Pembalap Itu Istri Ku

Pembalap Itu Istri Ku
Papah X


__ADS_3

Sesampai nya di tempat yang Riska tuju, dia pun segera menghampiri seseorang yang tengah duduk di temani dua gadis sambil mabuk-mabukkan. ya siapa lagi kalau bukan bos Mafia terbesar yang biasa di sebut Mr. X.


"Anakku, hai" Sapa Mr. X sambil bangkit dari duduk nya.


"Apa kabar Papah?" Tanya Riska yang balik menyapa Mr. X


"Haha, akhir nya kau panggil aku Papah juga sayang" Ucap Mr. X tanpa menjawab pertanyaan Riska.


"Lalu aku harus memanggil mu apa jika bukan itu Pah?, jika aku tidak memanggil mu dengan sebutan itu ya pasti kamu langsung menyuruh ku pergi. sedang kan aku butuh uang" Balas Riska dengan dingin nya.


"Jangan merajuk seperti itu dong sayang, ehm.. kan Papah cuma mau kamu bisa menerima Papah sebagai Ayah angkat mu." Ucap Mr. X.


Namun Riska tidak menggubris setiap kata dari Mr. X dan malah langsung meninggalkan nya ke mini bar di clube ilegal itu.


Baik, biar aku beritahu singkat cerita apa hubungan Mr. X dan Riska ya pemirsa.


Ketika Riska berumur 16 tahun, dia di temukan engah menangis dan berlumuran darah di bagian perut dan juga punggung nya di tengah jalanan yang sepi.


Entah apa yang terjadi dengan nya kala itu, yang jelas dia butuh pertolongan segera sebelum nyawa nya benar-benar hilang dan terhempas tidak datang lagi macam melihat kamu yang sudah bahagia entah dengan siapa. anjay baper, next..


Hingga akhir nya seorang bos mafia yang bernama Mr. X pun tidak sengaja menemukan Riska di pinggir jalan sepi itu, lalu dia pun meraih Riska dan segera membawa nya ke rumah sakit terdekat.


1 jam berlalu...


Kini Dokter keluar dari ruang Icu dan memberikan kabar pada Mr. X kalau Riska mengalami pendarahan hebat sehingga membutuh kan banyak sekali darah. namun minus nya rumah sakit itu tidak memiliki stok darah yang cukup banyak kala itu.


Hingga Mr. X pun melakukan segala cara untuk mendapatkan pendonor darah sebanyak mungkin dengan begitu mudah karena di bantu para hacker dan orang-orang suruhan nya.

__ADS_1


"Saya ingin dia selamat dan jangan sampai dia mati. dan jika dia mati, maka lu yang akan jadi jaminan nya!" Ancam Mr. X pada Dokter.


"Ba.. baik Tuan" Balas Dokter yang ketakutan.


Lalu Dokter pun segera menyelesaikan Tugas nya dengan segala fasilitas dan penanganan terbaik untuk Riska.


Lalu beberapa hari telah berlalu..


Kini Riska sudah mulai membaik dan di perboleh kan pulang. lalu dia pun di antar kembali ke rumah kecil nya yang sederhana.


"Terimakasih Tuan karena sudah menolong ku dan membawa ku kembali pulang ke rumah" Ucap Riska yang polos.


"Iya Nak, tapi benar ini rumah mu?, dimana Ayah dan Ibu mu?" Tanya Mr. X.


"Iya benar Tuan, hehe aku tinggal sendiri, orang tua ku sudah pergi ke surga satu tahun lepas" Jawab Riska.


Dan dari situ lah Mr. X mengangkat Riska menjadi seorang Anak dan memberikan pendidikan yang baik hingga kini semua biaya pendidikan Riska di bayar Mr. X kecuali biaya hidup nya.


Karena Riska ingin mandiri dan tidak ketergantungan terus dengan Mr. X ataupun terus menjadi beban nya seumur hidup nya.


Flasback Off.


Kembali ke masa kini, dimana Riska tengah meminum jus yang selalu di buatkan petugas bar tampan di sana untuk Riska.


"Thanks Bang" Ucap Riska.


Lalu Petugas bar itu hanya tersenyum sambil mengelus pipi Riska dan melakukan tugas nya lagi. sedang kan Mr. X yang masih sibuk dengan para klien nya pun segera meninggalkan mereka dan menghampiri Riska.

__ADS_1


"Baiklah aku tau kamu sedang tidak enak hati. dan kesini pasti ingin melampiaskan amarah mu bukan?" Tanya Mr. X.


"Kalau Papah sudah tau, kenapa masih banyak bicara bukan nya langsung memberikan aku makanan segar" Ketus Riska.


"Hais anak Papah ini banyak sekali ngambek nya yak. yasudah, kalau kamu mau makanan segar, jawab dulu pertanyaan Papah" Ucap Mr. X.


"Apa Pah?" Tanya Riska.


"Kenapa kening mu?, banyak sekali luka di badan mu seminggu ini. dan kenapa kamu tidak ke kampus hari ini?, dan malah ke clube." Tanya Mr. X.


"Pertama aku berkelahi dengan teman ku hari senin lalu. kedua aku menolong teman ku dan di skors selama seminggu itu di hari rabu, and kemarin aku menolong seorang Bunda dan ya tangan dan kening ku jadi begini, and terakhir aku menolong teman ku hingga robek lah jahitan ku. " Jawab Riska dengan detail.


"Banyak sekali dalam seminggu ini? ampun deh" Ucap Mr. X.


"Begitulah Pah, yasudah, kan udah aku jawab. mana makanan ku?" Tanya Riska.


"Yasudah sesuai ingin mu maka ini makanan mu hari ini" Jawab Mr. X lalu memerintah kan Anak buah nya untuk membawakan seorang petarung terbaik minggu ini ke area tanding.


Lalu Riska yang awal nya musam bahkan badmood pun kembali tersenyum dan bergairah semangat. bahkan dia pun langsung membuka jaket nya dan mengikat rambut nya.


Dan adu jotos pun segera di mulai teng teng teng..


Haish.. bersambung dulu gaes.


See you next episode yak hehe. pasti penasaran kan sama cerita nya?, skuy mabar..


Eh kok mabar, skuy langsung saja di like, koment, rate, vote or gift and tav love favorite supaya tidak tertinggal adu jotos nya haha..

__ADS_1


Papayoo


__ADS_2