Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
122


__ADS_3

Tiga hari sebelum pernikahan, Keyla datang diperiksa oleh dokter untuk memastikan perempuan itu bisa mengikuti pernikahan dengan aman.


Sebab, Meski sudah banyak acara yang dipotong agar Keyla tidak kelelahan dalam rangkaian acara yang akan dilaksanakan, Tetapi semua orang masih tetap khawatir pada perempuan itu, apalagi kondisi Keyla yang tidak terlalu baik.


Sembari Keyla diperiksa, semua orang berdiri dalam keadaan tegang, apalagi ketika sang dokter melakukan USG terhadap rahim Keyla.


Nyonya besar Ozon mengambil kacamatanya dan memperhatikan monitor di hadapannya, dia mau melihat secara langsung Bagaimana keadaan cucunya yang ada di kandungan Keyla.


Sementara Genta, dia berdiri di samping Kayla sembari memegang tangan perempuan itu dan dia benar-benar gugup untuk melihat anaknya.


Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya di layar monitor sudah terlihat bayangan hitam yang merupakan janin dalam rahim Keyla.

__ADS_1


"Janinnya sehat, dan pertumbuhannya juga sudah normal," kata Sang dokter sembari mengambil beberapa foto janin tersebut untuk diberikan pada keluarga.


Nyonya besar Ozon yang ada di sana pun dengan semangat bertanya, katanya, "Apakah bayinya kembar?"


Pertanyaan itu langsung membuat sang dokter menatap nyonya besar Ozon, lalu dia pun berkata, "Anda sangat pandai melihat. Benar, bayinya kembar, Mereka kembar 3."


Ucapan dokter benar-benar membuat Hera dan Nyonya besar Ozon, Keyla dan juga gentah terkejut dan menatap ke arah dokter.


"Kembar 3?" Tanya Genta dengan tangan yang gemetar memegang tangan Keyla, dia benar-benar bersemangat bahwa dia akan langsung memiliki tiga orang anak.


"Kembar, hahaha..." Nyonya besar Ozon tertawa tertinggal-pingkal, lalu perempuan itu pun memegang tangan Kayla dan dia merasa sangat senang.

__ADS_1


Hera yang ada di sana pun tidak kalah, dia terus mengukir senyuman di bibirnya sembari berkata, "kalau begitu, kami akan memangkas acaranya menjadi lebih singkat lagi, apakah 2 jam acara resepsi pernikahan sudah cukup?"


Dokter menggelengkan kepalanya, "saya sarankan cukup satu jam saja. Atau kalau perlu, tidak perlu menggelar resepsi terlebih dahulu, kalian bisa menunggu bayinya lahir baru mengadakan resepsi," ucap sang dokter.


Genta yang mendengarkan itu langsung menganggukkan kepalanya, "ya, kami akan menunda resepsinya, iya kan sayang?" Tanya Genta pada istrinya.


Sayangnya, Keyla dengan cepat menggelengkan kepalanya, "tidak, tidak perlu di tunda. Sebaiknya dilaksanakan saja, cukup satu jam saja," ucap Kayla yang merasa tidak enak pada Genta yang sudah menyiapkan pernikahan mereka dengan sebaik-baiknya.


"Apakah benar benar tidak apa-apa?" Tanya Hera yang merasa khawatir pada menantunya dan cucu-cucunya yang ada di rahim perempuan itu.


Keyla dengan Antusias menganggukkan kepalanya, "lagipula dokter akan berada di sisiku, jadi dia bisa memberitahuku kalau aku sudah harus meninggalkan tempat resepsi," ucap Keyla.

__ADS_1


Nyonya besar Ozon langsung menatap Hera dan Genta, lalu memberi kode pada 2 orang itu agar tetap diam, sehingga dia yang menatap Keyla sembari berkata, "kalau begitu resepsinya akan tetap kita laksanakan, tapi hanya sebentar saja."


Keyla dengan antusias mengangguk, "terima kasih nenek," ucap Keyla.


__ADS_2