
Setelah Hera meninggalkan apartemen, barulah Keyla merasa lega bahwa ibu angkatnya telah pergi dan tidak ada sesuatu yang berhubungan dengan Genta yang ditemukan oleh Hera di apartemen nya.
"Maaf Nona, Apakah Nona mau istirahat?" Tanya seorang pelayan yang berasal dari kediaman keluarga Ozon sebab Hera memang menyuruh pelayan itu untuk datang ke sana menemani Keyla dan menjaga Keyla yang sedang sakit.
"Ahh, ya, tapi aku bisa jalan sendiri, namun Aku ingin minum jus buah," ucap Keyla menata pelayan yang ada di hadapannya.
"Baik Nona," ucap sang pelayan kemudian berjalan ke arah dapur sementara Keyla kemudian berdiri menggunakan sebuah tongkat bantu lalu perempuan itu berjalan ke arah kamar dan melihat kamarnya yang telah dibersihkan oleh seorang jasa cleaning service.
Kamarnya menjadi lebih rapi, tetapi perempuan itu melihat Ada beberapa barang Genta yang diletakkan di sudut ruangan hingga Keyla kemudian menghela nafas sekaligus merasa lega bahwa Ibu angkatnya tidak masuk ke dalam kamarnya dan melihat barang-barang itu.
Namun kini, sebab pelayan yang dikirim oleh ibu angkatnya untuk melayaninya di apartemen ialah pelayan yang dekat dengan ibu angkatnya, maka akan sulit untuk membungkam mulut perempuan itu jika melihat sesuatu.
'Aku harus membereskan barang-barang ini,' ucap Keyla dalam hati sembari melangkah menuju barang-barang milik Genta lalu satu persatu dari barang-barang itu ia pindahkan ke ruang ganti pakaian.
Karena kesulitan bergerak, maka Keyla membutuhkan waktu yang lebih lama hingga pelayan yang ada di luar sudah mengetuk pintu kamar Keyla berkali-kali.
__ADS_1
Tok tok tok...
"Nona Baik-baik saja bukan? Tolong jawab saya," suara sang pelayan langsung membuat Keyla mempercepat langkahnya ke ruang ganti membawa sebuah paper bag terakhir yang harus ia sembunyikan dari pelayan itu.
Setelah itu, barulqh Keyla berjalan ke arah pintu lalu dia membuka pintu tersebut dan tidak mendapati lagi pelayan berdiri di depan pintunya.
"Aku baik-baik saja," ucap Keyla sembari memperhatikan apartemen itu untuk melihat keberadaan sang pelayan.
Pelayan yang sudah menelepon Hera merasa begitu lega saat melihat Keyla telah keluar dari kamar hingga dia menghampiri Kayla dan melihat keringat di sekujur tubuh Perempuan itu.
"Aku baik-baik saja, tapi kau tidak menghubungi ibuku bukan?" Tanya Keyla yang merasa khawatir bahwa perempuan itu telah melaporkan kediaman utama.
"Ahh itu,, saya akan kembali menelpon Nyonya untuk memberitahu bahwa Nona baik-baik saja." Ucap sampeyan sembari membantu kilo berjalan ke arah tempat tidur dan setelah Keyla duduk di sana, pelayan itu mengambil jus yang sudah ia buatkan untuk Keyla.
Setelah itu, barulah pelayan itu menelpon Nyonya nya untuk mengatakan bahwa keadaan Keyla baik-baik saja.
__ADS_1
Namun baru saja perempuan itu selesai menelpon saat ia terkejut Ketika seseorang tiba-tiba memasuki apartemen tanpa ada seseorang yang membukakan pintu untuk orang itu.
Namun ketika dia berbalik untuk melihat ke arah pintu, perempuan itu merasa lega bahwa ternyata yang datang ialah Genta, namun ia menyurutkan keningnya saat ia melihat bahwa pria itu sudah mengetahui sandi apartemen Keyla.
"Waktu di rumah sakit aku memerlukan banyak barang-barang untuk dibawa ke sana, Jadi aku memberitahu kata sandiku pada kakak pertama supaya dia lebih mudah mengambil barang-barang di apartemen," ucap Keyla saat ia melihat raut wajah bingung sang pelayan.
Sang pelayan tidak mengatakan apapun, tetapi perempuan itu segera pamit undur diri keluar dari kamar Keyla digantikan dengan Genta yang masuk ke kamar Keyla.
"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Genta sembari meletakkan paper bag yang ia bawa dan pria itu mendekati Keyla, ia memperhatikan wajah perempuan itu yang tampak lebih pucat dari sebelumnya.
"Aku baik-baik saja, tapi kau tidak boleh berlama-lama di sini, sebab ada pelayan ibu yang akan tinggal di sini bersamaku," ucap Keyla.
"Baiklah," jawab Genta kemudian keluar dari kamar perempuan itu untuk meninggalkan Keyla sebab Dia juga masih memiliki urusan untuk ia selesaikan.
Keyla yang melihat kepatuhan pria itu merasa begitu aneh, tetapi kemudian dia berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada hal yang buruk yang akan terjadi hingga perempuan itu kembali memanggil pelayan untuk membantunya mengelap tubuhnya yang terasa begitu lengket.
__ADS_1