
Lalu para pembalap lain pun menyusul Riska ke dalam sirkuit. dan balap resmi pun akan segera di mulai setelah pistol berbunyi.
"DUAR!!!!"
Setelah mendengar sebuah tembakan, para pembalap pun langsung menancapkan gas nya sekencang mungkin untuk 3 putaran lap.
Dan Riska yang berambisi pun hanya santai untuk mengatur timming. hingga saat putaran lap ke 3 akan berlangsung, ia pun mengaktifkan kecepatan di atas rata-rata yang memang sudah terseting di motor nya.
"Ya sedikit lagi Ris, come on.." Teriak Kresna.
"Ris kabel hijau dan jalan secepat mungkin!." Sambung teriak Aurora.
Lalu setelah mendapat semangat dari Aurora dan Kresna, ia pun menancap gas sekencang mungkin pada putaran ke 3, hingga ia pun berhasil finish dan memenangkan balapan hari ini.
"Yey!!!." Teriak semua orang.
Setelah Riska berhasil memenangkan balap ini, ia pun memarkirkan motor nya di tempat sebelum nya. dan di saat dia akan menghampiri Kresna dan Aurora, tiba-tiba tangan nya pun di cengkram oleh Akbar yang kini sudah ada di belakang Riska.
"Kenapa kamu melakukan ini Riska?." Tanya Akbar.
"Aku hanya melakukan tugas ku." Jawab Riska yang langsung menatap mata Akbar.
"Tolong jangan lakukan hal yang bisa membahayakan kamu. please jangan seperti itu lagi karena aku khawatir sama kamu." Ucap Akbar.
"Jika memang kamu sayang pada ku, kenapa kamu masih belum bisa menerima ku?, dan kenapa kamu berpura-pura mencintaiku jika di hati mu ada orang lain selain aku?." Tanya Riska yang matanya mulai berkaca-kaca.
"Aku sudah berusaha menerima kamu sayang, bahkan aku sudah mencintai mu sekarang, aku tidak pernah berpura-pura akan hal itu. tapi untuk.." Jawab Akbar yang terhenti.
"Ehm.. aku paham kok." Ucap Riska lalu melepas tangan Akbar.
Dan di saat Akbar dan Riska mulai berdebat, tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri Akbar lalu memeluk nya dari belakang.
"Hey siapa kamu?." Tanya Akbar sambil melepas tangan yang tengah memeluk nya.
"Surprise" Jawab seorang wanita bernama Rabella winatara.
Rabella winatara adalah mantan pacar Akbar yang berada di Amerika, dia cantik namun sombong.
"Bella, kamu tau dari mana aku di sini?," Tanya Akbar.
"Ya aku baru saja pulang dari Amerika, lalu aku ke kantor mu, tapi kamu tidak ada di sana. dan tadi di tengah jalan aku melihat mobil mu, yasudah ku ikuti deh." Jawab Rabella.
Lalu Riska yang syok melihat wanita yang tadi di foto kini ada di hadapan nya pun tidak bisa berkata-kata lagi dan hanya diam melihat kebersamaan mereka.
__ADS_1
"Sayang, ayo pulang, untuk apa kamu di sini?. bukankah kamu tidak suka pembalap motor ya?, so untuk apa di sini, lebih baik kita ke sirkuit mobil untuk mengetest kemampuan kamu setelah 10 tahun berhenti balap hehe." Ajak Rabella.
"Maaf Bella, aku sudah menikah saat kamu di Amerika, jadi aku tidak bisa menerima ajakan kamu." Balas Akbar.
"Menikah??, siapa wanita yang berani merebutmu dari ku hah?, dan kenapa kamu memilih dia selain aku?." Tanya Rabella yang patah hati.
"Dialah istri ku, pembalap motor cantik yang kini ada di hadapan mu." Jawab Akbar lalu tersenyum pada Riska.
Dan Riska pun mulai tersenyum ketika Akbar mengakui kalau dialah istri nya pada seorang wanita yang selama ini masih tidak bisa di lupakan Akbar.
Lalu Rabella yang tidak terima pun menghampiri Riska dan melihat nya dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan mata tajam dan wajah yang begitu sombong.
"Ini istri mu?." Tanya Rabella.
"Ya, pembalap itu istri ku." Jawab Akbar.
"Bukankah kamu Riska Gundala Putri?." Tanya Rabella.
"Ya itu saya, bagaimana anda tau nama saya?." Tanya balik Riska.
"Ya jelas tau lah, orang tua ku selalu memesan bunga untuk banyak acara di toko kecil mu. so, kamu juga kan kuliah di kampus Ayah ku. dan saat rumah mu sempat terbakar dulu juga Ayah ku menjenguk mu di rumah sakit* jawab Rabella yang sombong.
"Ayah?, maksud mu tuan culens?." Tanya Riska.
"Ya, salah satu pengusaha sukses di kota ini." Jawab Rabella yang masih sombong.
"Aku tidak perlu menjawab pertanyaan orang kampung seperti kamu, karena kami kalangan kaya yang tidak harus menjawab pertanyaan tidak berharga dari orang-orang rendah seperti kalian." Jawab Rabella.
"Dan ya, dulu aku dan Akbar adalah pasangan romantis, tapi kamu hadir lalu merusak hubungan kami. dan karena kamu juga Akbar sekarang meninggalkan ku. apa yang bisa di banggakan dari mu hah?, kamu miskin, hanya penjual toko bunga kecil, dan tidak berpendidikan." Hina Rabella pada Riska.
Lalu Riska yang awal nya berusaha menerima keadaan pun malah terdiam lagi mendengar hinaan Rabella yang menusuk pada hati nya.
Namun Akbar yang melihat Riska di hina pun langsung berdiri di depan Riska dan memegang pundak Rabella dengan kuat.
"Tidak seharusnya kamu menghina istri ku Bel, aku menikah dengan nya karena aku cinta pada nya." Ucap Akbar.
"Apa yang kamu banggakan dari nya?, dia itu hanya wanita rendah." Tanya Rabella.
"Dia memang bukan dari kalangan atas seperti kita, tapi dia selalu ada untuk ku bahkan tau apa yang aku butuhkan tanpa aku harus memberitahunya terlebih dahulu. dia wanita sempurna yang tidak pernah menghina ataupun berkata kasar hanya untuk mencapai keinginan nya." Jawab Akbar.
"Dan dia berbeda dengan mu, dia selalu rendah hati dan tidak pernah membalas sebuah hinaan dengan hinaan. sedangkan kamu, terlalu sombong dan selalu menghina banyak orang hanya untuk ego mu Bel. maka dari itu aku memutuskan untuk menikah dengan Riska dan meninggalkan mu." Sambung Akbar lalu pergi dengan Riska.
Lalu Rabella pun terdiam saat tamparan keras dari pernyataan Akbar kini menghancurkan mimpi nya yang akan menjadi Nyonya Pratama.
"Pembalap Itu Istri Ku"
__ADS_1
Kini Riska sudah bergabung dengan Kresna dan Renata di temani Akbar. sedangkan Rabella hanya melihat mereka dari kejauhan dengan hati yang begitu pedih meratapi kenyataan.
"Baik, kita sudah dapat pemenang hari ini, ya seorang wanita cantik yang melegenda namun kali ini dengan status yang berbeda. kenapa?, karena kini sang juara sudah menikah dengan pangeran yang ia impikan. dan mari kita sambut sang juara legendaris kita, Riska gundala putri." Ucap Mc.
"Loh bagaimana Mc itu tau nama ku Res?, bukankah aku sudah menyamar sebaik mungkin?." Tanya Riska pada Kresna.
"Karena sirkuit ini adalah tempat yang dulu pernah lu harumkan nama baik nya, dan pemimpin dari Sirkuit ini adalah paman Brama. lu mengenal nya bukan?." Tanya balik Kresna.
"Haha.. kenapa lu tidak bilang sebelum nya, gua rindu pada paman Brama. setelah ini kita bertemu paman Brama dulu ya sebelum pulang." Jawab Riska.
"Yasudah, tapi lu pergi dulu sana untuk mengambil hadiah lu, baru nanti kita pergi." Ucap Kresna.
"Oke, ehm.. sayang aku kesana dulu ya." Ucap Riska.
"Silahkan" Balas Akbar.
Lalu Riska pun berlari dan naik ke atas panggung nomor satu di ikuti pemenang kedua dan ketiga. setelah itu, ia pun di berikan hadiah yang sudah di janjikam dan kembali lagi menghampiri Kresna, Akbar dan Renata.
"Terimakasih Res, berkat lu gua bisa mewujudkan satu impian orang yang gua sayang." Ucap Riska.
"Sudah tugas gua Ris, oh ya, lebih baik kita cabut sekarang agar lu bisa cepat istirahat." Saran Kresna.
"Gua rasa lu benar Res, karena Riska hari ini belum istirahat sama sekali." Balas Akbar.
Dan setelah itu, Kresna dan Aurora pun keluar dan segera masuk ke dalam mobil Kresna. sedangkan Akbar langsung masuk dengan Riska ke dalam mobil Akbar.
Lalu mereka pun pergi dari tempat balap sirkuit itu menuju sebuah pemakaman. dan ketika sudah sampai di pemakaman, Riska pun heran karena untuk tujuan apa mereka kesini.
"Loh Res, ngapain kita kesini?." Tanya Riska yang bingung.
"Bertemu paman Brama" Jawab Kresna.
"Maksud lu paman sudah meninggal?." Tanya Riska.
"Iya Ris, inilah rumah terakhir nya." Jawab Kresna sambil berlutut dan memegang nisan makam Paman Brama.
Lalu Riska pun berlutut dan meneteskan air mata nya ketika ia mengetahui kebenaran itu. setelah itu Akbar pun memeluk Riska dan menenangkan nya.
Bersambung..
Welcome back to Ar novel hehe. alhamdulillah aku sudah bisa up hari ini dan bisa kembali menemani kalian hehe.
Bagaimana liburannya?, seru kah?, kalau aku si alhamdulillah seru karena akan ada sepupu baru yang nanti akan lahir menemani lebaran selanjut nya.
Hehe segitu saja dulu ya pembukaan nya, semoga kalian bahagia dan selalu dalam lindungan Allah swt.
__ADS_1
Terimakasih, jangan lupa like, saran, koment, rate dan vote or gift.