
Genta berkata, "setelah pertemuan ini aku harus kembali ke luar negeri, jadi aku akan memperkenalkan kalian pada seseorang yang akan segera menjadi bagian dari keluarga kita."
Deg!
Deg!
Deg!
🌻🌻🌻
Keyla langsung merasakan gejolak aneh di sekujur tubuhnya mendengar pria itu berkata bahwa akan ada seseorang yang masuk ke dalam keluarga mereka.
"Siapa?" Tanya Hera yang merasa penasaran pada putranya.
Saat itu jugalah, pintu Kemudian terbuka lalu seorang perempuan cantik dengan tubuh yang begitu indah memasuki ruangan tersebut.
Saat itu, Keyla langsung lupa caranya bernafas, dia menatap perempuan cantik itu, merupakan perempuan dari luar negeri dengan rambut pirang dan tubuh yang begitu putih serta tinggi.
__ADS_1
Genta langsung berdiri lalu merangkul perempuan itu dan keduanya cipika-cipiki di depan semua orang yang ada di sana sebelum duduk bersama-sama.
"Perkenalkan ini Kimberly, dia adalah calon istriku," ucap Genta dengan suara yang begitu tenang.
Ucapan Genta benar-benar membuat Kayla merasa syok karena tidak menyangka bahwa pria yang pergi ke luar negeri selama 2 minggu lebih itu akan kembali membawa seorang perempuan yang langsung diperkenalkan sebagai calon istrinya.
Yang lebih parahnya lagi, dia tidak mengerti dengan dirinya sendiri, dia begitu cemburu, dia begitu marah pada Genta, sementara dia tidak pernah menginginkan mereka berdua bersatu.
Maka saat itu juga, wajah Kayla menjadi panas dan dia merasakan kelopak matanya dipenuhi oleh air mata yang tertampung sehingga perempuan itu dengan cepat berdiri.
Genta hanya menatap sekilas kepergian perempuan itu, dan dia duduk dengan tenang sembari menatap kedua orang tuanya yang terkejut melihat calon istrinya yang ia perkenalkan.
"Hm, Jadi kau calon istri dari Putraku?" Tanya Adam mencairkan sesuatu yang sedikit canggung setelah kepergian Keyla.
Kimberly tersenyum, "ya, kami sudah berpacaran selama beberapa bulan, dan akhirnya dia datang ke luar negeri dan menjemputku untuk dipertemukan dengan kalian. Senang bertemu dengan ayah dan ibu mertua," ucap Kimberly.
"Aahh,, Putraku memang sangat pandai memilih seorang yang akan menjadi istrinya, tapi kalau boleh tahu apakah selama ini kau tinggal di luar negeri atau kau pernah datang ke mari?" Tanya Hera.
__ADS_1
"Ya, beberapa tahun terakhir aku memang tinggal di luar negeri, tetapi sedari dulunya aku sering datang kemari sebab ibuku berasal dari negara ini juga, Jadi kami juga punya banyak keluarga di sini," ucap Kimberly menceritakan tentang keluarganya hingga membuat heran menjadi semakin penasaran dan dia banyak bertanya pada perempuan di depannya.
Entah berapa lama mereka berbincang-bincang, tetapi kemudian Kimberly pamit untuk pergi ke toilet karena saat itu juga Genta dan ayahnya sudah bersiap-siap untuk menghadiri rapat penting di perusahaan mereka.
Saat memasuki toilet, perempuan itu berjalan dengan santai untuk memperbaiki riasan wajahnya.
Lalu dia menoleh ke arah satu bilik toilet yang tertutup namun dia tidak memperdulikannya.
Clek!
Tiba-tiba saja milik toilet tersebut terbuka memperlihatkan Keyla yang keluar dari sana Lalu perempuan itu pun berdiri di samping Kimberly.
keyla memperhatikan perempuan di sampingnya, lebih tinggi darinya hingga perempuan itu hampir sama tinggi dengan Genta berbeda dengannya yang memiliki tinggi hanya 165 cm.
"Aku sudah mendengar banyak tentangmu, Kau adalah adik angkat Genta bukan?" Tiba-tiba ucap Kimberly memulai pembicaraan hingga membuat Keyla yang saat itu mengambil lipstik dari tasnya kini menghentikan gerakan tangannya.
"Ya, Aku satu-satunya anak perempuan dari keluarga ozon," ucap Keyla sembari menelan air liurnya yang terasa begitu pahit dan entah kenapa saat itu air matanya hendak terjatuh lagi ke pipinya.
__ADS_1