Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
89


__ADS_3

Shasssss.....


Shasssss.....


Shasssss.....


Citata menyemprotkan parfum ke tubuhnya dengan prion yang berdiri di samping ranjang memperhatikan perempuan itu.


"Bolehkah kita makan malam sekarang?" Tanya Rion yang sudah tidak sabar untuk makan malam bersama dengan perempuan itu, karena dia menyiapkan hadiah yang spesial untuk perempuan itu.


Clep!


Citata menutup botol parfumnya lalu dia menatap ke arah pria yang sedang menatapnya dengan mata berbinar-binar sebelum melangkah ke arah pria itu dan mendaratkan ciuman di bibir Rion.


"Masih ada tamu yang belum datang, tapi kita bisa keluar sekarang," ucap Citata sembari meraih tangan Rion hingga membuat Rion penasaran tentang tamu yang diundang oleh perempuan itu untuk bergabung bersama-sama dengan mereka.

__ADS_1


Padahal, selama dia bersama-sama dengan Citata, tidak ada satupun orang yang ikut merayakan ulang tahun perempuan itu, selalunya Hanya mereka berdua saja.


Oleh sebab itu, Rion yang sangat penasaran kemudian bertanya pada perempuan itu, katanya, "itu, Siapa yang kau undang untuk merayakan ulang tahunmu bersama-sama dengan kita?"


Citata yang mendengarkan itu menghentikan langkahnya, lalu dia menatap Rion sembari tersenyum lebar, "sahabat, aku memintanya kemari untuk merayakannya bersama-sama dan aku sengaja menghubunginya sore ini supaya dia tidak menyiapkan hadiah untukku," kata Citata benar-benar membuat Rion mengerutkan keningnya, memangnya siapa sahabat dari perempuan itu?


Saat Rion ingin bertanya tentang sahabat perempuan itu, tiba-tiba saja bel apartemen mereka dibunyikan oleh seseorang.


Tidak ada satupun orang yang datang bertamu ke apartemen itu, sehingga Rion maupun Citata langsung menebak bahwa orang yang datang itu pastilah sahabat yang dimaksud oleh Citata.


"Dia datang, aku akan membukakan pintunya!!" Ucap Citata segera melepaskan pegangannya pada tangan Rion lalu perempuan itu berlari ke arah pintu apartemen.


"Hai!!" Ucap keyla langsung mengulurkan tangannya ke arah Citata hingga kedua perempuan itu berpelukan dengan hangat.


"Selamat ulang tahun," ucap Keyla.

__ADS_1


"Terima kasih," jawab Citata merasa sangat senang.


"Ahh, ya, Aku membawa seorang teman lain, ini perkenalkan namanya,,," Keyla mengerutkan keningnya ketika dia langsung lupa nama pria itu.


"Alexi," kata Alexi mengulurkan tangannya pada chitato untuk bersalaman dengan perempuan itu.


"Ahh, citata," jawab Citata menerima uluran tangan itu langsung membuat Rion menggelapkan tatapannya melihat perempuannya bersalaman dengan seorang pria lain.


Citata yang menyadari hal itu langsung menarik tangannya lalu dia pun memperkenalkan Rion pada Alexi sebelum keempat orang itu masuk ke dalam apartemen menuju ruang makan.


Begitu tiba di ruang makan, Alexi maupun Keyla menyerahkan hadiah mereka pada Citata hingga membuat Kayla menatap Alexi yang duduk di sampingnya karena tidak menyangka bahwa ternyata pria itu juga membawa hadiah untuk Citata.


Sementara Citata yang mengambil hadiah dari kedua orang itu, dia menyimpan hadiah itu di bawah kursinya sembari berkata, "Terima kasih untuk hadiahnya, padahal Kalian tidak perlu repot-repot seperti itu karena kalian datang saja sudah membuatku sangat senang."


"Kau ini, aku tidak memberikanmu hadiah itu secara percuma nanti saat aku ulang tahun juga Aku pasti akan meminta hadiah darimu!!" Ucap keyla langsung membuat Citata tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Ha ha ha...!! Tentu saja, aku akan memberikanmu hadiah yang terbaik!!" Kata Citata diikuti oleh Keyla yang juga ikut tertawa dengan lelucon itu.



__ADS_2