Crystal.
"Sepertinya dia haus, Crys," ucap Ryan, ketika melihat putranya menjulurkan lidahnya.
"Iya, sayang," ucap Crystal, lalu membuka kancing dressnya bersiap untuk mengeluarkan botol gantungnya akan tetapi langsung di tahan oleh Ryan.
"Aku tidak rela jika milikmu di lihat oleh orang lain," ucap Ryan, menatap seluruh pria yang ada di ruangan itu.
"Dasar posesif!!" seru Four J bersamaan.
"Terserah!" jawab Ryan datar.
"Astaga!! Kenapa wajahmu mulai datar lagi sih? Pantas saja Crystal menjulukimu kanebo kering!" seru Ansel kepada Ryan.
__ADS_1
Like dan Votenya jangan lupa ya!!! Biar emak semakin semangat😚