Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Sebuah pengertian


__ADS_3

Setelah menghabiskan sebotol air mineral berukuran kecil. Crystal mulai merebahkan tubuhnya lagi atas tempat tidur dan di susul oleh Ryan.


"Terima aksih, Sayang," ucap Crystal, sembari memeluk perut sixpack suaminya dan kepalanya ia rebahkan di dada bidang Ryan.


"Sama-sama," jawab Ryan, mengecup kening istrinya penuh dengan kasih sayang dan cinta, kemudian ia mulai memejamkan matanya, karena matanya sudah sangat berat untuk terjaga.


"Ryan." Crystal memanggil suaminya dengan nada manja sembari mencabuti bulu yang tumbuh di dada bidang itu.


"Heum," jawab Ryan hanya berdehem dengan mata yang terpejam, namun tangannya menangkap tangan istrinya yang nakal itu.


"Aku tiba-tiba ingin," rengek Crystal, mengerucutkan bibirnya dengan kesal.


"Ingin apa?" Ryan mulai membuka matanya yang terasa berat itu.

__ADS_1


"Ingin ini—" Crystal tidak melanjutkan ucapannya akan tetapi salah satu tangannya masuk ke dalam celana suaminya dan menangkap belut raksasa yang sedang bobok ganteng.


"Aku tidak bisa melakukannya," ucap Ryan dengan suara seraknya, lalu menarik tangan Crystal dari dalam celananya.


Crytal cemberut kesal, dan menatap malas suaminya. "Kenapa? Hampir 2 minggu kamu tidak menyentuhku loh! Apa kamu sudah tidak bernafssu lagi dengan tubuhku ini?"


Crystal merasa insecure dengan bentuk tubuhnya yang semakin melebar karena kehamilannya itu.


Ryan meletakkan kepala Crystal di atas bantal dengan perlahan, kemudian ia memiringkan tubuhnya menghadap ke arah istrinya, lalu mengusap lembut pipi mulus yang terlihat cubby itu namun sangat menggemaskan di mata Ryan.


Crystal terdiam dan air matanya menetes membasahi pelipisnya. Ia merasa terharu dan juga sangat beruntung mempunyai suami pengertian seperti Ryan.


"Kenapa kamu begitu pengertian sekali?" tanya Crystal, seraya mengusap rahang tegas suaminya yang di tumbuhi bulu-bulu kasar itu.

__ADS_1


"Karena aku sangat mencintaimu, Crys. Sebuah pengertian adalah sebuah kunci keharmonisan rumah tangga," jelas Ryan, lalu mengecup seluruh wajah istrinya dengan penuh cinta.


"Terima kasih, sayang. Walaupun wajahmu seperti kanebo kering tapi hatimu sangat lembut," balas Crystal, mengecup bibir tebal suaminya yang seksih itu.


"Kenapa kalimat terakhirmu membuat telingaku sakit ya?" tanya Ryan, mendengus kesal.


"Memang kenyataannya 'kan? Kalau wajah kamu itu mirip kanebo kering, kaku dan datar," jawab Crystal sembari terkekeh pelan ketika melihat wajah suaminya yang sangat kesal kepadanya.


"Aku mau tidur! Jangan menggangguku!" Ryan merubah posisi tidurnya, menjadi memunggungi istrinya.


"Ryan! Kamu akan berdosa jika memunggungi istri dan anakmu," ucap Crystal, memeluk suaminya dari belakang dan menenggelamkan wajahnya di punggung Ryan.


"Dapat ilmu dari mana, kamu bisa berkata seperti itu?" tanya Ryan dengan ketus.

__ADS_1


"Ilmu dari Oma Airin," jawab Crystal menahan tawanya, membuat suaminya itu berdecak dengan kesal.


Abang Ryan ada foto copyannya nggak sih? Kalau ada Emak mau dong🤣🤣🤣


__ADS_2