Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
118


__ADS_3

Keyla baru saja terbangun ketika pintu kamarnya diketuk oleh seseorang.


Tok tok tok...


Genta yang menemani Keyla di rumah sakit langsung membuka pintu kamar itu dan melihat seorang pelayan datang membawa sesuatu.


"Masuklah. Tolong jaga dia sebentar," kata Genta sembari berjalan ke arah dapur untuk membuat makanan bagi keyla.


"Saya datang membawa makanan untuk Nona keyla," ucap pelayan itu langsung menghentikan langkah Genta.


"Apakah ibu yang mengirimkannya?" Tanya Keyla sembari tersenyum melihat pelayan yang kini memberikan makanan yang ia bawa pada Genta.


"Ahh,, bukan Nyonya, tapi Nyonya besarlah yang memasak makanan ini, dia khusus memasaknya untuk Nona," kata pelayan itu langsung membuat Keyla dan Genta berpandangan satu sama lain.


Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa nenek mereka akan membuatkan makanan untuk Keyla.


"Apakah kau mengatakan yang sebenarnya?" Tanya Genta yang merasa bahwa mungkin saja yang mengirimnya adalah Hera, tetapi karena cemas mereka terus memikirkan ucapan nyonya besar Ozon, maka perempuan itu menyuruh pelayan untuk mengatakan sesuatu yang lain.

__ADS_1


"Saya berkata sejujurnya, saya sendiri yang membantu nyonya besar untuk memasak di dapur, dia bahkan masih memasak ketika saya meninggalkan rumah katanya mau membuat cemilan untuk ibu hamil," ucap pelayan tersebut.


"Benarkah??" Keyla merasa terharu karena Ini pertama kalinya nyonya besar osah memberinya sesuatu, bahkan sesuatu yang dibuat dengan tangan perempuan itu sendiri.


"Benar Nona, nyonya besar juga berpesan supaya kalian menjaga cicitnya dengan baik," kata pelayan.


Keyla yang mendengarkan itu merasa sangat terharu hingga dia tidak bisa menahan air matanya menetes di pipinya.


Genta yang melihat Kayla menangis langsung mengembalikan makanan di tangannya pada pelayan lalu pria itu pun menghampiri Kayla dan memeluk Keyla dengan hangat.


Sang pelayan ada di sana berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan makanan tersebut supaya bisa dimakan langsung oleh Kayla.


"Aku tahu,," sela Keyla sembari mengulurkan tangannya membalas pelukan Genta dan dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria itu dengan sebuah senyuman terukir di wajahnya.


Sedari kecil, dia selalu memimpikan saat di mana nyonya besar Ozon akan berubah pikiran dan menerimanya seperti cucunya sendiri.


Dan akhirnya, apa yang dia impikan itu kini terwujud, akhirnya dia bisa merasakan kasih sayang dari nyonya besar ozon.

__ADS_1


Keduanya berpelukan selama beberapa menit sebelum Keyla akhirnya melepaskan pelukan mereka saat melihat pelayan kembali menghampiri mereka dengan membawa nampan berisi makanan.


Genta pun dengan sigap mengangkat meja yang mereka siapkan untuk digunakan Keyla saat sedang makan.


Dan ketika Keyla berpikir hanya ada dua jenis makanan yang disiapkan oleh nyonya besar Ozon, maka dia terkejut ketika melihat sang pelayan berkali-kali kembali mengambil makanan dari dapur dan menatanya di atas meja.


"Silakan makan, saya harus pergi sekarang karena ada titipan yang harus saya beli," kata pelayan tersebut langsung diangkuti oleh Keyla dan Genta.


Maka setelah pelayan pergi, kedua orang itu pun makan bersama-sama dengan berbagai rupa jenis makanan di atas meja, semuanya cukup untuk porsi dua orang.


"Sepertinya nenek menghabiskan banyak waktu untuk memasak di dapur," ucap Kayla yang jelas tahu bahwa makanan yang dimasukkannya besar Ozon ialah makanan-makanan yang sulit untuk dibuat.


Bahkan jika hanya ada dua atau tiga saja, tetapi ada lebih dari 10 rupa makanan yang dibuat oleh perempuan itu.


"Kalau nenek senang melakukannya, dia pasti tidak akan memikirkan masalah waktunya, apalagi dia membuatnya untuk cucunya dan juga cicitnya, pastilah dia membuatnya dengan sepenuh hati!" Kata Genta sembari menyewa perempuan yang ada di hadapannya.


"Hm,, Aku merasa sangat senang," ucap Keyla sembari mengukir senyuman di wajahnya

__ADS_1



__ADS_2