Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Sikap romantis Ryan


__ADS_3

Semua gadis yang melintas di koridor kampus tersebut terperangah ketika melihat ke romantisan yang di tunjukan Ryan kepada Crystal.


Bagaimana tidak? Jika para gadis yang ada disana hampir seluruhnya pernah menggoda Ryan, tapi tidak ada satu pun yang di gubrisnya.


Dan sekarang? Pria dengan segala pesonanya itu terlihat bucin akut kepada gadis bernama Crystal yang mereka kenal sebagai gadis Crazy rich yang ada di kampus tersebut dan mereka tidak ada yang tahu jika Ryan dan Crystal sudah menikah.


Dan yang mereka tahu jika Ryan hanya lah seorang Bodyguard yang mengawal Crystal.


"Sayang? Kenapa kamu jadi manja begini sih?" bisik Crystal, sembari membalas pelukan Ryan.


"Manja? Siapa yang manja?" elak Ryan, lalu mengurai pelukannya, menatap istrinya dengan penuh cinta.


"Ish! Ucapan dan tatapan matamu tidak sinkron!" sungut Crystal, membuat Ryan terkekeh lalu menggandeng tangan Crystal keluar dari kampus tersebut, tanpa memperdulikan para gadis yang menatapnya penuh kekaguman.


"Guys! Gue duluan!" teriak Crystal, kepada dua temannya.


"Oke!" jawab Cindy dan Caramel bersamaan.


*


*


*


"Hari ini aku ingin bermanja dengan mu," ucap Ryan tersenyum lebar, ketika sudah berada di dalam mobil seraya memasangkan seatbelt ke pinggang istrinya.

__ADS_1


Crystal mengernyitkan keningnya, dan menatap suaminya dengan penuh tanda tanya.


Eh, kok aku jadi merinding begini ya? Batin Crystal, merasa sangat aneh dengan tingkah suaminya yang sangat romantis dan perhatian.


"Bermanja?" Beo Crystal, menatap suaminya dengan penuh curiga.


Bermanja di atas ranjang panas? Atau bermanja sungguhan, seperti pasangan pada umumnya?


Batin Crystal menerka-nerka perkataan suaminya yang super mesum itu.


Bukannya menjawab perkataan istrinya, Ryan malah langsung menyalakan mesin mobilnya, setelah itu ia menekan pedal gas mobilnya menuju suatu tempat.


"Sayang, kita mau kemana? Bukankah kamu harus bertugas?" tanya Crystal, sembari menole-noel lengan kiri suaminya yang berotot dan kekar itu.


Ryan menoleh seraya tersenyum penuh arti, membuat bulu kuduk Crystal meremang.


Tidak berselang lama, mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di depan rumah sederhana bercat hijau. Walaupun sederhana rumah tersebut terlihat asri, karena di sekeliling rumah itu terdapat beberapa tanaman hias beraneka ragam.


"Kita di rumah siapa?" tanya Crystal, menoleh ke arah suaminya yang sedang mematikan mesin mobil.


"Rumah mendiang kedua orang tuaku," jawab Ryan, seraya tersenyum lembut menatap istrinya.


Crystal membalas senyuman suaminya, ia tidak menyangka akan di ajak kerumah kedua orang tua Ryan. Ada haru dan juga bahagia di dalam dadanya.


"Ayo kita turun," ajak Ryan, dan diangguki Crystal.

__ADS_1


"Sayang, rumah ini sangat indah dan juga terlihat sangat bersih," ucap Crystal, ketika sudah berada di dalam rumah tersebut. ia mengedarkan matanya, di setiap sudut rumah tersebut.


Ryan tersenyum, lalu memeluk istrinya dari belakang dengan mesra. Crystal mengulas senyum, sembari mengelus kedua tangan suaminya yang melingkar di perutnya.


CUP


Ryan mengecup pipi istrinya dengan sangat mesra, seketika itu wajah Crystal bersemu merah.


"Aku menyuruh orang untuk membersihkan rumah ini seminggu dua kali, dan sepertinya beberapa hari kedepan kita akan tinggal disini, bagaimana menurutmu?" tanya Ryan, semakin mengeratkan pelukkannya dan menekan tombak saktinya yang sudah bangun dari bobok gantengnya ke bokong istrinya.


"Tapi, kenapa?" tanya Crystal, dengan heran. Bukannya ia tidak mau, akan tetapi jarak rumah tersebut menuju kampusnya lumayan jauh. Apa lagi rumah tersebut terletak di pinggiran kota.


"Karena aku ingin membuat kenangan indah di rumah ini bersama denganmu. Pasti kedua orang tua ku juga sangat bahagia melihat menantunya berkunjung di rumah sederhana ini," ucap Ryan, dengan nada yang sangat lembut, membuat hati Crystal luluh.


"Baiklah, tapi kamu tahu sendiri jika aku tidak bisa memasak dan juga rumah ini jauh dari restoran," ucap Crystal, mengurai belitan tangan suaminya, lalu ia membalikan badannya dan menatap wajah super tampan suaminya.


"Tidak masalah untukku, karena kamu hanya perlu melayaniku di atas ranjang dan untuk urusan perut biarkan aku yang melayanimu, bagaimana?" tanya Ryan, mengerling nakal.


"Uh, manis banget sih? Jadi gemes dan pengen ... ."


CUP


Crystal tidak melanjutkan ucapannya, namun ia langsung mengecup bibir tebal suaminya dengan mesra.


Bersambung, ah ...😆

__ADS_1


Jangan lupa dukung karya Emak yang super gesrek ini, dengan cara like, komentar, vote dan kasih gift semampu kalian😘


__ADS_2