Pembalap Itu Istri Ku

Pembalap Itu Istri Ku
Awal mula perjodohan


__ADS_3

Dan tanpa sengaja, Mr. X pun bertemu dengan Bunda Dele yang tengah di bantu Suster dengan kursi roda di lorong sekitaran rumah sakit.


"Laurent, benar kan ya kamu Laurent?" Tegur Bunda.


Ya, Laurent Winata lah nama asli Mr. X. so next supaya mudah di ingat dan di resapi ea resapi gak tuh haha, jadi aku akan ucap nya Laurent aja ya untuk pemeran tokoh Mr. X.


Next..


Mr. Laurent yang mendengar nama asli nya di panggil pun langsung menunduk kan kepala nya dan melihat Bunda Dele sambil mengingat-ingat.


"Astaga Ren, pasti kamu lupa ya sama aku?" Tanya Bunda.


"Ya, memang kamu siapa?" Balik tany Mr. Laurent.


"Aku Cendelena jeo, ingat kah kamu?" Tanya Bunda.


"Yaampun Del maaf aku lupa" Jawab Mr. Laurent lalu memeluk Bunda dan cipika cipiki haha.


Setelah itu, Bunda Dele menyuruh Suster meninggalkan mereka berdua. lalu Mr. Laurent pun mendorong kursi roda Bunda Dele untuk lanjut keliling rumah sakit.


"Lama ya kita gak ketemu hehe" Ucap Bunda.


"Begitulah Del, tapi kamu masih tetap sama cantik nya kok seperti masa belajar dulu haha" Canda Mr. Laurent.


"Kamu suka gombal aja kebiasaan nih" Balas Bunda.


"Oh ya Del, kamu kenapa kok bisa seperti ini?" Tanya Mr. Laurent.


"Aku kecelakaan mobil Ren, dan untung nya ada gadis baik yang membantu aku ke rumah sakit. huft jika tidak mungkin aku sudah ke alam baka" Jawab Bunda.


"Hais ada-ada saja, tapi keadaan kamu sekarang baik-baik saja kan?" Tanya Mr. Laurent lagi.

__ADS_1


"It's oke kok, and by the way kamu juga ngapain di sini tumben pula ke rumah sakit." Ucap Bunda.


"Aku sedang mengantar Anak angkat ku check up. karena jika tidak di antar dia gak akan mau check up." Balas Mr. Laurent.


"Hais, memang nya beliau sakit apa Ren?" Tanya Bunda.


"Ia punya banyak trauma Del, dan ia juga hidup sebatang kara. hingga aku bertemu dengan dia pun dalam keadaan miris berlumuran darah. tapi, sudahlah Del aku gak sanggung cerita nya" Jawab Mr. Laurent.


"Maaf ya Ren aku jadi mengingatkan kamu" Ucap Bunda.


"Tidak apa-apa Del. oh ya, bagaimana kabar Akbar?," Tanya Mr. Laurent.


"Dia sangat baik kabar nya, bahkan kini ia sudah sukses menjalankan perusahaan milik almarhum Ayah nya." Jawab Bunda.


"Cie sudah jadi CEO dong hehe" Ucap Mr. Laurent.


"Begitulah, tapi dia masih saja belum menikah. padahal aku kan ingin sekali cepat nimang cucu" Balas Bunda.


Namun candaan Mr. Laurent ternyata di anggap serius oleh Bunda Dele. hingga ia pun merespon dengan semangat untuk menjodohkan Akbar dan Riska.


"Ide bagus tuh Ren. kalau begitu, pertemukan aku dengan Putri mu sekarang saja. biar urusan kedepan nya nanti kita lihat saja Akbar dan juga Putri mu cocok atau tidak nya" Ucap Bunda.


"Hais Del, aku cuma becanda saja weh. lagi pula aku tidak yakin kalau Akbar mau dengan Putri ku yang kelakuan nya sebelas dua belas dengan Ayah nya haha" Balas Mr. Laurent.


"Ah sudah kamu tuh becanda terus. ayo pertemukan aku dengan nya yak, please yak yak" Bujuk Bunda.


Dan akhir nya, Mr. Laurent pun mengajak Bunda Dele ke ruang MRI untuk melihat keadaan Riska yang tengah di periksa oleh Dokter di dalam.


... Singkat cerita...


Bunda Dele dan Mr. Laurent pun tiba di depan ruangan MRI. lalu Dokter pun keluar ruangan di saat yang tepat dan segera membicarakan keadaan Riska dengan Mr. Laurent.

__ADS_1


"Permisi Tuan, saya ingin menyampaikan sesuatu" Ucap Dokter.


"Silahkan" Balas singkat Mr. Laurent.


"Maaf Tuan, sebelum nya kami sudah berusaha sebaik mungkin untuk merawat Nona muda. namun sejauh ini syaraf pada otak Nona muda kini kian parah karena menurut laporan psikologis Nona tiga bulan lalu, Nona muda tengah mengalami syok parah karena trauma hujan nya ketika hujan turun, hingga syaraf otak nya pun ikut terganggu Tuan." Tutur Dokter selengkap mungkin.


Lalu Mr. Laurent dan Bunda Dele pun kaget mendengar kabar yang tidak baik ini. hingga mengundang amarah Mr. Laurent pada Dokter.


"Apa kalian ini tidak becus merawat satu pasien saja?, saya sudah bayar mahal setiap tahun rumah sakit ini. apa tidak bisa kalian memberi pelayanan terbaik untuk Putri ku hah!?" Bentak Mr. Laurent.


"Laurent sabar" Ucap Bunda sambil mengelus tangan Mr. Laurent.


"Bagaimana bisa sabar Del, coba kamu lihat lah pelayanan di rumah sakit ini. masa mengurus satu penyakit saja tidak becus!" Bentak Mr. Laurent lagi.


"Dok, lebih baik tinggalkan kami. terimakasih sudah membantu Putri Laurent" Ucap Bunda.


Lalu Dokter pun pamit dan pergi meninggalkan Bunda Dele dan Mr. Laurent. setelah itu, Riska yang mendengar semua penuturan Dokter pun hanya berdiri diam sambil mengganti baju nya.


Setelah itu, Bunda Dele mengajak Mr. Laurent untuk masuk ke dalam ruangan MRI bertemu Riska.


"Sayang, bagaimana keadaan kamu?" Tanya Mr. Laurent ketika sudah sampai di dalam ruangan.


"Aku baik-baik saja Pah" Jawab Riska lalu membalikkan tubuh nya.


Lalu Bunda Dele yang melihat wajah Riska pun kaget begitu pun dengan Riska yang sama-sama kaget.


"Loh Bunda nya Akbar kenal dengan Papah La?" Tanya Riska.


"Lah kalian sendiri saling kenal?" Tanya balik Mr. Laurent.


"Justru itu Ren, gadis yang menolong ku itu ya Putri mu. astaga bumi ini memang sempit ya Tuhan, kemari nak" Ucap Bunda.

__ADS_1


Lalu Riska pun menghampiri Bunda dan memeluk nya dengan erat. sedangkan Mr. Laurent yang melihat nya pun sangat bahagia karena dia tau jika ada yang sudah suka dengan hadir nya Riska pasti Riska akan membawa pengaruh baik untuk orang itu dan keluarga nya.


__ADS_2