
Lalu Akbar pun membalas pelukan Riska sambil meneteskan air mata dengan penyesalan yang banyak sekali dalam hati nya.
"Maafkan aku karena selalu memaksakan kamu untuk menerima hobby ku, kurang ku, penyakit ku dan segala nya tentang aku.. hiks.. hiks.." Ucap Riska dalam tangis nya.
"Aku tau kamu belum mencintaiku seutuhnya, aku juga tau hobby ku tidaklah bisa di terima oleh siapapun. aku sadar, aku hanyalah anak angkat seorang mafia, aku juga tidak di besarkan dengan orang tua lengkap dan kasih sayang yang baik dari kedua orang tua yang lengkap." Sambung Riska.
"Aku juga sadar tidaklah sempurna seperti Rabella. dia model, cantik dan setara dengan kamu baik ekonomi maupun gelar nya. beda dengan ku yang tumbuh dengan kondisi tidak sehat, hanya tukang perangkai bunga, dan anak yg mencoba sekolah dengan uang hasil balap serta pinjaman dari banyak rentenir." Maki Riska pada dirinya sendiri.
"Tidak Bee, jangan bicara seperti itu. kamu wanita sempurna, kamu tidak seburuk itu. kamu wanita hebat dan tangguh, kamu paling cantik dan istri yang terbaik." Ucap Akbar yang mencoba membangun percaya diri Riska.
"Kamu salah Bee, aku tidak seperti yang kamu bilang. ehm.. maafkan aku karena harus memaksa kamu menetap serta menerima hobby ku yang jelas tidaklah bisa di terima oleh pria manapun." Balas Riska yang langsung melepas pelukannya dan pergi.
"Bee.. tunggu.." Ucap Akbar sambil mengejar Riska.
Namun Riska terus melangkah hingga menuju kamar nya. kemudian Riska menghampiri Bunda Dele dan tersenyum ketika melihat mata Aidha yang bersinar seolah menyemangati nya.
"Bun, boleh aku gendong Aidha?." Tanya Riska.
"Iya Nak, Ai sama Mamah dulu ya." Jawab Bunda Dele yang langsung memberikan Aidha pada Riska.
Setelah Aidha di gendongan Riska, Bunda Dele pun mengelus pundak Riska dengan tatapan yang menunjukkan rasa tidak enak terhadap Riska.
"Bunda tidak usah khawatir, aku tidak akan meninggalkan Putra Bunda. karena aku tidak mau Aidha kurang kasih sayang seperti yang pernah aku alami." Ucap Riska yang seolah mengerti perasaan Bunda Dele.
"Aku tau Akbar memang belum mencintai ku dan melupakan Rabella. tapi aku sudah tak peduli itu lagi, karena aku tau cinta memang tidak bisa di paksakan." Sambung Riska sambil mengelus pipi Aidha dengan wajah ceria nya.
Kemudian Akbar yang mendengar penuturan Riska dari kejauhan pun benar-benar tidak bisa berpikir lagi dengan jernih. karena ia bingung, sebenarnya Riska hati nya terbuat dari apa.
"Bunda minta maaf ya nak" Ucap Bunda Dele.
"Tidak apa-apa kok Bunda, sudah tidak usah di pikirkan. lebih baik Bunda istirahat saja ya, aku juga mau istirahat sebentar sebelum aktivitas lagi." Balas Riska.
__ADS_1
"Baiklah Nak, Bunda permisi dulu ya." Ucap Bunda Dele yang kemudian pergi tanpa menghiraukan keberadaan Akbar.
Lalu setelah Bunda Dele pergi, Akbar menghampiri Riska dan mengelus pundak nya. namun Riska tidak merespon apa-apa.
"I'm sorry to that Bee, please." Ucap Akbar.
"Lupakan saja, sekarang kamu fokus dengan kerja dan Aidha saja." Balas Riska.
*waktu terus berlalu*
Tidak terasa kini sudah sore, Akbar memutuskan untuk tidak masuk kerja. karena dia tau, Riska pasti akan menyakiti dirinya jika stress berat.
Lalu ia juga mencoba memberikan perhatian lebih pada Riska, walau Riska kadang tidak hiraukan karena rasa sakit hati nya.
"Bee, makan dulu yuk." Ucap Akbar sambil membawa nampan berisikan nasi dan kukus tahu kesukaan Riska.
"Aku tidak mau makan." Balas Riska yang masih tiduran menjaga Aidha yang tengah tidur.
"Makan dulu dong Bee, kamu kan belum makan sedari pagi..." Ucap Akbar yang mencoba membujuk Riska.
Kemudian Akbar pun duduk di samping Riska dan menyuapi nya sedikit demi sedikit. sedangkan Riska yang tadinya menolak makan pun, kini sangat lahap karena ia merasa lapar sekali.
Dan setelah Akbar menyuapi Riska, ia pun menggenggam tangan Riska, yang di balas tatapan oleh Riska. hingga akhirnya, Riska yang merindukan kasih sayang tulus Akbar pun mulai semakin dalam menatap mata Akbar.
"Bee, aku memang belum sepenuhnya mencintai kamu, tapi percayalah kalau aku pun masih ada rasa cinta untuk mu." Ucap Akbar.
"Aku sudah tidak peduli akan hal itu, yang aku peduli hanya kebahagiaan Aidha saja. dan aku tidak akan mempermasalahkan sesuatu lagi, karena aku yakin jika memang kamu jodoh ku yang sesungguhnya, kamu pasti akan kembali padaku." Balas Riska.
"Terimakasih ya Bee, dan maafkan aku." Ucap Akbar.
"Aku sudah memaafkan mu Bee." Balas Riska sambil tersenyum.
__ADS_1
Lalu setelah itu, Akbar pun mengelus pipi Riska dan memberikan sebuah ciuman yang kemudian di balas oleh Riska. kemudian, Akbar menggengdong Riska ke sofa dan membaringkan nya.
"Ehm.. apa kamu merindukan moment seperti ini Bee?." Tanya Akbar sambil menatap Riska.
Dan Riska yang tidak bisa membohongi hati nya pun hanya mengangguk dengan tatapan sedih. namun Akbar yang langsung mengerti ingin Riska pun segera membuka kaos nya.
"Kamu boleh meminta apapun dari ku Bee, kamu punya hak tentang ini. karena aku tidak akan memaksa kamu seperti dulu lagi, jadi jangan diam ya lain kali." Ucap Akbar.
"Maafkan aku Bee, aku hanya tidak enak hati. karena aku sadar diri bahwasannya aku belum mampu membuatmu mencintai." Balas Riska.
"Tapi kasih sayang ku, akan selalu ku sertai dalam setiap langkah mu." Ucap Akbar yang kemudian mencium Riska.
Lalu mereka pun berciuman satu sama lain untuk melepas Rindu, namun ketika bibir Akbar sibuk mencium Riska, tangan nya pun m****a perlahan area s******f Riska hingga membuat nya m*****kuh meraskan ken******n.
"Ach.. ehm.." Des*h Riska sambil meremas punggung Akbar.
"Kamu menikm*ti nya?." Tanya Akbar.
"Yeah.." Jawab singkat Riska.
Lalu setelah melihat Riska sudah mencapai ga***h, ia pun memb*ka baju Riska, hingga kini mereka sama-sama tel****ng d*d*. kemudian Akbar memainkan b*ah kesukaan nya, hingga membuat l*ngk*han demi l*ngk*han dari mulut Riska.
Yang membuat Akbar semakin bersemangat. lalu setelah puas di atas, ia pun turun ke bawah lalu membuka kain yang menutupi lembah rindang tipis Riska.
Lalu..
Bersambung.
Apa yang akan terjadi?? Hahahaa.. cie penasaran ya?? Wkwk kasihan, kalau penasaran, see you next episode.
jangan lupa di like, koment, rate, vote or gift ya..
__ADS_1
and by the way, maaf aku baru bisa up, karena harus pindah rumah jadi sibuk dan membuat kalian menunggu ku🙂🙂💞💞..
terimakasih semua.. thanks for everything..