Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
46


__ADS_3

Setelah kepergian Rion dari apartemennya, maka Keyla kembali masuk ke apartemennya dan perempuan itu memikirkan tentang ucapan Rion.


"Kenapa Citata pergi? Maksudku, Bukankah dia sangat ingin berada di sisi Rion? Tapi kenapa dia pergi dan bahkan membuat bayi yang ada di dalam kandungannya berpisah dengan ayahnya?" Ucap Keyla dalam hati yang merasa aneh bahwa ada seorang ibu tega memisahkan anak kandungnya dengan ayahnya.


Padahal, kedua orang itu saling mencintai, jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk berpisah dan seharusnya mereka memperjuangkan hubungan mereka bersama-sama.


Perempuan itu terus kepikiran sampai pada sore hari dia mendengar seseorang membuka sandi apartemennya lalu ketika dia pergi melihat, ternyata genta lah yang datang.


Pria itu melangkah terburu-buru ke arah Keyla, lalu pria itu memegang bahu Keyla dan memperhatikan Keyla dari ujung kaki sampai ujung rambut.


"Ada apa?" Tanya Keyla yang merasa bingung dengan sikap dari Genta.

__ADS_1


"Apa yang dilakukan Rion kemari? Apakah pria itu mengatakan sesuatu?" Tanya Genta yang sudah melihat melalui rekaman CCTV, di mana pria itu datang menghampiri Keyla.


Meski pria itu sama sekali tidak menyentuh Kayla, tetapi terlihat bahwa mereka berdua saling berbicara satu sama lain sehingga hal itu membuat Genta sangat khawatir bahwa mungkin saja ada hal yang dibicarakan oleh kedua orang itu yang mungkin mempengaruhi pikiran Keyla.


Tetapi Keyla, dia menggelengkan kepalanya dengan pelan, "tidak ada yang penting, dia hanya bilang kalau dia tidak bisa menemukan Citata. Meski aku juga bingung kenapa Citata pergi padahal perempuan itu sedang mengandung, tapi aku merasa sedih melihat Rion seperti itu. Tidakkah Kau berniat membantunya untuk menemukan Citata?" Tanya Keyla yang merasa bahwa Genta memiliki kapasitas untuk menemukan Citata dengan cepat sebab pria itu memiliki koneksi yang luas.


Namun Genta yang mendengarkan itu, dia sama sekali tidak perduli dan pria itu hanya membawa Keyla kegendongannya lalu duduk di sofa dengan Keyla diletakkan di pangkuannya.


Padahal, dia belum siap untuk dibenci oleh keluarga Ozon, dan dia tidak tahu harus bagaimana supaya keluarga Ozon bisa merestui hubungan mereka berdua sementara dia sendiri pun tidak ingin hubungan itu terjadi.


"Itu,, aku rasa ini belum waktunya, aku belum berbicara dengan ayah dan ibu tentang pembatalan pernikahanku dengan Rion, jadi,,, bisakah kau memberikan aku waktu?" Tanya Keyla dengan mata berbinar penuh harap menatap pria yang sedang memang punya.

__ADS_1


Genta mengulurkan tangannya menjepit dagu perempuan itu, lalu dia mengamati mata Keyla dengan dalam, "aku akan mengurus semuanya, jadi kau tidak perlu melakukan apapun. Minggu depan di acara pertemuan keluarga, aku akan mengatakan semuanya," ucap Genta benar-benar membuat Keyla seperti disambar petir.


Satu minggu itu waktu yang sangat singkat bagaimana bisa dia mempersiapkan diri selama satu minggu?


"Itu,, Bagaimana kalau kau mengatakannya di hari ulang ayah? Dengan begitu, saat ulang tahun Ayah maka Ayah pasti tidak akan terlalu marah karena--"


"Tidak!" Sela Genta, "ulang tahun Ayah masih ada 2 bulan lagi, dan itu waktu yang terlalu lama!" Ucap Genta sembari mengangkat lagi perempuan itu lalu mereka berpindah ke kamar.


Pria itu membaringkan Keyla di atas tempat tidur lalu menindih tubuh Perempuan itu dan menciumi perempuan itu dengan lembut.


Keyla yang ada di bawah pria itu hanya bisa berpasrahman dan dia berharap akan ada kesempatan baginya untuk melakukan sesuatu dalam waktu 6 hari yang masih tersisa.

__ADS_1


__ADS_2