Pembalap Itu Istri Ku

Pembalap Itu Istri Ku
sabar


__ADS_3

Setelah Dokter memeriksa Aidha, ia pun menghampiri Akbar. lalu Akbar yang khawatir segera menanyakan kabar putri nya.


"Bagaimana keadaan putri saya Dok?." Tanya Akbar.


"Nona muda hanya kecapean saja Tuan, dan minggu depan saya sudah buatkan janji untuk check up jantung Nona muda kembali." Jawab Dokter.


"Terimakasih Dok" Ucap Akbar.


"Sama-sama Tuan, kalau begitu saya permisi dulu." Balas Dokter.


Lalu Dokter pun pergi di antar oleh Akbar. kemudian ketika Akbar hendak masuk ke dalam rumah, motor sport pun berhenti di depan rumah Pratama.


Dan terlihatlah seorang Riska yang langsung menghampiri Akbar dengan wajah dingin nya. lalu Akbar yang rindu namun gengsi pun hanya memberikan tatapan dingin kepada Riska.


"Untuk apa kamu kesini?." Tanya Akbar.


"Aku ingin bertemu Aidha, aku sangat rindu dengan nya." Jawab Riska dengan wajah yang sangat sedih.


"Tidak boleh, untuk apa kamh bertemu dengan nya lagi. sedangkan dulu kamu meninggalkan kami begitu saja tanpa pamit." Tanya Akbar lagi.


"Maafkan aku, aku hnya tidak kuat harus terus bersama kamu yang cemburuan dan tidak pernah percaya dengan ku. dan tolong izinkan akh bertemu Aidha sekali saja karena aku juga ibu nya." Jawab Riska sambil meneteskan air mata.


"Tidak.. pergi dari sini" Usir Akbar.


"Tolong sekali saja." Pinta Riska yang kemudian bersujud di kaki Akbar sambil menangis.


Lalu Aidha yang mendengar suara bising pun terbangun dari pingsan nya. dan melangkah keluar menuju sumber suara. kemudian ketika ia melihat Akbar hendak mendorong paksa Riska pun dengan segera menahan tangan Akbar.


"Papah, apakah ini Mama?" Tanya Aidha.


"Aidha.." Ucap Riska yang terbelalak kaget karena remaja di sirkuit tadi adalah Aidha putri nya.


"Ehm.. Tante Riska?, kenapa kamu di sini?." Tanya Aidha lalu menghampiri Riska dan mengusap kedua pipi Riska yang basah.


"Apakah ini kamu?" Tanya Riska yang langsung memeluk Aidha.

__ADS_1


"Maksud tante bagaimana?, kenapa tante memeluk aku?" Balik tanya Aidha.


"Siapa tante sebenarnya?, tolong jelaskan pada ku." Tanya Aidha lagi yang begitu penasaran.


Dan ketika Riska sudah melepas pelukan nya lalu mencoba untuk menjawab pertanyaan Aidha, Akbar pun langsung memotong penjelasan Riska.


"Dia adalah orang yang sudah tega memisahkan Anak dan ibu nya." Jawab Akbar dengan penuh kebencian.


"Apa?, jadi tante yang membuat Mama pergi jauh dari ku?" Tanya Aidha yang tidak percaya.


"Bukan Nak, tante sebenarnya adalah ma" Jawab Riska yang terpotong oleh Aidha.


"Tante jahat, ku pikir tante berbeda dengan wanita lain. ternyata tante sama saja, tante penghancur keluarga ku" Teriak Aidha yang langsung percaya dengan ucapan Akbar.


"Aidha.. aku bisa jelaskan." Balas Riska dengan tenang sambil memegang kedua tangan Aidha.


Lalu ketika Riska hendak menjelaskan, Riska yang tidak kuat mendengar kabar buruk ini pun semakin down kesehatan nya. bahkan ia langsung sesak nafas dan kehilangan keseimbangan.


"Akbar!, panggil Dokter sekarang" Teriak Riska.


Dan setelah sampai di rumah sakit pun Riska yang depresi melihat kondisi Aidha pun mulai bertanya pada Akbar dengan penuh air mata..


"Aidha kenapa?, jawab aku Akbar!" Teriak Riska.


"Aidha.." Balas Akbar yang tertahan karena menahan air mata.


"Jawab Bar!, jawab!!!" Teriak Riska sambil mengacak-acak rambut nya.


"Jantung Aidha bocor dan dia harus segera mendapatkan pendonor jantung yang tepat untuk nya." Balas Akbar.


"Hah?, bagaimana bisa jantung Aidha bocor Akbar?." Tanya Riska yang kaget.


"Aku terlalu sibuk sehingga aku kecolongan Ris, maaf ini karena kelalaian ku juga." Jawab Akbar dengan penuh penyesalan.


Lalu ketika Riska mendengar penjelasan Akbar, ia pun hanya terdiam dan langsung terduduk lemas di kursi rumah sakit.

__ADS_1


........


Di sisi lain Qasid yang marah besar karena Aidha hilang pun segera mencari keberadaan Reival yang memang terlihat di cctv rumah Qasid.


Bahkan hampir ke semua tongkrongan yang ada di kota A ia kunjungi dan tanyakan satu-satu hanya untuk mencari keberadaan Reival.


Sampai akhirnya Qasid mendapat info di tempat MMA ada sebuah kejuaraan ilegal yang pastinya Reival ada di sana untuk mengikuti MMA itu.


"Baiklah gua akan kesana, lu sendiri tolong pantau tempat itu sampai nanti gua datang." Titah Qasid.


"Gua akan membalas lu anj*ng, gara-gara lu wanita yang harusnya bersama gua sekarang pergi dari genggaman gua." Sambung Qasid sambil mengepalkan telapak tangan nya.


...satu jam kemudian...


Kembali lagi ke rumah sakit, kini Aidha harus di rawat inap di rumah sakit dan di temani Akbar di samping nya. sedangkan Riska hanya di luar menatap Aidha dari kaca pintu rumah sakit sambil tersenyum.


"Ehm.. Mama tidak pernah pergi meninggalkan kamu sayang, hanya saja papa mu selalu melarang ku untuk bertemu dengan mu." Ucap batin Riska sambil terus tersenyum mentap Aidha.


Karena Flashback on..


Sepuluh tahun lalu Riska pernah pulang ke rumah Pratama, namun di sambut tidak baik oleh Akbar. dan ketika ia hendak bertemu dengan Aidha, Akbar malah mengusir nya karena tidak mau ada hubungan lagi dengan Riska.


"Bar, tolong sekali saja, aku ingin bertemu putri ku." Ucap Riska memohon.


"Pergilah, jangankan kamu menyentuh nya, untuk melihatnya saja aku tidak akan mengizinkan itu." Balas Akbar dengan dingin.


"Please dia putri ku dan aku yang melahirkan nya. apa kamu lupa perjuangan ku untuk melahirkannya Akbar?, tolong izinkan aku." Ucap Riska yang terus memohon.


Sampai Akhirnya Akbar terpaksa mendorong Riska hingga tersungkur kena knalpot motor milik nya sendiri. Dan itu alasan kenapa Riska memiliki luka di tubuhnya dan ada banyak bekas memar.


Flashback Off


Setelah banyak nya rintangan yang Riska hadapi, ia hanya bisa berpasrah sekarang. karena ia sadar diri dan selalu menyalahkan dirinya atas semuanya.


Kembali lagi kepada Qasid, kini dia sudah menemukan keberadaan Reival yang tengah ikut MMA saat itu di temani Tuan Laurent dengan gaya pakaian seperti Mafia dan style rambut yang kini sudah memutih.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2