
Hari itu Jeff membuktikan ucapannya jika akan mengajak berkencan Safira. Dan di sinilah mereka sekarang berada di sebuah bioskop yang ada di sebuah Mall terbesar di kota tersebut. Tentu saja mereka ke bioskop karena permintaan Safira, dan Jeff hanya mengikutinya saja.
"Kenapa kamu memilih Film bergendre horor?" tanya Jeff, ketika mereka sudah duduk di kursinya, sambil memengang dua gelas soft drink.
"Kenapa, kamu takut ya?" tebak Safira, sembari memasukkan popcorn ke dalam mulutnya. "Tenang saja, walau pun horor tapi ada romantis dan komedinya kok," lanjut Safira.
"Aku yang takut bodoh!" umpat Aries, yang duduk di belakang ke dua pasangan itu. Namun Aries hanya berani mengumpat di dalam hati.
"Astaga!" keluh Aries, ketika lampu bioskop mulai meredup dan layar lebar di depan sana mulai menyala sedangkan suara sound sistem mulai terdengar memekakan telinga, membuat tubuh Aries berkeringat dingin.
"Aku paling benci film horor, Safira kau benar-benar keterlaluan."
Abang Aries sini peluk Emak aja kalau takut.😆
"Aku tidak takut dengan apa pun," jawab Jeff, tersenyum di balik maskernya dan matanya yang tadinya menatap Safira, kini beralih menatap layar lebar yang ada di depan sana, karena filmnya sudah di mulai.
"Benarkah?" bisik Safira di dekat telinga Jeff. Dan Jeff mengangguk sebagai jawaban.
Ke dua pasangan itu terlihat sangat serius menonton film tersebut, akan tetapi tidak untuk Aries yang duduk di belakang mereka, karena sejak tadi Aries terus berteriak saat hantu di film tersebut menampakkan diri.
"Arrgggg!!" Lagi-lagi Aries berteriak, ketika melihat penampakan hantu Poci di film tersebut, sembari memejamkan kedua matanya.
__ADS_1
"Pria yang di belakang sana sepertinya sangat penakut," bisik Jeff, kepada Safira.
Safira menoleh ke belakang dan matanya membola ketika melihat pria yang baru saja berteriak. Ingin rasanya ia meledakkan tawanya, saat melihat wajah Aries pucat pasi.
"Jadi cowok kok penakut keluar sana! Berisik tahu!!" ucap Safira, memberikan kode sekaligus mengolok Aries, agar pria iu keluar dari bioskop tersebut.
"Ck! Dasar menyebalkan!" maki Aries, namun hanya menggerakkan bibirnya saja. Dan Aries tetap berada di posisinya, untuk menjaga Safira.
"Lebih baik, aku menutup kedua mataku saja, lumayan kan jadi tidak terlalu takut," gumam Aries, lagi.
*
*
*
Safira memalingkan wajahnya, sedangkan Jeff melirik Safira, dengan jangkun yang naik turun.
"Fir?" panggil Jeff dengan pelan.
"Heum," jawab Safira, lalu menoleh ke arah Jeff, yang sedang menatapnya.
__ADS_1
Perlahan tangan Jeff meraih salah satu tangan Safira dan menggenggamnya dengan sangat lembut.
"Jeff." Safira menahan dada bidang pria itu, ketika wajah Jeff semakin mendekati wajahnya.
Safira semakin menahan nafasnya dan menelan ludahnya dengan kasar, ketika tangan Jeff yang tadinya menggenggam tangannya kini merambat naik ke tengkuknya.
Perlahan Jeff, menurunkan maskernya dan seketika itu Safira tertegun ketika melihat wajah tampan Jeff yang selalu di sembunyikan di balik masker itu.
Gila! Benar kata Kakak kalau Jeff sangat tampan. Batin Safira, meronta-ronta saat melihat wajah yang sangat tampan itu.
Wajah Jeff semakin mendekat lagi, deru nafas hangat nan memburu itu menerpa wajah Safira, hingga membuat Safira langsung memejamkan matanya.
Cup
Jantung Safira semakin berdetak dengan cepat, ketika benda kenyal itu berlabuh di permukaan bibirnya.
Ah, ini gila! My first kiss. Batin Safira, Ia menjadi tidak berkutik dan seperti terhipnotis ketika melihat wajah tampan itu. Hingga ia menjadi lemah dan memberikan ciuman pertamannya kepada Jeff.
Safira! Jangan sampai kamu jatuh dalam pesona Jeff, hikss
Emaknya agak khilaf ngetiknya, tapi sumpah deg-degan banget emak ngetiknya ini,😱
__ADS_1
Like mana likenya??