
"Ahh,, kau tenang saja, jumlah yang kuberikan tidak akan main-main jadi kau bisa memulai kehidupan baru yang lebih baik." Ucap Keyla yang benar-benar tidak bisa mengorbankan keluarganya demi menyatukan dua pasang sejoli yang saling mencintai.
😙😙😙
"Apa katamu??" Citata tertegun di tempatnya, karena dia tak menyangka bahwa perempuan itu akan berkata seperti itu.
"Hm, ya,, jadi pikirkan baik-baik, kau mau pergi dari kehidupan Rion atau tetap tinggal di kehidupan pria itu?? Namun kalau kau pergi tanpa membuat masalah, aku akan membantumu dalam masalah keuangan. Tetapi kalau kau masih tetap mengotot untuk melengket di sisi Rion, maka aku tidak bisa menjamin Apa yang akan terjadi, apalagi kalau keluarga Rion sampai mengetahui masalah tentangmu," ucap Kayla dengan penuh penekanan lalu perempuan itu berdiri dan dia pergi meninggalkan tempat itu.
Sebab dia sangat tidak tertarik dengan brand yang sedang dipamerkan di tempat itu, dia hanya datang ke tempat itu untuk berbicara dengan Citata.
Namun, ketika dia berada di parkiran, perempuan itu terkejut ketika ternyata Citata mengikutinya sehingga Keyla berbalik menatap perempuan itu.
"Ada lagi yang ingin kau bicarakan?" Tanya Keyla pada perempuan di depannya sembari mengepal kuat tangannya.
Karena bagaimanapun, dia juga merasa sedih untuk perempuan itu, sebab karena dia lah hubungannya dengan Rion harus berhenti, Padahal kedua orang itu saling menyukai, dan dia sendiri pun tahu bagaimana rasanya ketika sesuatu yang sangat diinginkan dan dipertahankan malah direbut secara paksa.
__ADS_1
"Aku hamil!" Ucap Citata dengan suara yang tegas.
Ucapan perempuan itu benar-benar membuat Kayla seperti tersambar petir, karena dia tak menyangka bahwa perempuan di depannya akan berkata seperti itu, yang artinya bahwa jika perempuan itu hamil maka kemungkinan besar dia benar-benar akan gagal menikah dengan Rion.
Karena tidak mungkin orang tua Rion akan mengabaikan masalah tersebut, apalagi perempuan itu telah mengandung cucu mereka!
"A,, apa katamu?!!" Tanya Keyla yang kini gemetar di tempatnya, karena dia sangat takut kalau sampai pernikahannya dengan Rion sampai gagal hingga akan membuat sesuatu yang sangat buruk menimpanya.
Bukan hanya menimpanya, tetapi seluruh keluarga angkatnya juga akan dalam keadaan tertekan dan menanggung malu jika sampai orang-orang mengetahui tentang hubungannya bersama dengan Genta.
Keyla menerima surat dari tangan Citata, lalu dia kemudian membaca isi surat itu yang ternyata ialah riwayat pemeriksaan kesehatan Citata, dan di sana jelas tertulis bahwa perempuan itu sedang HAMIL.
Maka hanya dalam sekejap, tangan Keyla gemetar memegang surat itu lalu dia mengangkat kepalanya menatap kembali Citata yang berdiri di hadapannya kini meneteskan air matanya.
"Maaf,, tapi,, aku harus memberitahukanmu masalah ini, karena,, aku,, aku tidak mungkin membiarkan anak ini lahir tanpa seorang ayah!!" Tegas Citata sembari berpura-pura memegangi perutnya, padahal saat itu tentunya Dia tidak sedang berada dalam keadaan mengandung, sebab Dia rutin melakukan suntik pencegah kehamilan.
__ADS_1
Sementara Keyla yang mendengar ucapan Citata, diyakini meramasi kertas di tangannya lalu perempuan itu kemudian berjalan ke arah mobilnya.
Citata tersenyum senang melihat perempuan itu, dan dia juga kemudian pergi untuk menaiki mobilnya meninggalkan tempat itu dengan perasaan puas.
Tetapi karena terlalu senang, perempuan itu tidak menyadari saat sebuah mobil yang dikendarai oleh pria mabuk melaju ke arahnya dengan kecepatan tinggi.
Keyla yang melihat kedatangan mobil itu tertegun selama beberapa detik, tetapi kemudian dia dengan cepat berlari ke arah Citata lalu mendorong Citata ke pinggir.
Buk!
Buk!
Brak!!
Citata yang terbentur pada sebuah mobil sangat terkejut saat ia kembali berbalik tetapi yang ia lihat ternyata ialah sebuah tubuh yang tergeletak di lantai dan mengeluarkan darah yang banyak.
__ADS_1
"Apa yang,,," Citata dengan gemetar mengambil ponselnya, lalu perempuan itu kemudian menelpon 110 untuk meminta pertolongan.