Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
116


__ADS_3

Genta sedang memijat kaki Keyla ketika pintu kamar Keyla diketuk oleh seseorang.


Tok tok tok....


"Masuk," ucap Genta diikuti oleh suara pintu yang terbuka memperlihatkan nenek dan ibunya pun memasuki ruangan tersebut.


Keyla yang menatap kedatangan orang itu langsung berusaha untuk duduk, sehingga Genta pun membantu Keyla untuk duduk bersandar.


Sementara nyonya besar Ozon yang masuk ke ruangan tersebut, tatapannya langsung tertuju pada perut Kayla di mana seorang cicit keluarga ozon berada.


"Duduk di sini Bu," kata Hera yang begitu masuk ke dalam kamar, iya langsung mengambil kursi untuk ibu mertuanya.

__ADS_1


Nyonya besar Ozon pun duduk di kursi yang diambilkan oleh menantunya, lalu dia menatap Kayla yang tampak tertunduk di atas ranjang.


Nyonya besar Oson pun menghembuskan nafasnya dengan kasar sembari berkata, "Hah,, sekarang kau sudah puas? Kau merayu cucu pertamaku hingga kau hamil cicit keluarga Ozon, dan sekarang aku tidak bisa untuk menolak memasuki keluarga kami karena bayi yang ada di kandunganmu. Kau--"


"Nenek!" Sela Genta menatap neneknya, "kalau nenek masih terus bersikap buruk terhadap Keyla, maka sebaiknya kami berdua meninggalkan keluarga Ozon, aku rela tidak membawa sepeser pun harta saat keluar dari kediaman keluarga Ozon, yang penting Kayla dan calon anakku yang ada di rahimnya bisa baik-baik saja!!!" Tegas Genta yang kini merasa lelah dengan sikap neneknya.


Perempuan itu bisa melihat bahwa kondisi Keyla sedang tidak baik-baik saja, tetapi masih saja terus membenci Kayla sehingga mengancam anak yang ada di dalam kandungan Kayla.


Tetapi apa yang dikatakan oleh Genta benar-benar membuat nyonya besar Ozon semakin marah, perempuan di usia senja itu langsung berdiri menatap cucunya sembari berkata, "bisa-bisanya kau berbicara seperti itu pada nenek?? Memangnya apa yang bisa kau lakukan kalau kau keluar dari keluarga Ozon?!!!"


"Jadi nenek berpikir seperti itu? Kalau begitu, mulai sekarang aku tidak akan ada hubungannya lagi dengan keluarga ozon!!!" Bentak Genta.

__ADS_1


Ucapan cucunya benar-benar membuat nyonya besar Ozon terkejut, apalagi ketika pintu ruangan tersebut kembali lagi terbuka memperlihatkan cucu kedua keluarga Ozon memasuki ruangan tersebut.


"Kalau nenek tidak bisa menerima Keyla dan bayinya, maka aku juga, mulai sekarang tidak ada hubungannya dengan keluarga Ozon, biarkan Kami bertiga pergi meninggalkan keluarga ozon!!!" Tegas Barto.


Melihat kedua cucunya yang memojokkannya, maka nyonya besar Ozon sangat terkejut sampai perempuan itu kembali lagi terduduk di kursinya karena tidak bisa menahan kejutannya.


Keyla yang melihat keadaannya besar Ozon sangat terkejut sekaligus cemas, sehingga perempuan itu pun menatap 2 pria yang kini berdiri di samping ranjangnya.


"Tarik kata-kata kalian barusan, tidak bagus berbicara seperti itu," ucap Keyla.


Tetapi Genta tidak mendengarkan ucapan Keyla, pria itu hanya memeluk Keyla sembari berkata, "mulai sekarang kau bagian dari hidupku, dan sekarang juga aku sudah memiliki satu beban yang lainnya, yaitu melindungi anak yang ada di dalam kandungan mu, jadi aku tidak mau menjadi lelaki pengecut yang akan meninggalkanmu bersama-sama dengan bayi kita. Lagi pula kalau keluarga Ozon kehilangan aku, maka mereka tidak akan jatuh terpuruk, tapi kalau kau yang kehilangan aku, siapa yang akan menjagamu dan bayi kita?"

__ADS_1


Barto yang melihat kakaknya benar-benar menyayangi Keyla langsung menganggukkan kepalanya lalu dia pun menyambung ucapan kakaknya dengan berkata, "apa yang dikatakan Genta itu benar,, kalau keluarga Ozon kehilangan kami, mereka tidak akan jatuh bangkrut, tapi kalau kakak iparku yang ditinggalkan oleh semua orang, maka tidak akan ada lagi yang akan menjaganya!!!"


Mendengar ucapan kedua cucunya, maka nyonya besar Ozon benar-benar tidak tahu harus berkata apalagi, bisa-bisanya kedua orang itu berkata seperti itu?!!!


__ADS_2