Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
20.


__ADS_3

"Tuan hardison ingin bertemu dengan mu datanglah ke ruanganku!" Ucap pria dari seberang telepon langsung membuat pria itu menyertakan giginya lalu dia mengubah tujuannya dengan pergi ke ruangan ayahnya.


🌄🌄🌄


Tetapi dalam perjalanan, dia masih berusaha menghubungi Marisa sampai akhirnya ketika dia tiba di depan pintu ruangan ayahnya, panggilan telepon itu akhirnya diangkat.


"Halo?" Ucap perempuan dari seberang telepon langsung membuat Genta memberi kode pada asisten ayahnya bahwa dia akan mengangkat panggilan teleponnya terlebih dahulu.


"Apa yang sudah kau lakukan?!" Tanya Genta dengan suara yang pelan tetapi sangat dingin hingga membuat Marisa yang saat itu berada di apartemennya kini merasa cemas bahwa pria itu benar-benar akan memarahinya.


"Apa yang kau maksud?" Tanya Marissa berpura-pura tidak tahu tentang kejadian yang menimpa Kayla meski sebenarnya dia sudah tahu bahwa Apa yang dibicarakan Genta iyalah tentang kejadian yang baru saja dialami oleh Keyla.


"Jangan berpura-pura tidak tahu, ini yang pertama dan terakhir kalinya aku memperingatkanmu, jangan pernah menyentuh Keyla!! Dan mulai sekarang, kau tidak perlu melakukan apapun untuk mencegah pernikahan mereka!! Ahh,, satu hal yang paling penting, jangan pernah menghubungiku lagi!!" Bentak Genta pada perempuan di seberang telepon lalu mematikan panggilan telepon itu dan langsung memblokir nomor ponsel Marisa.

__ADS_1


"Perempuan tidak berguna, percuma lahir dari keluarga kaya raya jika tidak memiliki otak!!" Ucap Genta menyimpan ponselnya ke dalam satu jasnya lalu pria itu kemudian berjalan ke ruangan ayahnya.


Sementara itu, Marisa yang berada di apartemennya yang mendapat panggilan telepon itu kini merasa begitu marah.


Dalam kemarahannya, perempuan itu berusaha menghubungi ulang Genta untuk menjelaskan lebih detail tentang apa yang terjadi namun perempuan itu menyadari bahwa nomornya telah diblokir oleh Genta hingga membuat perempuan itu melemparkan ponselnya ke arah dinding.


Buk!!


Bagaimana tidak, rencana mereka tidak seperti yang dilakukan oleh Citata, tidak ada acara menghamburkan uang ke pada Keyla dan juga acara mendorong perempuan itu.


Mereka hanya menyusun kalimat untuk membuat perempuan itu dipermalukan oleh video yang mereka ambil, tetapi bahkan kata-kata yang keluar dari mulut Citata sangat berbeda dengan yang mereka bicarakan.


"Sial!! Perempuan sialan itu, lihat saja aku akan membuatmu tidak bisa mendapatkan Rion!!!" Geram Marisa dalam hati sembari perempuan itu berjalan lagi menghampiri ponselnya yang sudah terjatuh di lantai.

__ADS_1


Untung saja, meskipun layar ponselnya sudah retak, tetapi ponsel itu masih berfungsi dengan baik sehingga di marisa langsung menggunakan ponsel itu untuk menghubungi Citata.


Drrtt... Drrtt.. Drrtt.


"Halo?!" Jawab perempuan dari seberang telepon dengan nada suara yang begitu kesal hingga membuat Marisa menjadi lebih kesal lagi pada perempuan itu.


"Apa yang tadi kau lakukan?!! Itu bukan rencana kita, kau melakukan sesuatu yang berada di luar rencana kita!!!" Bentak merisa yang benar-benar marah pada perempuan di seberang telepon sehingga dia tidak bisa lagi menahan amarahnya.


Sementara Citata yang berada di seberang telepon juga sangat terkejut dengan ucapan Marisa hingga dia langsung mengumpat, "Sial!! Kenapa juga kau memarahiku?!! Akulah yang tadi dipermalukan, semua orang melihatku dan mengatakan kata-kata yang tidak pantas padaku!! Keyla sialan itu, ternyata dia pandai juga bersilat lidah, Bahkan dia mengatakan sesuatu yang tidak terjadi!


"Apanya yang sudah dijodohkan sedari kecil? Banggsat!! Perempuan ****** itu, dia sengaja mengatakan lelucon konyol seperti itu agar aku malu di depan semua orang!! Tidak akan kubiarkan, aku akan membalasnya, perempuan itu akan ku--"


"Diam kau Jallang sialan!!! Mulai sekarang, kau jangan berani menyentuh Keyla atau kau akan berhadapan langsung denganku!!! Juga, apa yang sudah kau lakukan membuatku dimarahi oleh pria yang kusukai, jadi aku juga tidak akan membiarkanmu, pokoknya aku akan membuatmu merasakan apa yang kurasakan!!!" Teriak Marissa lalu dia kemudian kembali melemparkan ponselnya ke lantai hingga ponsel itu benar-benar tidak bisa lagi digunakan.

__ADS_1


__ADS_2