Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
86


__ADS_3

Drrriririiriririririinggg......


Suara alarm yang begitu keras langsung membuat Keyla terbangun dan perempuan itu dengan cepat mematikan alarmnya dan melihat waktu sudah menunjukkan pukul 17.00.


Maka perempuan itu kembali masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya agar dia bisa berangkat bekerja karena dia bertugas masuk malam.


Saat ia ada dalam kamar mandi dan sedang membasuh wajahnya, perempuan itu mengerutkan keningnya saat ia menyadari ada sesuatu yang licin di wajahnya sehingga dia pun menyapunya dan mencium aroma tersebut ialah aroma dari lotion yang biasa dipakaikan Genta padanya saat ada bagian tubuhnya yang bengkak.


"Ini,," Keyla mengerutkan keningnya Sebab Dia tidak ingat bahwa dia memakai krim tersebut, sehingga dia pun berlari keluar dari kamar mandi dan membuka laci tempat penyimpanan benda tersebut.


"Aku benar-benar tidak ingat pernah mengambil sesuatu di sini," ucap Keyla sembari mengerutkan keningnya, tetapi perempuan itu tidak terlalu lama memperdulikannya dan dia pun meletakkan krim itu dan kembali lagi bersiap untuk pergi bekerja Sebab Dia akan terlambat jika terlalu lama membuang-buang waktu.


Setelah selesai berpakaian, Keyla duduk di depan meja rias dan perempuan itu menatap wajahnya serta melihat matanya yang sudah tidak terlalu bengkak.

__ADS_1


Tetapi perempuan itu tidak terlalu memperhadulikannya dan dia pun keluar dari apartemennya lalu berangkat ke tempat kerjanya.


Dalam perjalanan, dia masih teringat akan apa yang terjadi di perusahaan, Tetapi dia dengan cepat membuyarkan lamunan itu supaya tidak mempengaruhi suasana hatinya lalu berkendara dengan cepat sampai dia tiba di restoran.


"Selamat sore chef," ucap asisten Keyla.


"Sore," jawablah sembari berjalan ke ruang ganti lalu perempuan itu mengganti pakaiannya sebelum meluncur ke arah dapur.


Setelah selesai, Keyla pun berjalan ke arah ruangan penyimpanan bahan makanan, lalu dia mendapatkan semua bahan-bahan yang ia butuhkan sebelum lanjut memasak di dapur.


Kesibukannya di dapur membuatnya melupakan masalahnya sendiri sehingga perempuan itu menjalani malam tersebut dengan lancar tanpa gangguan.


Tetapi pada pagi hari ketika dia hendak meninggalkan restoran, Keyla menghentikan langkahnya saat ia melihat Kimberly bersama dengan seorang perempuan mendatangi restoran.

__ADS_1


"Adik ipar!!" Seru Kimberly menyapa Keyla hingga mau tidak mau Keyla pun pergi menghampiri perempuan itu.


"Kakak ipar," ucap Keyla berusaha melemparkan senyuman pada perempuan di depannya meski saat itu hatinya benar-benar tersayat-sayat setiap kali dia melihat senyum perempuan itu.


"Ahh, Kau sedang apa di sini?" Tanya Kimberly sembari memperhatikan perempuan di depannya.


"Aku bekerja di sini sebagai koki, Tapi sekarang sudah jam pulangku," jawab Keyla.


"Ahh,, Kalau begitu kamu Bagaimana kalau kita makan bersama?" Tanya Kimberly langsung membuat Keyla mengepal kuat tangannya karena tentunya dia tidak mau berdekadekatan dengan perempuan itu, Sebab Dia selalu marah dan setia lalu merasakan gejolak yang buruk dalam hatinya setiap kali menatap perempuan itu.


"Itu, aku terburu-buru jadi aku rasa kita makannya lain kali saja," jawabkanlah akhirnya diangguki oleh Kimberly hingga kedua perempuan itu pun berpisah.


Keyla yang keluar dari restoran langsung menaiki mobilnya dan suasana hati perempuan itu menjadi lebih buruk dari sebelumnya sehingga dia merasa begitu kesal pada dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2