
Hari demi hari Riska dan Akbar lewati bersama sang calon buah hati, kini Akbar lebih over prptektif karena Riska yang super aktif terkadang nakal dan tidak mau diam.
Suatu hari, di saat Akbar tengah di kamar mandi. Riska sedang berdiri di sudut kasur untuk membenarkan sebuah foto yang tergantung di dinding. karena Riska tau pasti Akbar akan marah jika barang-barang nya miring atau tidak sesuai dengan tempat awal.
"Hais susah sekali si!." Keluh Riska sambil berusaha menggapai foto itu.
"Ehm kayaknya harus lebih pinggir lagi." Sambung Riska.
Lalu Riska pun bertumpu pada ujung ranjang kasur dan berusaha meraih foto itu. hingga Akbar yang sudah selesai mandi masuk ke kamar, ia pun terkejut dan langsung meraih tubuh Riska ke pelukan nya.
"Yaampun sayang, kamu tidak boleh naik-naik begitu. nanti jagoan kita kenapa-kenapa sayang." Ucap Akbar.
"Tapi foto itu miring sayang, nanti kamu marah-marah bagaimana. aku tidak mau kamu marah-marah terus karena aku suka membuat barang-barang mu miring sana-sini." Balas Riska.
"Tidak apa-apa sayang, nanti bisa di benarkan lagi ya foto nya. aku tidak akan marah kok, maaf ya kalau aku suka memarahi mu karena hal sepele." Ucap Akbar.
Kemudian, Akbar pun menggendong Riska dan membaringkan nya di atas kasur. lalu ia pun duduk di samping Riska dan mengelus rambut Riska dan perut nya.
"Jaga jagoan kita baik-baik ya sayang, jangan biarkan dia lapar dan depresi." Ucap Akbar.
"Pasti sayang, aku akan menjaga nya dengan baik." Balas Riska.
"Oh ya, kamu sudah minum obat dari Dokter?" Tanya Akbar.
"Sudah kok." Jawab Riska.
"Susu nya sudah di minum?." Tanya Akbar lagi.
"Sudah sayang, kamu tenang saja. apa yang kamu suruh minum, aku sudah minum semua." Jawab Riska.
"Syukurlah, kalau begitu aku mau pakai baju dulu ya. masa ke kantor cuma handukan haha." Ucap Akbar.
"Haha, kamu si orang mah habis mandi langsung pakai baju, ini malah duduk santai di kasur dulu." Balas Riska.
Lalu Akbar pun prepare untuk pergi ke kantor. sedangkan Riska masih tiduran di kasur sambil melihat Akbar yang tengah memakai kemeja dan celana kerja nya.
"Sayang, dasi nya mau aku pakaikan tidak?." Tanya Riska.
__ADS_1
"Boleh, wait kamu stay di situ jangan beranjak dari kasur oke." Jawab Akbar.
Kemudian Riska pun duduk sambil menunggu Akbar. lalu Akbar yang sudah mengambil dasi pun melangkah menghampiri Riska yang sudah menunggu nya.
Sesampainya di hadapan Riska, Akbar pun duduk di samping Riska agar ia dapat menggapai leher nya dengan lebih mudah. lalu Riska mengambil dasi itu dan memakaikan nya di kerah baju Akbar dengan rapih.
"Nanti di kantor kamu harus lebih hati-hati, kan aku tidak menemani mu sekarang." Ucap Riska.
"Kamu jangan khawatir sayang, kan ada Salim dan Renata di sana." Balas Akbar.
"Tapi tetap saja tidak akan ada yang mengingatkan kamu jika lupa menandatangani berkas penting selain aku bukan." Ucap Riska.
"Iya si, tapi kan tetap saja. aku harus belajar untuk sementara waktu tanpa kamu di kantor. sampai nanti jagoan kita lahir, kita pasti akan kembali bersama di kantor di temani jagoan jita nanti." Balas Akbar yang kemudian mengecup perut Riska yang sudah sedikit membuncit.
Setelah itu, Akbar dan Riska pun melanjutkan aktivitas pagi nya dengan sarapan bersama Bunda Del. lalu setelah sarapan, Riska mengantar Akbar sampai ke depan pintu rumah dan mengecup tangan Akbar.
"Hati-hati di jalan ya sayang, jangan telat makan nanti oke." Ucap Riska.
"Insyaallah enggak, kamu juga jangan telat makan. jaga Jagoan kita baik-baik jangan sampai lengah oke." Balas Akbar.
"Bukankah itu sudah tugas ku hehe." Balas Akbar.
"Iya juga ya, ah sudahlah kamu berangkat sana." Usir Riska.
"Haha oke deh." Balas Akbar lalu mengecup kening Riska dan pergi.
Setelah Akbar pergi di antar Pak Nasik memakai mobil, Riska pun masuk ke dalam rumah lagi dan mulai mengisi waktu luang nya dengan melihat-lihat kemajuan dari toko bunga nya di grup chat.
"Alhamdulillah toko bunga nya sudah mulai ramai lagi." Ucap syukur Riska.
Dan di saat ia tengah melihat-lihat kemajuan dari toko bunga nya di pesan grup chat, Bunda Del pun menghampiri nya sambil membawa segelas susu ibu hamil untuk Riska.
"Sayang, minum dulu susu nya ya." Titah Bunda Del.
"Baik Bunda." Balas Riska.
Lalu ia pun menaruh handphone nya di atas meja dan meraih gelas berisi susu hangat itu. setelah itu, ia pun meminum nya pelan-pelan sampai hambis tanpa sisa.
__ADS_1
"Alhamdulillah habis, yasudah kamu mau jalan-jalan pagi tidak?." Tanya Bunda.
"Boleh, tapi Bunda mau temenin kan?." Tanya balik Riska.
"Iya dong Bunda temenin. ayo siap-siap dulu." Jawab Bunda.
Lalu Riska pun beranjak dari sofa dan segera pergi ke kamar untuk mengganti baju tidur nya dengan baju olahraga. setelah berganti pakaian, Riska dan Bunda Del pun pergi jalan pagi mengelilingi komplek.
Hingga tanpa sengaja, Riska pun melihat tukang rujak tengah mangkal di dekat pohon rindang. dan dengan cepat, Riska pun langsung merengek minta di temani beli rujak oleh Bunda Del.
"Bun ayo nanti malah kehabisan rujak nya." Ajak Riska.
"Aduh sabar sayang, yaampun pelan-pelan jangan lari-lari hey." Balas Bunda Del.
"Nanti kita kehabisan Bun, Ish.." Rengek Riska lagi.
"Astaga ini Bumil gak sabaran kali haha." Balas Bunda yang malah menertawai tingkah menantu nya itu.
Dan setelah sampai di tukang rujak, Riska pun langsung memesan rujak itu. dan tidak lama kemudian, tukang rujak pun langsung memberikan bingkisan rujak nya pada Riska yang sudah mup*ng melihat rujak itu.
"Ah makasih ya pak." Ucap Riska sambil memberikan dua lembar uang sepuluh ribu pada tukang rujak.
"Sama-sama neng." Balas tukang rujak.
"Bun, sudah dapat nih rujak nya, kita pulang yuk." Ajak Riska.
"Oke deh." Balas Bunda Del.
Lalu setelah mendapatkan rujak tadi, Riska dan Bunda Del pun melangkah kecil kembali menuju rumah mereka yang tidak jauh dari tukang rujak tadi.
Bersambung..
Haha rujak oh rujak kenapa engkau meresahkan, kenapa ya Bumil suka sekali dengan yang namanya rujak?, padahal kan rujak itu masam.
Yang tau jawabannya, koment di bawah ini wkwkw, astaga udah seperti youtube saja weh. oh ya, aku akan up mungkin gak seperti kemarin, karena aku sudh mulai masuk kerja lagi. jadi mohon pengertiannya😊
Hehe dahlah kelamaan sekali penutupan nya, terimakasih ya all yang sudah mampir membaca dan mendukung karya²ku, sampai jumpa di next episode. jangan lupa like, koment, saran and vote or gift.
__ADS_1