Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Vitamin


__ADS_3

Bacanya malam saja ya!


Ryan menatap istrinya sembari menaik turunkan alisnya. "Apa?" tanya Crystal, setelah menutup pintu, karena beberapa detik yang lalu Oma Airin dan Devan sudah pulang, dan saat ini ia berjalan menghampiri suaminya.


"Lanjut, yuk!" ajak Ryan, lalu menarik pinggang Crystal hingga tubuh ramping itu terduduk di pangkuannya.


Crystal tersenyum malu, lalu mengaitkan kedua tangannya leher kokoh itu.


Cup


Crystal mengecup bibir seksih itu sekilas, namun dengan cepaty Ryan menarik tengkuk istrinya untuk memperdalam ciumannya.


"Emph," lenguh Crystal, ketika lidah suaminya masuk kedalam rongga mulutnya.


Ryan melepaskan tautan bibirnya sesaat, ia tersenyum ketika menatap wajah istrinya yang sayu bertanda jika sudah sangat bergairah. Crystal membalas senyuman itu dengan lembut, kemudian ia memajukan wajahnya lagi dan mellumat bibir tebal dan seksih itu dengan rakusnya. "Kita kekamar," ucap Ryan dengan suara seraknya, kemudian ia beranjak sambil menggendong istrinya menuju kamar dengan bibir yang masih bertaut.


Sampai diatas ranjang panas, keduanya itu dengan tergesa melepaskan seluruh kain yang melekat ditubuhnya hingga keduanya polos seperti bayi.


Ryan mendorong tubuh istrinya dengan pelan hingga terlentang diatas ranjang panas itu, kemudian ia segera menindih tubuh Crystal yang putih mulus dan seksih itu, sembari membuka kedua paha istrinya dengen lebar dan ia pun segera memposisikan tombak sakti untuk segera masuk kedalam sarangnya.


"Ah." Crystal mendesah enak, ketika Tombak sakti itu melesak masuk kedalam intinya dengan sekali hentakkan.


"Oh god," racau Ryan, terus memaju mundurkan pinggulnya hingga terdengar bunyi kecipak-kecipak jeder dari penyatuan mereka.

__ADS_1


Ryan menundukan kepalanya lalu mencium bibir istrinya dengan sangat rakus, dan Crystal pun membalasnya tak kalah rakusnya.


"Ah ah ah," ******* itu terus terdengar disetiap sudut kamar itu, hingga keduanya mencapai pelepasan bersama.


"Sayang, kenapa di keluarkan didalam?!" protes Crystal, lalu mendorong dada bidang suaminya agar melepas penyatuannya.


"Tidak enak jika di buang di luar," jawab Ryan cuek, sembari menggulingkan badannya kesamping istrinya.


"Tapi, kata dokterโ€”"


"Sstt, tidur sudah malam!" ucap Ryan, seraya menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya yang polos.


"Sayang!" rengek Crystal, saat melihat suaminya begitu cuek jika sudah mendapatkan apa yang di inginkannya.


"Itu vitamin untuk anak kita. Kata dokter juga tidak apa-apa jika sesekali mengeluarkan di dalam," jawab Ryan, lalu menarik istrinya masuk kedalam dekapan hangatnya.


"Tidur! Kalau tidak, ronde ke dua akan terjadi," potong Ryan dengan cepat, sembari mengelus punggung istrinya dengan lembut memberi kenyamanan disana.


Dengan cepat Crystal langsung melipat bibirnya kedalam dan menutup matanya dengan rapat, namun percayalah di dalam hatinya terus mengumpati suaminya.


Dasar kenebo kering! Tunggu saja pembalasanku!


Papan triplek! Dasar batu es!

__ADS_1


Arghhhh, kamu sangat menyebalkan!


Kenapa sih dia itu cuek banget! Romantisnya kalau diatas ranjang doang, hiks.


Sialnya, aku selalu pasrah dan dengan suka rela membuka kakiku dengan lebar. Batin Crystal, mengumpati suaminya namun ia juga merutuki dirinya sendiri.


*


*


*


Ryan menenggelamkan wajah Crystal ke dada bidangnya. Sedangkan Crystal membuka sebelah matanya, dan menatap dada bidang yang di tumbuhi banyak bulu itu dengan instens.


Bulu-bulunya bikin aku panas dingin. Gimana mau nolak, jika punya suami sekaligus bodyguard seperti ini.


Dan tanpa sadar, ia menyentuh dada bidang itu dengan lembut.


"Tidur sayang," ucap Ryan, yang sudah memejamkan matanya.


Crystal mengerucutkan bibirnya dengan kesal, lalu tanpa disuruh dua kali, ia langsung memejamkan matanya sembari merasakan usapan lembut di punggungnya, hingga tanpa terasa ia mulai memasuki alam mimpinya.


Ryan mengulas senyum saat melihat istrinya sudah terlelap, lalu ia mengecup pucuk kepala istrinya berulang kali. "Aku sangat mencintai kalian," ucap Ryan, dengan penuh kebahagiaan. Kemudian tangannya terulur untuk mengusap perut istrinya yang masih rata itu dengan penuh kelembutan.

__ADS_1


Abang Ryan manis beudd, jadi pengen ngunyah ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


Jangan lupa kasih dukungannya ya, dengan cara like, komentar, vote, dan kasih gift semampu kalian๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2