Pembalap Itu Istri Ku

Pembalap Itu Istri Ku
Aura meresahkan


__ADS_3

Sesampai nya di rumah sakit, Riska langsung di tangani Dokter. sedangkan Akbar menunggu di luar ruangan.


"Ya Tuhan, tolong berikanlah satu anugerah kesembuhan untuk Istri ku." Ucap Akbar sambil menutup mata nya.


Di sisi lain, Riska yang tengah di tangani pun berusaha untuk tegar dan karena dia sudah mati rasa, jadi apapun yang terasa sakit bagi nya itu hanya seperti angin lewat.


"Apa terasa sakit Nona?." Tanya Suster sambil memasangkan infus di tangan Riska.


"Tidak kok Sus, santai saja." Jawab Riska.


"Nona harus banyak istirahat dulu ya. tolong jangan banyak pikiran dan makan jangan telat-telat." Ucap Dokter.


"Oke Dok, dan aku mau bertanya, apa aku bisa mengandung dalam kondisi fisik yang seperti ini Dok?." Tanya Riska yang ragu akan diri nya sediri.


"Seseorang yang memiliki penyakit ginjal pasti bisa mengandung kok Nona. tapi syarat utama nya harus banyak istirahat dan gerak yang tidak terlalu berat untuk olaharaga ringan sampai melahirkan nanti." Jawab Dokter.


"Alhamdulillah, dan boleh aku bertanya lagi Dok?" Tanya Riska lagi.


"Silahkan Nona, anda bebas ingin bertanya apapun pada kami." Jawab Dokter dengan begitu ramah.


"Apa Anak ku nanti bisa sehat dan tidak akan memiliki penyakit yang sama Dok?" Tanya Riska.


"Insyaallah tidak Non, karena kita di sini hanya bisa berharap dan berdoa. sisa nya itu semua sudah takdir Tuhan, dan untuk penyakit anda pun bukanlah penyakit keturunan yang pasti akan menurun pada Anak-Cucu" Jawab Dokter dengan detail secara analisis sang Author hehe.


"Semoga saja, dan terimakasih sudah merawat dan menjawab pertanyaan saya ya Dok." Ucap Riska sambil tersenyum.


"Sudah tugas kami kok Nona, ya sudah kami tinggal dulu ya Non, masih banyak sekali pasien yang harus saya tangani." Balas Dokter.

__ADS_1


Lalu Riska pun mengangguk dan berpesan untuk memanggil Akbar ke dalam. Dan setelah tersampaikan, Akbar pun masuk ke dalam dan memegang tangan Riska lalu duduk di kursi kecil samping brangkar.


"Bagaimana kondisi kamu sayang?." Tanya Akbar yang masih panik.


"Aku baik-baik saja kok, kamu jangan khawatir ya Suami ku." Jawab Riska sambil mengelus pipi Akbar.


Kemudian Akbar pun tersenyum saat sebuah panggilan indah yang terlontar dari mulut Riska terasa menyentuh sampai hati nya. begitupun Riska yang menjadi semakin yakin bahwa Akbar pun sudah menaruh rasa pada nya dengan cara Akbar menyebut sayang untuk nya.


"Indah sekali sebutan itu sayang." Ucap Akbar sambil mengecup pucuk tangan Riska.


"Begitupun panggilan mu untuk ku." Balas Riska yang semakin terlihat segar dan ceria terpasang di wajah nya.


"Sungguh aku memang bodoh Tuhan, kau telah ciptakan bidadari seindah Riska tapi aku malah menyia-nyiakan nya." Ucap batin Akbar.


"Suamiku, kok kamu bengong. kenapa sayang?." Tanya Riska yang kemudian menjadi sedih.


Setelah itu, Riska pun mulai tertidur dan melanjutkan istirahat nya. sedangkan Akbar kini sudah berada di sofa sambil melakukan kerjaan nya yang tertunda di laptop nya.


Namun di sisi lain, terlihatlah seorang model cantik, Imut namun matre bernama Aura Kresnata tengah memasuki kantor Pratama Acour.


Dan setelah berhasil masuk dengan lancar, Aura pun menghampiri Salim dan Renata yang tengah istirahat sejenak di kantin.


"Hai Nando, apa kabar?." Tanya Aura yang sok akrab.


"Ada apa lu kesini hah?, bukankah Akbar sudah memperingatkan lu untuk tidak menganggu nya." jawab Salim dengan sewot nya.


"Hilih, aku kesini mau bertemu Bu Dele. apa dia ada?" Tanya Aura.

__ADS_1


"Tidak ada." Jawab Salim dengan singkat.


"Ish... lu ini cuek sekali, kalau sama pacar cuek gini lu yakin pacar lu betah hah?." Tanya Aura dengan wajah songong dan mulut julid nya.


Lalu Renata yang geram pun berdiri dari kursi nya lalu menatap dengan tajam ke arah Aura.


"Eh Nona glamor fake!, sebegitunya ya lu mau di perhatiin cowok gua hah!?, dan lu tadi bertanya kan gua betah atau tidak sama cowok cuek seperti dia, sini gua kasih tau ya sama lu!" Ucap Renata yang menaikkan suara nya.


"Cowok gua itu bersikap sesuai orang lain bersikap. dan lu bertanya pacar nya betah atau tidak kalau dia secuek ini?, ya jelas makin betah dong haha, yakali pacar cuek ke cewek lain tapi ke pacar nya sendiri hangat dan humoris itu harus di ragukan, ya jelas enggak lah... itu namanya dia setia!, bodoh sekali cewek kalau tidak betah dengan cowok seperti nya!." Tegas Renata.


Lalu Aura yang kesal dengan tingkah Renata pun bergegas pergi meninggalkan mereka di kantin. dan setelah itu Salim pun mengelus rambut Renata dan tersenyum.


*Pembalap Itu Istri Ku*


Hingga waktu terus berlalu..


Kini siang sudah berganti malam, dimana tanpa Riska sadari kini ia sudah ada di sebuah kamar yang megah dan indah. dengan udara sejuk dan dingin di padukan alunan musik klasik yang ia suka dengar kala tidur nya.


Bersambung..


Kira-kira dimana ya mereka sekarang?, waduh ini nganten baru aneh aneh aja kadang ya mau bulan madu doang juga hahaa, canda Akbar jangan marah🤭.


Hehe by the way sambil menebak-nebak. sudah tidak terasa ya besok sudah akhir tanggal bulan fenruari, semoga di bulan yang akan datang ini kita semakin sehat dan di jauhkan dari sifat iri dengki serta bahaya dan penyakit ya. Aamiin.


And so, maaf sebelum nya kalau aku suka banyak tyfing gitu kan, secara ku di juluki queen of tyfing aahhaa.🤭jadi mohon koreksi nya ya gaes.


And aku juga mau minta maaf karena baru bisa update karena aku masih sakit yang tidak kunjung sembuh ini. minta doa nya ya gaes😘pokok nya mohon di maklumi ya Author nya gampang drof hehe.

__ADS_1


Yasudah segini saja dulu ya episode nya, papayo muach😘


__ADS_2