
"Ibu tidak sabar menimang seorang cucu darimu!!!" Kata perempuan itu dengan sebuah senyuman bahagia di wajahnya hingga membuat Kayla tak mampu berkata apa-apa.
👼👼👼
Perempuan itu menoleh menatap Genta hingga membuat Genta mengukir sebuah senyum tipis di wajahnya dan berkata, "kau memang belum tahu, kau sedang mengandung anak kita."
Ucapan Genta langsung membuat Kayla terdiam di tempatnya, perempuan itu tak mampu berkata apa-apa mendengar sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.
Air mata Keyla langsung merembes di pipinya hingga membuat semua orang yang ada di sana langsung panik karena mereka sudah mengetahui dari dokter bahwa perempuan itu sedikit saja tertekan, sedikit saja emosional pasti akan berpengaruh pada janinnya.
Maka mereka dengan cepat berlomba menenangkan perempuan itu.
"Sayang,, jangan menangis, ini berita bahagia," ucap Hera.
"Hei,, cucuku dalam rahimu juga ikut menangis kalau kau menangis," kata Adam yang kini merasa sangat cemas sebab bayi dalam kandungan perempuan itu adalah cucu pertamanya.
__ADS_1
Apalagi sekarang dia berharap bahwa bayi kecil itu ialah seorang perempuan, agar dia yang tidak pernah menimbang bayi perempuan bisa merasakannya di cucu pertamanya.
Sedangkan Genta, pria itu menyeka air mata Kayla dan mengusap punggang perempuan itu.
"Ayah dan ibu sudah tahu semuanya, jadi kau tidak perlu takut, akulah yang salah dengan apa yang kau lakukan padamu, Tapi saat ini kita sudah punya seorang calon anak, jadi kau harus lebih memperhatikan kesehatanmu," kata Genta.
"Ahh, benar,, kami sudah tahu semuanya, Kami sudah tahu tentang apa yang terjadi padamu. Ayah benar-benar kesal terhadap Genta, tapi sekarang ada seorang cucu yang akan datang di keluarga kita, ini adalah berkat yang tak terhingga!!!" Tegas Adam.
Keyla yang mendengarkan itu semakin tidak bisa menahan tangisannya karena tidak menyangka bahwa dia yang selama ini tidak tahu apa-apa Memang telah ketinggalan banyak sekali informasi.
Adam yang ada di sana sangat tidak setuju dengan istrinya, "kau ini, bisa-bisanya kau mengusir aku, Aku juga mau di sini menenangkannya, kau tidak tahu betapa berbahayanya Kalau dia dan cucu kita sampai kenapa-kenapa karena perasaan emosionalnya?" Kesal Adam pada istrinya sembari menguburkan tangannya memegang tangan Kayla yang tampak berkeringat dan dingin.
Tetapi baru sesaat dia memegangnya, Hera langsung menarik tangannya dan mendorong dia bersama-sama dengan Genta.
"Kalian para lelaki mana mengerti membujuk seorang perempuan cepat keluar sana!!!" Bentak Hera pada kedua lelaki itu.
__ADS_1
Keyla yang melihat bagaimana semua orang sangat memperdulikannya semakin terharu dan tak bisa menahan dirinya sendiri hingga dia semakin menangis keras.
tangisan Keyla yang semakin keras langsung membuat dua pria yang diusir oleh Hera kembali lagi menghampiri Keyla yang duduk di tepi ranjang.
"Sayang, jangan menangis, Ayah tidak akan pergi kok, Ayah tetap di sini bersama-sama denganmu, hanya ibumu saja yang terlalu keterlaluan mengusir aku!!!" Kata Adam pada Keyla sembari mengusap air mata perempuan itu.
"Tapi--" Hera hanya bisa menggertakkan giginya, perempuan itu tidak melanjutkan ucapannya dan beralih mengambil air mineral yang diletakkan di atas meja agar Keyla bisa meminumnya.
"Minum ini," ucap Hera pada Keyla.
Keyla yang mengulurkan tangannya untuk mengambil botol air mineral itu merasa Genta, sehingga gentala yang membantunya untuk minum.
Semua orang yang ada di sana memperhatikan Keyla setiap detik dan setiap hembusan nafas perempuan itu.
Takut sekali sampai terjadi apa-apa pada perempuan yang sedang menunggu air minum.
__ADS_1