Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
131


__ADS_3

Setelah selesai mandi dan berganti pakaian, maka Genta dan Keyla pun turun ke lantai bawah untuk sarapan.


Ketika mereka tiba di meja makan, Keyla langsung tersenyum melihat makanan yang sangat ia makan sudah berada di meja makan sehingga perempuan itu pun langsung duduk di sana dan menatap makanannya dengan mata berbinar-binar.


Berbeda dengan Keyla, semua orang yang ada di sana terdiam di tempat mereka dan satu tatapan ke arah Keyla.


"Sayang, ini masih pagi, apakah baik-baik saja memakan makanan itu?" Tanya Genta yang merasa agak jijik melihat makanan yang ada di hadapan Keyla, yaitu gurita mentah.


"Tidak, ini terlihat enak!!" Tegas Keyla sembari melemparkan senyumnya pada suaminya.


"Kalau begitu, Ayo kita makan," ucap nyonya besar Ozon langsung membuat semua orang pun mengambil sendok dan garpu mereka lalu mulai makan.


Keyla Dengan antusias mengambil sepotong daging gurita dan mencelupkannya ke dalam saus.


Genta mengatup erat-erat giginya menatap Kayla yang akan melahap makanan itu, Karena seumur-umur dia belum pernah mencoba makanan mentah seperti itu kecuali salmon.


Tidak berbeda dengan Genta, semua orang orang juga belum menyentuh makanan mereka, Mereka semua masih menatap ke arah Keyla hingga perempuan itu pun memasukkan daging gurita ke dalam mulutnya dan mengunyahnya dengan santai.


"Hm,, sausnya juga sangat enak, sangat pas dengan dagingnya!!" Kata Keyla sembari mengukir senyum indah di wajahnya yang menandakan bahwa dia sangat menyukai makanan itu.

__ADS_1


Genta tidak bisa berkata apa-apa lagi, pria itu hanya bisa diam dan memakan makanannya sendiri sesekali menoleh ke arah istrinya. Dia benar-benar heran menatap istrinya yang sangat menikmati makanan tersebut.


Setelah cukup lama berada di meja makan, akhirnya saya mau orang selesai makan kecuali Keyla yang saat itu masih mengambil beberapa makanan yang ada di atas meja lalu melahapnya.


Tidak ada satupun orang yang bergerak dari meja makan, mereka semua tetap diam di tempat mereka menatap Keyla yang masih sementara makan.


"Sayang, Kau sudah makan terlalu banyak," ucap Genta yang merasa cemas pada perempuan itu, sebab tadi di kamar perempuan itu menghabiskan satu toples lebih cemilan, dan sekarang masih memakan begitu banyak makanan.


"Hm,, sebentar lagi," jawab Kayla masih mengambil sepotong daging lalu membungkusnya bersama dengan sayuran hijau yang ada di meja makan sebelum memasukkannya ke dalam mulutnya.


Perempuan itu mengunyah dengan sangat lahap membuat semua orang menelan air liur Mereka melihat kelakuan Keyla di meja makan.


Ini benar-benar tidak seperti Keyla yang biasanya, sebab biasanya perempuan itu selalu menjaga image nya di meja makan, apalagi Dia adalah seorang koki, tapi sekarang mereka melihat versi Keyla yang sangat berbeda dari yang biasanya.


Saat Barto hendak keluar dari rumah untuk mengambil mobilnya karena dia ada janji temu dengan Agas, pria itu menghentikan langkahnya ketika Keyla memanggilnya.


"Kak Barto," ucap Kayla membuat Barto berbalik menatap kakak iparnya.


"Ada apa Kakak ipar?" Tanya Barto dengan mempertegas ucapan kakak ipar sebab dia harus menegaskan pada perempuan itu bahwa status mereka sekarang sudah berbeda.

__ADS_1


"Temani aku berenang," kata Kayla dengan mata berbinar-binar menatap pria di depannya hingga membuat Barto terdiam di tempatnya dan tidak tahu harus berkata apa.


Dia mau menolak, Tetapi kalau dia menolak mungkin Keyla akan menjadi sedih dan apalagi dia sudah mengetahui dari dokter bahwa suasana hati perempuan itu harus terus bahagia, dan tidak boleh terganggu dengan sedikitpun masalah.


Jika tidak, maka nyawa Kayla dan ketiga calon keponakannya yang ada di kandungan perempuan itu bisa terancam dalam waktu sekejap saja.


'padahal Agas menungguku, pria itu akan berangkat ke luar negeri siang ini,' ucap Barto dalam hati yang sebenarnya sudah terlambat beberapa menit untuk bertemu dengan Agas.


Tetapi saat ia melihat tatapan Genta yang ditujukan padanya, pria itu tak mampu berkutik.


"Cepat pergi ganti bajumu!!" Tegas Genta sebelum merangkul istrinya untuk naik ke lantai 2 mengganti pakaian mereka.


Barto pun terdiam di tempatnya selama beberapa saat, dan pria itu mau tak mau mengambil ponselnya lalu mengirim sebuah pesan pada agar bahwa dia tidak bisa menemui pria itu.


Saat selesai mengirim pesan, sebuah notifikasi langsung muncul di layar ponselnya yang membuat pria itu mengerikan dirinya saat membaca tajuk judul notifikasi tersebut.


"Apa ini???" Kata Barto sembari menekan link yang masuk di ponselnya hingga alamat link tersebut langsung membawanya ke sebuah halaman web yang memberitakan berita buruk tentang keluarga mereka.


"Oh tidak!!" Ucap Genta segera menyimpan ponselnya, lalu pria itu buru-buru naik ke lantai 2.

__ADS_1


Dia cepat-cepat mengganti pakaiannya menjadi pakaian renang sebelum berjalan ke kamar kakaknya dan mengetuk pintu kamar tersebut dengan perasaan yang campur aduk.


Tok tok tok


__ADS_2