Oh! My Bodyguard

Oh! My Bodyguard
Cantik tapi nggak perawan!


__ADS_3

Universitas Xx


Crystal sedang berada di kantin bersama dua temannya.


"Lek, lo yang makan tapi gue yang begah," ucap Cindy, seraya mengusap perutnya sendiri.


"Tahu nih, perutnya udah buncit juga masih aja nggak kenyang," ledek Caramel, tergelak.


"Diam kalian semua, nggak tahu apa sejak tadi gue kelaparan karena dosen killer dan menyebalkan itu!" kesal Crystal dengan mulut yang masih mengunyah makanannya.


"Nggak gitu juga kali, Lek. Lo udah habisin tiga mangkok bakso! Laper apa rakus lo?" ucap Caramel, menggelengkan kepalanya pelan karena semenjak kehamilan Crystal memasuki usia 4 bulan nafsu makan Crystal ikut meningkat juga.


"Kalau mau protes ke keponakan kalian saja!" sahut Crystal sewot.


"Eh, jangan marah dong. Nanti keponakan gue ikut marah juga," ucap Cindy, mengusap punggung Crystal dengan pelan. Agar temannya itu tidak emosi.


"Jangan makan berlebihan deh, Lek. Lihat badan lo sudah mengembang begitu. Ingat Pak Ryan itu punya karier yang cemerlang, tampan dan hot, sudah di pastikan di luar sana banyak ulet bulu yang mencoba mendekati Pak Ryan. Walaupun lo lagi hamil, seharusnya lo bisa menjaga pola makan," jelas Caramel, memberikan pengertian kepada temannya.


Crystal meletakkan sendok dan garpunya, lalu menatap temannya itu dengan instens. "Lo bener deh, Ra. Gue harus diet tapi bagaimana caranya?" tanya Crystal, setuju dengan ucapan temannya itu.

__ADS_1


"Makan dengan porsi sedikit tapi sering dan ngemilnya buah," jawab Caramel.


"Kalau mau tahu tips diet ibu hamil lebih baik konsultasi ke dokter kandungan langsung," ucap Cindy dan di angguki Caramel.


"Jadi istri itu harus pintar merawat diri, apa lagi di jaman sekarang suami orang tuh lebih menggoda, kayak laki lo, Lek. Gila! Makin hari makin hot banget," ucap Caramel memuji ketampanan Ryan.


"Ini nih calon ulet bulu!" ketus Crystal.


"Eh, cuma kagum saja, Lek. Mana berani gue ngerebut Pak Ryan dari lo, bisa di DOR duluan gue sama beliau," jawab Caramel lalu tergelak keras.


Sedangkan Crystal hanya memutar kedua bola mataya dengan malas, sembari menyedot es jeruknya.


"Coba saja dekati. Kalau lo bisa membuatnya jatuh cinta, gue kasih lo mobil lamborghini," sahut Crystal, membuat Caramel dan Cindy melotot sempurna.


"Serius lo?!" pekik Cindy.


"Sepuluh rius gue!!"


"Oke! Gue terima tantangan lo! Siapa yang nggak tertarik sama kecantikan gue yang pari purna ini," ucap Cindy penuh percaya diri.

__ADS_1


"Cantik kalau nggak perawan buat apa!" Sahut Crystal, membuat Cindy mendengus kesal.


"Mulut lo udah kayak bon cabe level 100!" sewot Cindy.


Sedangkan Caramel tertawa terpingkal-pingkal, sambil memukul meja yang ada di depannya berulang kali, hingga membuat dirinya menjadi perhatian seluruh para mahasiswa yang sedang berada di kantin tersebut.


"Ha ha ha ha! Gila ya, mulut lo sadis bener, Lek," ucap Caramel, masih menyisakan tawanya.


Crystal nampak cuek, sambil mengambil ponselnya dari dalam tasnya untuk menghubungi suaminya.


"Tahu nih!! Bikin gue down saja!" sewot Cindy, mengerucutkan bibirnya dengan kesal.


"Sabar Say! Bumil selalu benar tapi emang kenyataanya benar sih, ha ha ha." Caramel tergelak keras lagi.


"Sialan kalian emang!!" umpat Cindy.


"Gue cabut dulu deh, Abang tersayang on the way kesini," pamit Crystal, lalu beranjak dari duduknya.


Cucunya Oma Airin memang ya nggak ada duanya🤣🤣🤣

__ADS_1


Votenya mana ya?


__ADS_2