
Keesokan harinya, di pagi hari di meja makan keluarga ozon.
Keyla duduk di samping suaminya sembari memperhatikan makanan yang di tata rapi di atas meja, dan saat itu dia sangat ingin makan seafood, Tetapi dia tidak menemukan seafood di atas meja hingga membuatnya meramas ujung gaunnya.
Semua orang belum menyentuh makanan, mereka menatap ke arah Keyla yang tampak tidak senang menatap makanan-makanan di atas meja sehingga nyonya besar Ozon pun berkata, "ada apa? Apa kau tidak suka makanan nya?"
Keyla mengangkat wajahnya menatap neneknya, dan perempuan itu dengan mata berkaca-kaca memalingkan wajahnya menatap Genta, "Aku mau seafood," ucap Keyla sembari meneteskan air matanya membuat semua orang tersenyum dengan kelakuan perempuan itu.
Genta tambahkan langsung memeluk Keyla dan dia tertawa kecil sambil berkata, "Kenapa kau tidak bilang dari tadi? Aku akan menyuruh pelayan untuk membuatkan seafood untukmu."
Nyonya besar Ozon yang ada di sana pun dengan semangat berkata, "biar nenek yang memasak nya."
Hera juga menganggukkan kepalanya, dan perempuan itu hendak berdiri untuk pergi ke dapur ketika Keyla tiba-tiba saja melepaskan pelukannya dari Genta dan dia menatap ibunya sembari berkata, "Aku tidak mau di masakan orang lain, aku maunya di masakan oleh Genta."
"Ahh," Hera menghentikan langkahnya, dan dia dengan cemas menatap ke arah Genta, Sebab semua orang disitu tahu bahwa Genta tidak bisa memasak.
__ADS_1
Namun Keyla menatap ke arah Genta sembari berkata, "Kau mau kan? Aku sangat ingin memakan seafood buatanmu."
Genta yang mendengarkan suara Keyla yang terasa begitu berat dan wajah perempuan itu yang penuh harap menatapnya, maka mau tidak mau Akhirnya Genta menganggukkan kepalanya.
"Ya, tentu, nenek dan ibu akan membantuku memasak, kau tunggu sebentar," kata Genta segera berdiri untuk berjalan ke arah dapur.
Sementara Adam yang ada di tempatnya, pria itu pun mengambil sendok dan ia ingin lanjut makan sebab pagi itu dia ada meeting dengan Kliennya.
Di harus cepat-cepat pergi ke kantor agar tidak terlambat menghadiri meetingnya.
Tetapi belum saja pria itu mengambil satu suapan, Keyla langsung berkata, "ayah,, Ayah tidak boleh makan terlebih dahulu, tunggu semua orang siap di meja makan," kata Kayla dengan mata awasnya menatap ayahnya.
Tetapi dengan segera, Adam pun menghentikan gerakannya, lalu dia menatap Keyla sembari berkata, "maaf sayang, kalau begitu kita tunggu Genta selesai memasak baru kita makan bersama-sama."
Keyla merasa sangat puas melihat senyuman Yang terukir di wajah ayahnya sehingga dia menganggukkan kepalanya dan perempuan itu pun menatap ke arah tiga orang yang sudah berada di dapur.
__ADS_1
Adam pun mengeluarkan ponselnya, pria itu mengirim pesan pada asistennya agar mengatur ulang jadwalnya Sebab Dia akan terlambat ke kantor.
Semua orang menunggu sekitar 40 menit sampai akhirnya seafood yang ingin dimakan oleh Kayla kini terletak di atas meja lalu Genta pun duduk di sebelah Keyla.
"Apakah kita sudah bisa makan?" Tanya Genta.
Keyla menggelengkan kepalanya hingga membuat semua orang kebingungan dan menatap Keyla untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Kayla.
"Itu,, Aku mau makan dengan keluarga yang lengkap, semua keluarga ada di meja makan, di mana Barto?" Tanya Keyla langsung membuat semua orang terdiam karena saat ini Barto sedang berada di luar kota.
Tidak mungkin menyuruh pria itu kembali ke mari baru mereka sarapan.
"Sayang, Barto tidak bisa datang kemari, dia ada di luar kota dan perjalanan untuk kembali ke mari membutuhkan beberapa jam, Jadi tidak mungkin kita sarapan dengan Barto." Ucap Genta.
Ucapan Genta langsung membuat mata Keyla berkaca-kaca dan perempuan itu hendak meneteskan air matanya ketika Genta dengan cepat memeluk Keyla.
__ADS_1
"Baiklah,, Bagaimana kalau kita video call saja supaya dia bisa melihat kita semua makan?" Tanya Genta.
"Hiks,, hiks,," Keyla malam menangis di pelukan Genta, dengan suara yang kesal, Keyla kemudian berkata, "tapi aku maunya dia di sini!! Hiks,, hiks,,"