Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
85


__ADS_3

Setelah meninggalkan perusahaan, Keyla tidak bersama-sama lagi dengan ibunya, sebab perempuan itu sudah singgah di sebuah tempat pertemuannya dengan teman-teman sosialitanya.


Oleh sebab itu, Keyla yang menyetir sendirian kini terus meneteskan air matanya setiap kali dia mengingat Bagaimana Genta memperkenalkan seorang perempuan lain sebagai calon istrinya.


Cukup lama dia berkendara sampai akhirnya dia tiba di apartemennya lalu perempuan itu langsung terjatuh di lantai dan duduk memeluk kedua lututnya.


"Apa ini?? Hiks,, hiks,, kenapa aku sangat marah dan kenapa aku sangat terluka saat dia mengenalkan perempuan lain? Padahal kami tidak ada hubungan apa-apapun tapi kenapa aku,, hiks,, hiks,, Bukankah keinginanku sudah tercapai? Dia bisa menikah dengan perempuan lain yang ia cintai, bukan menikah denganku!!!" Keyla terus berbicara sendirian sembari terisak di apartemen miliknya.


Perempuan itu merasa terlalu sakit padahal dia hanya menganggap pria itu sebagai kakaknya saja, tidak lebih dari itu dan apalagi sampai harus cemburu saat pria itu memiliki seorang perempuan lain.


Bahkan untuk menenangkan dirinya, Keyla perlu waktu sampai 1 jam lebih baru lahirnya perempuan itu berdiri dan berjalan ke dalam kamarnya.

__ADS_1


Ia menghentikan langkahnya saat ia melihat di sudut kamarnya terdapat barang-barang milik Genta yang tertinggal di apartemennya, lalu dia juga melihat foto pria itu yang diletakkan oleh Genta di dalam kamarnya.


Maka Keyla kembali lagi meneteskan air matanya dan hatinya terasa disayat-sayat sembari perempuan itu menyeret tubuhnya yang lemah ke dalam kamar mandi dan runtuh di bawah guyuran shower.


"Hiks,, hiks,, hiks,," Keyla kembali lagi menangis sembari berusaha membuka pakaiannya agar dia bisa memandikan tubuhnya.


1 jam berada di kamar mandi, akhirnya Keyla keluar dari sana, Lalu perempuan yang sudah merasa lebih tenang itu kini duduk di depan meja rias tanpa berniat memakai pakaiannya.


Meski Dia sedang memandangi dirinya sendiri, tetapi Keyla tidak terlalu fokus pada dirinya perempuan itu malah melayangkan pikirannya mengingat kembali bagaimana Genta dan perempuan bernama Kimberly saling berciuman di depannya.


'Padahal, selama ini dia tidak pernah dekat dengan perempuan manapun selain aku, tapi sekarang, dia bahkan,,, dia bahkan berciuman dengan perempuan itu di depanku!!' Keyla merasakan air matanya menggenang di kelopak matanya, tetapi perempuan itu berusaha menahannya agar tidak menetes membasahi pipinya.

__ADS_1


Dia mengepal kuat tangannya sebelum akhirnya dia menggelengkan kepalanya lalu dia pun bangkit berdiri untuk memakai pakaiannya.


Setelah selesai memakai pakaiannya, maka Keyla langsung naik ke tempat tidur untuk berbaring dan perempuan itu pun dengan cepat terlelap karena kelelahan secara psikis.


Perempuan itu masih sementara tertidur ketika tiba-tiba saja seorang pria memasuki apartemennya lalu pria itu masuk terus ke dalam kamar dan melihat Kayla yang terbaring di tempat tidur.


Sang pria mengerutkan keningnya saat ia melihat mata bengkak pria perempuan itu, ia mengulurkan tangannya menyentuh wajah perempuan itu hingga membuat Kayla mendesis Karena rasa sakit pada kulitnya yang menjadi perih jika ada sedikit sentuhan di sana.


Pria itu pun menghembuskan nafasnya dengan panjang lalu dia membuka sebuah laci di kamar tersebut dan mengambil krim yang ada di sana Lalu mengoleskannya pada mata Keyla.


Setelah selesai, pria itu pun pergi meninggalkan apartemen Keyla tanpa meninggalkan pesan apapun.

__ADS_1


__ADS_2