Pembalap Itu Istri Ku

Pembalap Itu Istri Ku
MMA Ilegal


__ADS_3

Lalu pertarungan pun tengah di persiapkan. sementara itu, Mr. X dan musuh bebuyutan nya itu tengah mengobrol santai melihat Riska dan jagoan musuh nya yang akan bertarung pagi itu.


"Apa yang akan kau taruh kan dengan gadis itu?" Tanya musuh Mr. X.


"Aku berani mempertaruh kan segala nya untuk putri kebanggan ku" Jawab Mr. X.


"Baiklah, jika dia menang maka seluruh aset satu cabang kantor ku bisa menjadi milikmu. tapi jika dia kalah bagaimana?" Tanya musuh Mr. X.


"Mustahil bagi Putru ku jika dia kalah. maka jika itu terjadi, satu cabang kantor untuk mu" Jawab Mr. X dengan senyuman.


Dan ketika Mr. X dan musuh nya itu mengobrol santai, Juri pun meminta kedua lawan untuk pergi pada coach nya dan meminta arahan yang terbaik dari mereka. namun Riska yang tidak memiliki Coach pun bingung.


Hingga akhir nya, ia berlari kecil dan mengecup pipi Mr. X sambil memeluk nya.


"Aku akan memenangkan MMA malam ini Pah, aku hanya perlu Papah tersenyum dengan bangga maka aku akan memenangkan MMA ini hehe itu janji ku" Ucap Riska lalu pergi kembali ke arena.


Mr. X pun hanya tersenyum dan melihat Riska dengan senyuman. sedang kan Riska, ia langsung bertanding di arena MMA dengan lawan yang cukup serius.


Hingga waktu terus berlalu, Riska tertinggal jauh poin karena memang kondisi nya yang belum fit itu. sedang kan di sisi lain, Akbar baru sampai di kantor.


Lalu Salim yang sudah menunggu nya pun segera mengajak Akbar menuju ruang kerja nya yang ambualayah oleh berkas serta dokumen-dokumen yang sudah menumpuk di meja kerja Akbar.


"Lu serius sebanyak ini?" Tanya Akbar yang terbelalak kaget melihat all berkas di atas meja.


"Hadeh, banyak ngomong lu Bar. cepat di periksa semua berkas nya, supaya gua bisa cepat menyelesaikan pekerjaan gua." Titah Salim.


"Sebenar nya yang bos di sini, lu atau gua si?" Tanya Akbar dengan ketus.


Lalu Salim pun hanya menyengir kuda sambil menggaruk rambut nya yang tidak gatal. sedang kan Akbar, dia segera melalukan tugas nya sebagai CEO.


Hingga waktu terus berlalu..


Kita kembali ke Clube, dimana kini Riska dan lawan nya masih bertarung dengan segit yang di pinpin skors nilai terbaik dari lawan Riska.


"Cuma segitu hah kemampuan lu!" Ejek lawan Riska.

__ADS_1


Lalu Mr. X pun mencoba menghentikan MMA, karena dia melihat Riska benar-benar tidak siap untuk bertanding. namun apa yang terjadu setelah itu?.


Riska yang awal nya hanya menjadi tempe di atas ring, namun kini dia malah tersenyum picik lalu mengangkat wajah nya menatap lawan nya dengan sangat tajam.


"Tadi apa yang lu bilang?, cuma segini kemampuan gua?." Tanya Riska.


"Ya!, lu lemah!" Jawab si Lawan.


"Gua bukan lemah!" Bentak Riska lalu bangkit dari keterpurukkan nya.


Lalu Mr. X pun kembali menyemangati Riska. walau musuh nya terus-terusan mengejek Riska bahkan terus menyombong kan diri.


"Cuma segitu kemampuan Putri lu X?" Tanya Musuh dengan senyum mengejek nya.


"Kita lihat saja nanti" Jawab Mr. X yang awal nya kasian dengan Riska, namun kini semangat nya kembali memburu.


Hingga akhir nya, ketika sang lawan hendak melangkah untuk mempataliti Riska. sang lawan pun langsung tersungkur dengan satu tendangan dari kaki Riska yang tepat mengenai batang leher nya dan.


"Kretek!!!" Suara tulang leher patah dengan keras.


Lalu lawan Riska pun batuk darah dan terjatuh hingga tiada nafas atau pun detak jantung yang dapat di rasakan oleh sang lawan.


"Janji ku sudah terpenuhi Pah" Ucap Riska.


"Good girl, ehm.. lu lihat kan jagoan lu sudah mati, haha" Ucap Mr. X sambil tertawa keras.


Lalu sang musuh yang kesal pun segera membawa lawan Riska tadi menuju rumah sakit untuk memastikan jagoan nya tidak meninggal.


"Papah puas?" Tanya Riska.


"Sangat puas sayang" Jawab Mr. X.


"Syukurlah" Ucap Riska lalu pingsan.


Lalu Mr. X yang panik pun, segera membawa Riska ke rumah sakit untuk segera di tangani. hingga akhir nya Dokter pun keluar setelah satu jam memeriksa Riska keseluruhan.

__ADS_1


"Bagaimana kondisi anak saya Dok?" Tanya Mr. X dengan Khawatir.


"Syaraf kepala Nona semakin menjadi Tuan. apalagi sudah tiga bulan ini Nona tidak check up secara rutin ke rumah sakit." Jawab Dokter.


"Apa!" Teriak Mr. X.


"Untuk lebih jelas nya, Tuan bisa bertanya langsung kepada Nona. dia sudah siuman sejak setengah jam lalu" Ucap Dokter lalu pergi.


Lalu Mr. X yang sedih pun, segera membuka pintu ruangan rawat itu dan langsung menghampiri Riska yang sudah membuka maga nya dan tersenyum.


"Sayang, Papah mau bertanya kamu jawab jujur ya" Ucap Mr. X.


"Iya Pah." Balas Riska.


"Kenapa kamu tidak rutin check up sayang?, bahkan sampai tiga bulan ini ada apa?" Tanya Mr. X.


"Aku hanya ingin hidup seperti yang lain Pah, tanpa obat dan tanpa harus bulak-balik ke rumah sakit terus. aku bosan minum obat Pah." Jawab Riska sambil berlinang air mata.


"Tapi Nak, kamu itu wanita yang istimewa dan berbeda dari yang lain. jangan seperti ini lagi ya, kamu harus bisa semangat untuk hidup." Ucap Mr. X.


"Ehm.. maaf ya Pah aku salah" Balas Riska yang menyesal.


Lalu Mr. X pun hanya tersenyum kecil dan memeluk Riska. sungguh Mafia yang berbeda. ia kejam saat marah dan berhati seperti emas bila saat bersama anak nya.


Setelah Mr. X dan Riska mengobrol, Riska pun di bawa ke ruangan MRI (magnetic resonance imaging) untuk di tangani lebih lanjut tentang kondisi syaraf nya. lalu Mr.X pun jalan-jalan menelusuri rumah sakit agar tidak terlalu khawatir dengan Riska.


Dan tanpa sengaja, ia pun bertemu dengan...


Bersambung dulu🍓😊


Maaf bilamana episode nya ada yang tidak berkenan gitu kan ya kata-kata nya hehe. minta saran dan koreksi nya ya gaes😊, thanks sudah mampir all❤


oh ya biar aku jelaskan ya apa itu MRI.


...MRI (magnetic resonance imaging) adalah teknik pemindaian radiologi yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar struktur tubuh....

__ADS_1


Nah sudah tau kan hehe, itu lah MRI gaes, selebih nya kau bisa check google untuk belajar lebih lanjut tentang mesin itu hehe.


See you next episode.


__ADS_2